Liputan6.com, Jakarta - Membuat ruang bermain terasa nyaman tidak selalu membutuhkan ruangan khusus berukuran luas. Buat desain area gaming mulai dari menentukan kebutuhan utama, posisi meja, kursi, perangkat komputer, hingga aksesori pendukung. Penataan sejak awal membantu menciptakan sudut bermain lebih teratur dan enak dipandang.
Area gaming juga bisa menjadi bagian dari kamar tidur atau ruang kerja. Buat desain area gaming sesuai luas tempat tersedia, agar setiap perangkat memiliki posisi tepat tanpa membuat ruangan terasa sesak. Pemanfaatan dinding, rak vertikal dan meja berukuran proporsional dapat menjadi solusi bagi ruang terbatas.
Kenyamanan selama bermain perlu mendapat perhatian selain tampilan visual. Buat desain area gaming melalui pemilihan kursi ergonomis, posisi monitor ideal, pencahayaan cukup dan sirkulasi udara baik. Unsur tersebut membantu menciptakan lingkungan bermain lebih nyaman, terutama saat digunakan dalam durasi panjang.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (5/10/2026).
1. Tentukan Konsep Gaming yang Diinginkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381454/original/059405600_1760506273-ruang1.jpg)
Langkah pertama adalah menentukan konsep sebelum membeli berbagai perlengkapan. Tema area gaming bisa berupa minimalis, futuristik, industrial, RGB, retro, atau terinspirasi dari game favorit.
Konsep tersebut dapat menjadi acuan dalam memilih warna, furnitur, dekorasi, hingga pencahayaan. Hindari penggunaan terlalu banyak elemen berbeda agar area gaming tetap terlihat harmonis dan tidak terasa berlebihan.
2. Pilih Meja Gaming Sesuai Ukuran Ruangan
Meja menjadi pusat aktivitas pada area gaming. Pilih ukuran meja berdasarkan perangkat yang akan digunakan, mulai dari jumlah monitor, keyboard, mouse, speaker, hingga aksesori lainnya.
Untuk ruangan kecil, meja minimalis atau model yang menempel pada dinding bisa menjadi pilihan. Sementara itu, area lebih luas dapat menggunakan meja berukuran panjang agar berbagai perangkat bisa ditata secara lebih leluasa.
3. Gunakan Kursi yang Ergonomis
Kursi gaming bukan hanya berfungsi sebagai elemen dekorasi. Kursi perlu memberikan dukungan pada punggung, leher, dan lengan agar tubuh tetap nyaman selama bermain.
Pilih kursi sesuai ukuran tubuh, lalu sesuaikan ketinggiannya dengan meja. Sandaran punggung yang mampu menopang postur secara baik juga dapat membantu mengurangi rasa pegal ketika bermain dalam waktu lama.
Advertisement
4. Atur Posisi Monitor Secara Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295340/original/046391500_1783926139-a3b78578-ed41-4cd2-8287-1bbd1ba6e2b9.jpg)
Monitor sebaiknya ditempatkan pada posisi nyaman bagi mata dan leher. Bagian atas layar umumnya bisa berada sejajar dengan mata atau sedikit di bawahnya.
Jarak monitor juga perlu disesuaikan berdasarkan ukuran layar. Penggunaan monitor arm dapat menjadi pilihan jika ingin membuat permukaan meja terasa lebih lapang sekaligus memudahkan pengaturan posisi layar.
5. Manfaatkan Pencahayaan RGB
Lampu RGB menjadi salah satu elemen populer dalam desain area gaming. Pencahayaan ini dapat ditempatkan di belakang monitor, bagian bawah meja, rak, atau belakang perangkat.
Tidak perlu memenuhi seluruh ruangan menggunakan lampu warna-warni. Pilih satu atau dua warna utama agar tampilan tetap nyaman dipandang dan tidak terasa terlalu ramai.
6. Sembunyikan Kabel Perangkat
Kabel berantakan dapat membuat area gaming terlihat kurang rapi. Gunakan perlengkapan cable management seperti klip, velcro, cable tray, atau saluran kabel untuk menata berbagai kabel.
Jika memungkinkan, pisahkan kabel daya dari kabel perangkat. Label sederhana juga bisa membantu saat perlu melepas, mengganti, atau memeriksa perangkat tertentu.
7. Manfaatkan Dinding sebagai Area Dekorasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295334/original/083978900_1783926135-Industrial_Gaming_Room.jpg)
Dinding kosong dapat dimanfaatkan untuk memperkuat karakter area gaming. Poster game, neon sign, rak kecil, artwork, hingga koleksi figur bisa digunakan sebagai dekorasi.
Hindari memasang terlalu banyak benda pada satu area. Sisakan ruang kosong agar dinding tetap terlihat rapi dan ruangan tidak terasa penuh.
8. Buat Rak untuk Koleksi Gaming
Jika memiliki koleksi game, action figure, headset, controller, atau perangkat lainnya, rak dapat menjadi solusi penyimpanan sekaligus dekorasi.
Gunakan rak terbuka untuk memajang koleksi favorit agar mudah terlihat. Barang yang jarang digunakan dapat disimpan dalam kabinet tertutup supaya area gaming tetap bersih dan tertata.
9. Perhatikan Sirkulasi Udara
Komputer gaming dan konsol dapat menghasilkan panas ketika digunakan dalam waktu lama. Karena itu, sirkulasi udara menjadi bagian penting dalam desain area gaming.
Hindari menempatkan perangkat terlalu dekat ke dinding atau menutup lubang ventilasinya. Pastikan ruangan memiliki aliran udara cukup agar suhu perangkat tetap terkendali.
Advertisement
10. Gunakan Karpet untuk Menambah Kenyamanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295338/original/038153700_1783926139-Loft_Gaming_Bedroom.jpg)
Karpet dapat membuat area gaming terasa lebih nyaman sekaligus memberikan sentuhan visual. Pilih ukuran sesuai luas area agar tidak mengganggu pergerakan kursi.
Karpet juga dapat digunakan untuk mempertegas batas area gaming, terutama jika meja berada di kamar tidur atau ruang multifungsi.
11. Sediakan Tempat Penyimpanan Headset dan Controller
Headset dan controller sebaiknya memiliki tempat khusus agar tidak berserakan di atas meja. Holder headset dapat dipasang di sisi meja, sedangkan controller bisa ditempatkan pada docking station atau rak kecil.
Penataan ini membuat permukaan meja lebih lega dan memudahkan akses ketika perangkat hendak digunakan.
12. Pilih Warna Ruangan yang Mendukung
Warna dinding dapat memengaruhi karakter area gaming. Warna netral seperti putih, abu-abu, hitam, atau beige relatif mudah dipadukan bersama berbagai dekorasi dan pencahayaan.
Jika ingin tampilan lebih berani, gunakan satu sisi dinding sebagai warna aksen. Hindari terlalu banyak warna mencolok agar cahaya dari monitor dan lampu RGB tetap menjadi pusat perhatian.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Buat Desain Area Gaming yang Nyaman
Apa hal pertama yang perlu dilakukan saat membuat desain area gaming?
Tentukan kebutuhan dan konsep terlebih dahulu. Pertimbangkan ukuran ruangan, perangkat gaming, posisi meja, kursi, pencahayaan, penyimpanan, serta gaya visual sebelum membeli perlengkapan.
Apakah area gaming harus berada di ruangan khusus?
Tidak. Area gaming bisa dibuat di kamar tidur, ruang kerja, ruang keluarga, atau sudut ruangan tertentu. Penataan perlu menyesuaikan luas dan fungsi ruang utama.
Bagaimana cara membuat area gaming di kamar kecil?
Gunakan meja berukuran proporsional, rak vertikal, monitor arm, dan furnitur multifungsi. Manfaatkan dinding untuk menyimpan aksesori agar lantai tetap lebih lapang.
Apakah meja gaming harus berukuran besar?
Tidak selalu. Ukuran meja sebaiknya disesuaikan bersama jumlah monitor dan perangkat lain. Meja terlalu kecil dapat membuat perangkat bertumpuk, sedangkan meja terlalu besar bisa menghabiskan ruang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365462/original/088186900_1791179107-HOAX__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539200/original/068068000_1774593463-sapi_kambing_-_klaim_bantuan_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365296/original/064675400_1791170200-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-05T101528.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365646/original/043661900_1791187465-Gemini_Generated_Image_6rawju6rawju6raw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365575/original/074118400_1791185607-Gemini_Generated_Image_n6kxlan6kxlan6kx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365540/original/012570700_1791183096-pexels-ekamelev-1126778.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364734/original/021989300_1791022288-Depositphotos_326317682_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365411/original/002118000_1791177014-Gemini_Generated_Image_u0f886u0f886u0f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365437/original/017993500_1791178409-Gemini_Generated_Image_6xvnx66xvnx66xvn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2741294/original/026125900_1551468089-grab_ig1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321737/original/060703300_1786501343-Kereta_Api_Pandanwangi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365368/original/044629500_1791174830-a5f29e18-3131-4500-a247-691545e15afd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321729/original/015814800_1786500739-Benda_elektronik_yang_disimpan_di_atas_kompor.jpg)