Liputan6.com, Jakarta - Desain rumah kampung dengan kayu dan batu alam bisa menjadi pilihan bagi yang ingin menghadirkan rumah dengan suasana kampung sekaligus menyiapkan tempat tinggal untuk masa tua. Kayu dapat digunakan pada pintu, jendela, plafon, atau bagian dinding, sedangkan batu alam bisa ditempatkan pada dinding dan area teras. Perpaduan keduanya membuat rumah memiliki unsur material yang dekat dengan lingkungan sekitar.
Rumah untuk masa tua perlu mempertimbangkan kemudahan bergerak dari satu ruang ke ruang lain. Penataan ruang yang sederhana, lantai yang tidak berbeda ketinggian, serta akses menuju kamar dan kamar mandi menjadi bagian yang perlu diperhatikan sejak awal. Konsep rumah kampung juga memberi ruang untuk membuat teras sebagai tempat beristirahat dan menerima keluarga.
Ada beberapa pilihan bentuk yang bisa disesuaikan dengan ukuran lahan dan kebutuhan penghuni. Mulai dari rumah satu lantai dengan teras depan hingga rumah dengan halaman di tengah, setiap rancangan memiliki cara sendiri dalam mengatur kayu dan batu alam. Berikut 8 ide desain yang bisa menjadi bahan pertimbangan, dihadirkan Liputan6, Rabu (2/9).
Advertisement
1. Rumah Satu Lantai dengan Teras Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338764/original/043202000_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_satu_lantai_dengan_teras_kayu.jpg)
Rumah satu lantai menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan untuk masa tua karena penghuni tidak perlu menggunakan tangga. Bagian depan bisa dibuat dengan teras yang menggunakan lantai batu alam dan beberapa elemen kayu pada tiang atau pintu. Susunan tersebut memberi ruang untuk duduk dan berinteraksi dengan keluarga.
Ruang utama dapat dibuat menyatu dengan ruang keluarga sehingga pergerakan menjadi lebih mudah. Kamar tidur sebaiknya berada tidak jauh dari kamar mandi dan ruang keluarga agar aktivitas harian tidak membutuhkan banyak perpindahan.
Pada bagian depan, batu alam bisa digunakan sebagai aksen pada dinding. Kayu cukup ditempatkan pada pintu, jendela, atau tiang teras agar perawatannya tetap mudah.
Advertisement
2. Rumah Kampung dengan Dinding Batu Alam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338765/original/048504700_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_dengan_dinding_batu_alam.jpg)
Dinding batu alam dapat digunakan pada bagian depan rumah untuk memberi pembeda antara area teras dan ruang dalam. Material kayu bisa ditempatkan pada kusen, pintu, serta bagian tertentu dari dinding. Penempatan material perlu disesuaikan dengan kebutuhan rumah.
Rumah dengan rancangan ini dapat menggunakan atap sederhana dan denah satu lantai. Ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, serta kamar mandi ditempatkan dalam satu jalur sehingga penghuni lebih mudah mengenali posisi setiap ruang.
Untuk masa tua, area teras dapat dilengkapi tempat duduk yang tidak menghalangi jalan. Halaman depan juga bisa dibiarkan memiliki ruang kosong agar akses menuju pintu tetap mudah digunakan.
3. Rumah Kayu dengan Batu Alam di Teras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338766/original/053851100_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_rumah_kayu_dengan_batu_alam_di_teras.jpg)
Kayu dapat menjadi bagian utama pada pintu, jendela, dan tiang rumah, sedangkan batu alam digunakan pada lantai atau dinding teras. Pembagian fungsi tersebut membuat setiap material memiliki tempat yang jelas tanpa memenuhi seluruh bagian bangunan.
Denah rumah bisa dibuat dengan dua atau tiga kamar dalam satu lantai. Kamar yang digunakan penghuni lanjut usia sebaiknya berada dekat kamar mandi dan tidak terhalang banyak furnitur.
Teras dapat menjadi ruang untuk membaca, berbincang, atau menerima kerabat. Jika rumah berada di lingkungan kampung, bagian depan juga bisa diarahkan ke halaman agar penghuni tetap memiliki hubungan dengan kegiatan di sekitar rumah.
Advertisement
4. Rumah Kampung dengan Serambi Memanjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338767/original/059001900_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_rumah_kampung_dengan_serambi_memanjang.jpg)
Serambi memanjang dapat menjadi bagian utama dalam desain rumah kampung dengan kayu dan batu alam. Kayu bisa digunakan pada tiang dan pagar serambi, sementara batu alam ditempatkan pada lantai atau bagian bawah dinding.
Rancangan seperti ini cocok untuk rumah yang memiliki lahan memanjang. Ruang keluarga dapat menghadap serambi sehingga penghuni bisa beristirahat sambil melihat halaman tanpa harus keluar jauh dari rumah.
Untuk kebutuhan masa tua, jalur dari kamar menuju serambi perlu dibuat mudah dilalui. Furnitur tidak perlu ditempatkan terlalu banyak agar ruang tetap memiliki area untuk berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari.
5. Rumah dengan Halaman di Tengah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338768/original/063631200_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_dengan_halaman_tengah.jpg)
Rumah kampung juga bisa dibuat mengelilingi halaman kecil di tengah. Kayu dapat digunakan pada pintu dan jendela yang menghadap halaman, sedangkan batu alam ditempatkan pada jalur berjalan atau dinding tertentu.
Halaman tengah memberi ruang bagi penghuni untuk duduk, merawat tanaman, atau menerima keluarga. Ruang yang menghadap halaman juga membuat aktivitas di dalam rumah tetap terhubung dengan bagian luar.
Untuk masa tua, konsep ini bisa diterapkan pada rumah satu lantai dengan jalur yang tidak berliku. Kamar tidur dan kamar mandi sebaiknya berada dalam jarak yang mudah dijangkau dari ruang keluarga.
Advertisement
6. Rumah Kampung dengan Pintu dan Jendela Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338769/original/068736500_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_dengan_pintu_dan_jendela_kayu.jpg)
Pintu dan jendela kayu dapat digunakan untuk memberi unsur rumah kampung tanpa harus memakai kayu pada seluruh bangunan. Dinding utama bisa menggunakan material biasa, kemudian batu alam ditempatkan pada bagian bawah atau sisi tertentu.
Penggunaan material secara terbatas membantu pemilik rumah mengatur kebutuhan perawatan. Kayu perlu diperiksa secara berkala, terutama pada bagian yang sering terkena air dan sinar matahari.
Untuk penghuni masa tua, jendela sebaiknya mudah dibuka dan ditutup. Pintu juga perlu memiliki bukaan yang cukup agar perpindahan antara ruang dalam dan teras tidak menyulitkan kegiatan sehari-hari.
7. Rumah Kampung dengan Teras Samping
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338770/original/073993800_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_dengan_teras_samping.jpg)
Jika bagian depan lahan terbatas, teras bisa ditempatkan di samping rumah. Kayu dapat digunakan pada tiang dan pintu menuju teras, sedangkan batu alam digunakan pada lantai atau dinding samping.
Teras samping bisa menjadi tempat duduk yang lebih tenang karena tidak langsung berhadapan dengan jalan. Ruang keluarga dapat dibuat bersebelahan dengan teras sehingga penghuni tetap mudah mengaksesnya.
Denah satu lantai menjadi pilihan yang sesuai untuk kebutuhan jangka panjang. Posisi kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga sebaiknya ditentukan berdasarkan aktivitas penghuni agar tidak ada jalur yang perlu ditempuh berulang kali.
Advertisement
8. Rumah Kampung dengan Halaman dan Batu Alam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338771/original/079314600_1788340185-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua_model_dengan_halaman_dengan_jalur_batu_alam.jpg)
Desain rumah kampung dengan kayu dan batu alam juga bisa mengutamakan halaman sebagai ruang kegiatan keluarga. Kayu digunakan pada pintu, jendela, atau teras, sedangkan batu alam menjadi bagian dari jalur menuju rumah.
Halaman dapat digunakan untuk duduk pada pagi atau sore hari, berkebun, serta menerima anggota keluarga. Ruang tersebut perlu tetap memiliki jalur yang mudah dilalui agar aktivitas tidak terganggu oleh pot atau perabot.
Untuk masa tua, rumah sebaiknya dibuat dalam satu lantai dengan hubungan ruang yang mudah dipahami. Kebutuhan penghuni perlu menjadi dasar ketika menentukan ukuran kamar, posisi kamar mandi, dan hubungan antara teras dengan ruang keluarga.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Rumah Kampung dengan Kayu dan Batu Alam
1. Apa ciri desain rumah kampung?
Desain rumah kampung umumnya menggunakan teras, halaman, bukaan jendela, serta material seperti kayu dan batu. Susunan ruangnya juga cenderung mengutamakan hubungan antara rumah dan halaman.
2. Apakah rumah kayu cocok untuk masa tua?
Rumah kayu bisa digunakan untuk masa tua selama rancangan ruangnya memperhatikan kebutuhan penghuni, terutama akses menuju kamar, kamar mandi, ruang keluarga, dan teras.
3. Batu alam cocok dipasang di bagian rumah mana?
Batu alam bisa dipasang pada dinding depan, teras, lantai halaman, atau jalur menuju pintu. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan perawatan rumah.
4. Mengapa rumah satu lantai cocok untuk masa tua?
Rumah satu lantai mengurangi kebutuhan menggunakan tangga sehingga penghuni lebih mudah berpindah antara kamar, kamar mandi, ruang keluarga, dapur, dan teras.
5. Bagaimana membuat rumah kampung tetap mudah dirawat?
Gunakan kayu pada bagian yang memang diperlukan dan pilih area batu alam yang mudah dibersihkan. Selain itu, hindari terlalu banyak furnitur agar jalur di dalam rumah tetap mudah digunakan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338745/original/090258200_1788339990-cek_fakta_-_mahfud.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4882760/original/022793700_1720064683-anak_korban_perang_gaza.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338743/original/086711500_1788339872-Rumah_kampung_dengan_kayu_dan_batu_alam_yang_nyaman_untuk_masa_tua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338204/original/022846800_1788318550-Dinding_Hijau_dan_Taman_Vertikal_CV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338121/original/011581000_1788314810-Desain_rumah_kampung_dengan_taman_kecil_di_samping_yang_jadi_definisi_hunian_slow_living.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333925/original/059820200_1787814363-79dd9e38-2878-4f77-9900-cfee763b4f25.jpg)