Liputan6.com, Jakarta - Rumah yang terasa pengap tidak selalu disebabkan oleh ukuran ruangan yang sempit. Salah satu penyebabnya bisa berupa sirkulasi udara yang kurang lancar. Karena itu, model lubang angin rumah minimalis agar udara tidak terjebak perlu dipilih sekaligus ditempatkan dengan mempertimbangkan arah aliran udara di dalam hunian.
Lubang angin atau ventilasi dapat membantu memasukkan udara dari luar sekaligus mengeluarkan udara panas yang terkumpul di dalam ruangan. Bentuknya pun semakin beragam, mulai dari roster beton geometris, kisi-kisi kayu, hingga jendela boven dan nako yang dapat dibuka-tutup sesuai kebutuhan.
Namun, memasang lubang angin sebanyak-banyaknya belum tentu membuat rumah lebih sejuk. Posisi, ukuran, ketinggian, dan hubungan antara satu bukaan dengan bukaan lainnya ikut menentukan efektivitas ventilasi. Salah satu konsep yang dapat diterapkan adalah ventilasi silang atau cross ventilation, yaitu membuat aliran udara masuk dan keluar melalui bukaan yang berbeda.
Advertisement
1. Roster Beton Geometris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289156/original/076528600_1783393424-c26cecbd-c3ac-4fe6-b895-696067853cc3.jpg)
Roster beton merupakan salah satu pilihan yang mudah menyatu dengan karakter rumah minimalis. Bentuknya bisa berupa kotak, garis lurus, lingkaran, pola silang, maupun susunan geometris abstrak yang memberikan celah bagi udara untuk melewati dinding.
Model ini cocok digunakan pada teras, fasad, area tangga, ruang keluarga, atau dinding yang menghubungkan area dalam dengan ruang terbuka. Selain menjadi jalur sirkulasi, roster dapat berfungsi sebagai elemen dekoratif sehingga dinding tidak terlihat terlalu polos.
Untuk mendapatkan manfaat sirkulasi yang lebih terasa, roster sebaiknya tidak hanya dipasang sebagai aksen pada satu sisi rumah. Bukaan tersebut dapat dipadukan dengan jendela atau ventilasi pada sisi lain sehingga udara mempunyai jalur untuk bergerak melintasi ruangan.
Pola geometris yang sederhana juga cocok untuk rumah minimalis karena tampilannya tidak terlalu ramai. Warna alami beton, putih, krem, atau abu-abu dapat disesuaikan dengan karakter fasad.
2. Roster Tanah Liat atau Terakota
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302165/original/076051600_1784535500-5.jpg)
Jika ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat dan natural, roster tanah liat atau terakota dapat menjadi pilihan. Warna cokelat kemerahan dari material ini memberikan karakter tersendiri pada dinding, terutama ketika dipadukan dengan tanaman hijau atau elemen kayu.
Roster terakota dapat digunakan sebagai dinding ventilasi pada teras, taman dalam, selasar, atau bagian rumah yang membutuhkan privasi sekaligus aliran udara. Celah pada roster memungkinkan udara bergerak tanpa membuat area tersebut sepenuhnya terbuka.
Model ini juga cocok untuk rumah bergaya tropis, natural, maupun minimalis dengan sentuhan material alami. Pada area yang mendapat banyak sinar matahari, susunan roster dapat membantu menciptakan bayangan pada dinding dan lantai.
Meski demikian, penempatan tetap perlu memperhatikan arah datangnya hujan. Roster yang langsung menghadap hujan deras sebaiknya dirancang dengan perlindungan tambahan agar air tidak mudah masuk ke ruangan.
Advertisement
3. Kisi-Kisi Kayu Horizontal di Atas Pintu atau Jendela
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302282/original/089720100_1784539038-bc23c6d0-dc91-4a4d-89ab-99f369823881.jpg)
Kisi-kisi kayu horizontal dapat menjadi alternatif bagi pemilik rumah yang ingin mendapatkan ventilasi tanpa menggunakan roster. Bilah kayu disusun dengan jarak tertentu sehingga udara tetap dapat bergerak melalui celahnya.
Salah satu lokasi yang praktis adalah di atas pintu atau jendela. Area tersebut sering kali masih menyisakan bagian dinding yang dapat dimanfaatkan sebagai jalur udara.
Model ini cocok dengan interior dan eksterior bergaya Japandi, Skandinavia, rustic, maupun minimalis natural. Warna kayu terang dapat memberikan kesan ringan, sedangkan warna yang lebih gelap menghasilkan tampilan yang kontras.
Agar fungsinya tidak hanya dekoratif, jarak antarbilah perlu cukup untuk memungkinkan pertukaran udara. Kisi-kisi juga dapat dikombinasikan dengan kawat nyamuk apabila rumah berada di lingkungan yang banyak serangga.
4. Jendela Nako yang Bisa Dibuka-Tutup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8349361/original/043147400_1782223123-jendela_3.jpeg)
Jendela nako memiliki kelebihan karena bukaan dapat diatur sesuai kondisi udara di luar. Ketika ruangan terasa pengap, bilah kaca dapat dibuka untuk memberikan jalur masuk dan keluarnya udara. Ketika hujan atau angin terlalu kencang, bukaan bisa dikurangi.
Model ini sangat sesuai untuk dapur dan kamar mandi. Kedua ruangan tersebut membutuhkan ventilasi untuk membantu mengurangi kelembapan, bau, dan udara yang terasa pengap.
Pada rumah minimalis, jendela nako dapat ditempatkan sebagai bukaan tambahan di bagian atas dinding. Ketinggian tersebut juga memungkinkan udara panas yang terkumpul di bagian atas ruangan keluar secara lebih efektif.
Penggunaan kaca membuatnya memiliki fungsi ganda. Selain sebagai ventilasi ketika dibuka, jendela tetap dapat membantu memasukkan cahaya alami ketika ditutup.
5. Jendela Boven di Dekat Plafon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5391693/original/093261800_1761365170-Jendela_Boven__Jendela_Atas_.jpg)
Jendela boven berukuran relatif kecil dan umumnya ditempatkan di bagian atas dinding atau di atas pintu. Walaupun tidak sebesar jendela utama, bukaan ini dapat membantu memperbaiki pertukaran udara apabila ditempatkan secara tepat.
Model boven sangat cocok untuk kamar mandi, dapur, kamar tidur, maupun ruang yang membutuhkan tambahan ventilasi tetapi memiliki keterbatasan area dinding.
Penempatannya dekat plafon juga berkaitan dengan karakter udara panas yang cenderung berkumpul di bagian atas ruangan. Dengan menyediakan bukaan pada area tersebut, udara panas memiliki jalur untuk keluar.
Untuk rumah yang mengutamakan privasi, boven dapat menggunakan kaca buram, kaca tekstur, atau material lain yang tetap memungkinkan cahaya masuk tanpa membuat bagian dalam rumah terlihat jelas dari luar.
6. Lubang Angin dengan Kawat Nyamuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326488/original/032095200_1787025916-6.jpeg)
Tidak semua ventilasi harus berupa desain yang rumit. Lubang angin sederhana yang dilengkapi kawat nyamuk justru bisa menjadi pilihan praktis untuk rumah sehari-hari.
Kawat nyamuk memungkinkan bukaan tetap terbuka sehingga udara dapat masuk dan keluar, sementara serangga berukuran kecil lebih sulit memasuki ruangan. Model ini dapat diterapkan pada jendela, boven, ventilasi dinding, maupun bukaan tambahan di area dapur.
Untuk hasil yang lebih rapi, bingkai kawat dapat dibuat menyatu dengan kusen atau bingkai ventilasi. Materialnya juga perlu dipilih dengan mempertimbangkan kondisi luar ruangan agar tidak cepat rusak atau berkarat.
Model ini menjadi salah satu bagian penting dari model lubang angin rumah minimalis agar udara tidak terjebak, terutama ketika penghuni ingin menjaga ventilasi tetap terbuka dalam waktu cukup lama.
Advertisement
7. Lubang Angin Bulat atau Pola Silang di Bawah Atap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327398/original/075224900_1787107969-ventilasi_6.jpeg)
Lubang angin berbentuk bulat atau pola silang dapat menjadi aksen menarik sekaligus jalur sirkulasi udara. Model ini bisa ditempatkan di atas pintu, pada bagian dinding yang mendekati plafon, atau di bawah atap.
Bentuk bulat memberikan kesan lembut dan sederhana, sedangkan pola silang menghadirkan karakter geometris yang sedikit lebih klasik. Keduanya dapat digunakan pada rumah minimalis selama ukuran dan susunannya dibuat proporsional terhadap bidang dinding.
Penempatan dekat bagian atas rumah memiliki fungsi penting karena udara panas dapat terkumpul di area tersebut. Jika dipadukan dengan bukaan pada bagian bawah atau sisi berlawanan, udara dapat bergerak melewati ruangan sebelum keluar melalui bukaan yang lebih tinggi.
Pada lubang berukuran besar, tambahkan teralis atau kawat pelindung untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah serangga dan hewan kecil masuk.
Agar Lubang Angin Benar-Benar Membantu Sirkulasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547839/original/081124000_1775473471-Lubang_Angin_Kayu_Horizontal.jpg)
Memilih model ventilasi saja belum cukup. Salah satu hal penting adalah menerapkan ventilasi silang. Konsep ini dilakukan dengan membuat bukaan masuk dan keluar pada posisi yang memungkinkan udara melintasi ruangan.
Sebagai contoh, jendela pada bagian depan rumah dapat menjadi jalur masuk udara, sedangkan lubang angin atau jendela pada sisi belakang menjadi jalur keluarnya udara. Aliran tersebut akan lebih efektif dibandingkan hanya membuat satu bukaan pada satu sisi ruangan.
Ukuran juga perlu diperhatikan. Beberapa rujukan desain rumah menyebut luas bukaan ventilasi sekitar 5–10 persen dari luas lantai sebagai salah satu patokan yang dapat digunakan. Namun, kebutuhan sebenarnya tetap dipengaruhi oleh ukuran ruangan, posisi rumah, arah angin, jumlah bukaan, dan kondisi lingkungan.
Ketinggian pun tidak kalah penting. Bukaan pada bagian bawah dapat membantu memasukkan udara, sementara ventilasi dekat plafon dapat membantu mengeluarkan udara panas. Kombinasi keduanya membuat jalur sirkulasi lebih jelas.
Pada area dapur, ventilasi sebaiknya ditempatkan sedemikian rupa agar udara lembap dan bau masakan tidak justru mengarah ke ruang keluarga atau kamar tidur. Sementara pada kamar mandi, bukaan perlu membantu mengeluarkan kelembapan tanpa mengorbankan privasi.
Dengan demikian, ventilasi sebaiknya dipandang sebagai satu sistem, bukan sekadar elemen dekorasi. Roster yang cantik akan memberikan manfaat lebih besar ketika dipadukan dengan jendela atau bukaan lain yang menciptakan jalur udara.
Tanya Jawab Seputar Lubang Angin Rumah
1. Apa fungsi utama lubang angin di rumah?
Lubang angin berfungsi membantu pertukaran udara antara bagian dalam dan luar rumah. Ventilasi yang dirancang dengan baik dapat membantu mengurangi udara pengap dan kelembapan berlebih.
2. Di mana sebaiknya lubang angin dipasang?
Lubang angin dapat ditempatkan pada dinding, di atas pintu atau jendela, dekat plafon, maupun di bawah atap. Posisi terbaik bergantung pada arah angin, tata ruang, dan hubungan dengan bukaan lainnya.
3. Apakah roster bisa menggantikan jendela?
Roster dapat membantu ventilasi, tetapi tidak selalu menggantikan fungsi jendela. Roster bersifat bukaan permanen, sedangkan jendela dapat dibuka dan ditutup sesuai kondisi cuaca dan kebutuhan penghuni.
4. Mengapa ventilasi sebaiknya dibuat berhadapan?
Bukaan yang berada pada sisi berbeda dapat membantu menciptakan ventilasi silang. Udara mempunyai jalur untuk masuk dari satu sisi dan keluar melalui sisi lainnya sehingga tidak hanya berhenti di satu bagian ruangan.
5. Apakah lubang angin harus diberi kawat nyamuk?
Tidak selalu, tetapi kawat nyamuk berguna terutama jika ventilasi akan dibiarkan terbuka dalam waktu lama. Material tersebut membantu mengurangi kemungkinan serangga masuk tanpa harus menutup jalur sirkulasi udara.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5353342/original/028617700_1758172562-lantai_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364691/original/064950100_1791016321-fe333072-7805-43d7-a5b6-7b0f3fdc1264.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364654/original/074078600_1791014144-bahan_nyamuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557232/original/063826500_1776322604-Gemini_Generated_Image_mhdhr3mhdhr3mhdh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364599/original/046664900_1791011132-Desain_mushola_kecil_dalam_rumah_yang_sejuk_meski_tanpa_kipas_dan_bikin_ibadah_keluarganya_nyaman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364614/original/095727600_1791011641-ternak_entok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364589/original/000841400_1791010370-pisang_goreng_madu_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364632/original/089324400_1791012466-HL_Jambal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364609/original/019933200_1791011621-6be1b39d-e820-4cf5-be07-e276405538e8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360923/original/012965700_1790670671-86dfcb78-8b38-4ea0-b131-f0c654f57ba0.jpg)