6 Cara Menanam Wortel dari Bagian Atas yang Biasanya Dibuang, Mudah dan Praktis

Cara menanam wortel dari bagian atas yang biasanya dibuang cukup mudah. Pucuk wortel dapat ditumbuhkan menjadi daun hijau dengan air dan media tanam.

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam wortel dari bagian atas yang biasanya dibuang bisa menjadi kegiatan sederhana untuk memanfaatkan sisa dapur. Meski tidak menghasilkan umbi baru, bagian pucuk wortel dapat menumbuhkan daun hijau.

Caranya dimulai dengan memilih pucuk wortel yang masih segar, lalu merendam bagian bawahnya dalam air. Setelah tunas dan akar muncul, pucuk dapat dipindahkan ke media tanah yang gembur dan memiliki drainase baik.

Dengan perawatan berupa penyiraman teratur, cahaya yang cukup, dan nutrisi sesuai kebutuhan, daun wortel dapat tumbuh subur. Daunnya bisa digunakan sebagai garnish, campuran salad, sup, atau berbagai hidangan lainnya. Berikut ini cara menanam wortel dari bagian atas, oleh Liputan6.com, Minggu (16/8/2026).

1. Pilih dan Potong Bagian Atas Wortel

Pilih wortel yang masih segar, keras, dan tidak menunjukkan tanda pembusukan atau berjamur. Potong bagian atas wortel yang menjadi pangkal daun dengan ukuran sekitar 2–5 cm. Usahakan potongan memiliki bagian pangkal yang masih utuh karena area inilah yang nantinya akan menghasilkan tunas baru.

Jika masih terdapat daun yang menempel, Anda bisa menyisakannya sedikit agar pertumbuhan tunas lebih mudah diamati. Setelah dipotong, cuci bagian tersebut menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa tanah atau kotoran.

Hindari menggunakan bagian wortel yang sudah lembek karena kondisinya lebih mudah membusuk ketika direndam. Potongan yang sehat akan memberikan peluang lebih baik untuk menghasilkan daun baru.

2. Bersihkan dan Rendam Pucuk Wortel dalam Air

Setelah potongan wortel siap, letakkan bagian tersebut di dalam wadah dangkal seperti piring atau mangkuk kecil. Tambahkan air secukupnya hingga hanya bagian bawah wortel sekitar 1–2 cm yang terendam. Jangan merendam seluruh potongan karena bagian atas yang terus terkena air berisiko menjadi lembek dan membusuk.

Tempatkan wadah di area yang terang dengan cahaya alami, tetapi hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu kuat. Air sebaiknya diganti setiap satu hingga dua hari agar tetap bersih dan tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Pastikan juga wadah tidak terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap baik. Pada tahap ini, Anda hanya perlu menjaga kelembapan sambil menunggu tanda-tanda pertumbuhan baru.

3. Tunggu hingga Tunas dan Akar Mulai Tumbuh

Setelah beberapa hari direndam, perhatikan bagian tengah pucuk wortel. Biasanya akan mulai terlihat tunas daun hijau kecil yang kemudian berkembang menjadi lebih panjang dan rimbun. Jika pertumbuhannya berjalan baik, akar-akar halus berwarna putih juga dapat mulai muncul di bagian bawah potongan.

Kemunculan akar menjadi salah satu tanda bahwa pucuk wortel sudah berkembang dan lebih siap dipindahkan ke media tanam. Selama menunggu, tetap ganti air secara berkala dan segera buang air jika terlihat keruh atau berbau.

Jangan khawatir jika pertumbuhan setiap potongan berbeda karena kondisi wortel dan lingkungan dapat memengaruhi kecepatannya. Fokus utama pada tahap ini adalah memastikan pucuk tetap segar dan tidak mengalami pembusukan.

4. Pindahkan Pucuk ke Media Tanam

Setelah tunas dan akar mulai terbentuk, pucuk wortel dapat dipindahkan ke pot atau area tanah yang sudah disiapkan. Gunakan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik agar air tidak menggenang di sekitar tanaman.

Anda bisa menggunakan campuran tanah taman, kompos matang, serta sedikit sekam atau pasir untuk membantu menjaga porositas media. Buat lubang tanam secukupnya, kemudian letakkan bagian bawah pucuk sekitar 3 cm ke dalam tanah.

Pastikan tunas dan daun tetap berada di atas permukaan. Setelah itu, tekan tanah secara perlahan di sekeliling tanaman agar pucuk berdiri kokoh. Hindari menekan terlalu kuat karena dapat membuat media menjadi padat dan menghambat sirkulasi udara serta perkembangan akar.

5. Letakkan di Tempat yang Mendapat Cahaya Cukup

Pencahayaan menjadi salah satu faktor penting setelah pucuk wortel dipindahkan ke tanah. Letakkan pot di area yang mendapatkan cahaya matahari cukup agar daun dapat tumbuh dengan baik. Namun, terutama pada awal pemindahan, hindari kondisi yang terlalu panas atau paparan matahari langsung sepanjang hari jika tanaman terlihat mudah layu.

Selain cahaya, perhatikan kondisi media tanam. Siram secukupnya agar tanah tetap lembap, tetapi jangan sampai terlalu basah atau tergenang. Media yang terus-menerus basah dapat meningkatkan risiko pembusukan pada bagian bawah tanaman.

Anda juga dapat memutar posisi pot secara berkala agar pertumbuhan daun mendapatkan cahaya secara lebih merata. Dengan lingkungan yang sesuai, pucuk wortel dapat berkembang menjadi tanaman hijau yang lebih rimbun.

6. Rawat dan Panen Daun Wortel Secara Bertahap

Setelah tanaman mulai tumbuh stabil, lakukan perawatan secara rutin dengan menjaga kelembapan tanah dan memberikan nutrisi tambahan sesuai kebutuhan. Penyiraman dapat dilakukan ketika permukaan media mulai mengering, sambil tetap menghindari air berlebihan.

Untuk mendukung pertumbuhan daun, pupuk organik cair dapat diberikan secara berkala sesuai petunjuk penggunaannya. Ketika daun sudah cukup rimbun, Anda dapat memanennya secara bertahap dengan mengambil bagian yang diperlukan tanpa mencabut seluruh tanaman.

Daun wortel dapat digunakan sebagai garnish, campuran salad, sup, atau berbagai olahan masakan. Meski demikian, perlu diingat bahwa metode ini tidak menghasilkan umbi wortel oranye baru. Jika ingin menanam wortel hingga menghasilkan umbi, tanaman perlu dikembangkan dari biji.

Pertanyaan Seputar Menanam Wortel dari Pucuk

Apakah menanam pucuk wortel bisa menghasilkan umbi wortel baru?

Tidak, menanam pucuk wortel hanya akan menghasilkan daun segar, bunga, dan biji. Umbi wortel oranye yang biasa dikonsumsi terbentuk dari akar tunggang yang berkembang dari biji, bukan dari pucuknya.

Apakah wortel bisa tumbuh kembali dari bagian atasnya?

Bisa. Bagian atas wortel dapat menumbuhkan daun dan akar baru jika direndam dalam air lalu dipindahkan ke media tanam. Namun, cara ini tidak menghasilkan umbi wortel baru.

Berapa lama pucuk wortel mulai tumbuh tunas?

Tunas hijau biasanya mulai terlihat dalam beberapa hari setelah pucuk ditempatkan di air. Waktu pertumbuhannya dapat berbeda tergantung kondisi wortel, air, cahaya, dan lingkungan.

Apakah pucuk wortel yang sudah tumbuh bisa ditanam di tanah?

Bisa. Setelah tunas dan akar mulai muncul, pucuk dapat dipindahkan ke tanah yang gembur dan memiliki drainase baik. Pastikan bagian tunas tetap berada di atas permukaan tanah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6