Pengamat: PKB 5 Besar Bukan Cuma Karena Rhoma, Mahfud MD, dan JK

Perolehan suara PKB dalam hitung cepat Pileg 2014 yang masuk dalam 5 besar mengejutkan banyak pihak.

Diterbitkan 11 April 2014, 23:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam hitung cepat Pileg 2014 yang masuk dalam 5 besar mengejutkan banyak pihak. PKB dianggap cermat menggunakan strategi yang bersentuhan dengan masyarakat.

"PKB bukan hanya faktor Rhoma Irama, Mahfud MD, dan JK. Tapi strategi smart campaign-nya berhasil membuat PKB naik," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby di Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Menurut Adjie, PKB cukup berhasil memanfaatkan karakter warga yang sangat memerhatikan figur dengan menghadirkan berbagai tokoh besar dalam partainya. Walaupun, sampai saat ini baru sang raja dangdut yang sudah mendeklarasikan diri.

"Dia tahu pemilih kita butuh endorsement (dorongan) tokoh. Tokoh ini bisa merangkul dan jadi vote gater bagi pemilih. Padahal, Mahfud dan JK masih menjadi wacana tapi cukup menjadi daya tarik," lanjutnya.

Sementara itu, lebih sempitnya pilihan warga NU dalam pemilu membuat suara PKB juga bertambah. Tambahan itu adalah hasil perpindahan partai berbasis NU yang sebelumnya tak lolos seleksi.

"Kemarin kan masih ada PKNU, sekarang tidak ada. Secara otomatis akan berpindah ke PKB. Lagipula, pemilih NU hanya punya PKB dan PPP," pungkas Adjie.