Liputan6.com, Jakarta - Di era modern, cara memaksimalkan olahraga di tengah kesibukan menjadi salah satu topik yang semakin banyak dicari. Jadwal kerja yang padat, waktu perjalanan yang panjang, hingga berbagai tanggung jawab sehari-hari sering kali membuat olahraga menjadi aktivitas yang paling mudah ditunda.
Padahal, berbagai organisasi kesehatan, termasuk World Health Organization (WHO), menyarankan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150–300 menit per minggu, atau aktivitas intensitas tinggi selama 75–150 menit setiap minggu. Aktivitas tersebut terbukti membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, memperkuat otot, hingga mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
Kabar baiknya, menjaga kebugaran tidak selalu membutuhkan waktu berjam-jam di pusat kebugaran. Dengan strategi yang tepat, olahraga tetap bisa menjadi bagian dari rutinitas harian meski Anda memiliki jadwal yang padat. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba. Lantas, bagaimana saja cara memaksimalkan olahraga di tengah kesibukan ini? DIlansir dari berbagai sumber, Senin (20/7), berikut rekomendasi yang bisa Anda lakukan.Â
Advertisement
1. Jadwalkan Waktu Olahraga seperti Agenda PentingÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301942/original/013385500_1784527603-1.jpg)
Banyak orang baru berolahraga jika memiliki waktu luang. Padahal, bagi pekerja aktif, waktu luang sering kali sulit ditemukan karena selalu ada pekerjaan, rapat, atau urusan keluarga yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Salah satu cara yang lebih efektif adalah memasukkan jadwal olahraga ke dalam kalender harian layaknya rapat kerja atau janji penting lainnya. Ketika sudah memiliki waktu khusus, Anda akan lebih mudah berkomitmen untuk menjalankannya.
Tidak perlu langsung mengalokasikan waktu satu jam penuh. Mulailah dari 20–30 menit sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan lebih mudah dipertahankan dibandingkan memaksakan latihan berdurasi panjang tetapi jarang dilakukan.
Advertisement
2. Pilih Jenis Olahraga Berdurasi Singkat tetapi Tetap EfektifÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301943/original/016821400_1784527603-2.jpg)
Kesibukan bukan berarti Anda harus melewatkan olahraga. Saat waktu terbatas, pilih jenis latihan yang mampu memberikan manfaat optimal dalam durasi yang lebih singkat.
Latihan seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, skipping, latihan beban menggunakan berat badan sendiri (bodyweight training), atau High-Intensity Interval Training (HIIT) dapat menjadi pilihan. Jenis latihan tersebut dapat membantu meningkatkan kebugaran apabila dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan kemampuan tubuh.
Yang terpenting bukan seberapa lama Anda berolahraga, melainkan bagaimana latihan tersebut dilakukan secara konsisten dengan teknik yang benar. Hindari memaksakan intensitas yang terlalu tinggi jika tubuh belum terbiasa agar risiko cedera tetap rendah.
3. Manfaatkan Waktu Istirahat di Kantor untuk Bergerak Lebih Banyak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301944/original/020205200_1784527603-3.jpg)
Pekerjaan yang mengharuskan duduk di depan komputer dalam waktu lama dapat membuat tubuh terasa kaku sekaligus mengurangi aktivitas fisik harian. Oleh karena itu, manfaatkan waktu istirahat untuk bergerak lebih banyak.
Anda dapat berjalan kaki mengelilingi kantor, menggunakan tangga daripada lift, melakukan peregangan ringan, atau sekadar berdiri selama beberapa menit setiap satu jam. Kebiasaan sederhana ini membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengurangi ketegangan otot.
Jika memungkinkan, ajak rekan kerja berjalan kaki saat berdiskusi singkat atau setelah makan siang. Aktivitas ringan tersebut juga dapat membantu menyegarkan pikiran sebelum kembali bekerja.
Advertisement
4. Gabungkan Aktivitas Sehari-hari dengan Kebiasaan BerolahragaÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301945/original/023997700_1784527603-4.jpg)
Tidak semua aktivitas fisik harus dilakukan di pusat kebugaran. Banyak kegiatan sehari-hari yang sebenarnya bisa menjadi bagian dari olahraga apabila dilakukan secara sadar dan konsisten.
Misalnya berjalan kaki menuju halte, memarkir kendaraan sedikit lebih jauh dari kantor, bersepeda ke tempat kerja, atau membawa belanjaan sendiri daripada menggunakan troli jika memungkinkan. Aktivitas seperti ini dapat meningkatkan jumlah langkah harian tanpa memerlukan waktu tambahan.
Semakin sering tubuh bergerak sepanjang hari, semakin besar pula manfaat yang dapat diperoleh untuk menjaga kebugaran dan mengurangi dampak buruk akibat terlalu lama duduk.
5. Siapkan Perlengkapan Olahraga Sejak Malam HariÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301946/original/027645500_1784527603-5.jpg)
Salah satu penyebab seseorang batal berolahraga adalah merasa terlalu repot menyiapkan berbagai perlengkapan ketika waktu latihan sudah tiba.
Untuk mengatasinya, biasakan menyiapkan pakaian olahraga, sepatu, botol minum, handuk, hingga tas olahraga sejak malam sebelumnya. Cara sederhana ini membuat Anda dapat langsung berlatih tanpa perlu terburu-buru di pagi hari.
Semakin sedikit hambatan yang harus dihadapi sebelum mulai berolahraga, semakin besar peluang Anda mempertahankan kebiasaan tersebut dalam jangka panjang.
Advertisement
6. Tentukan Target Olahraga yang Realistis dan Mudah Dicapai agar Semangat Tetap Terjaga dalam Jangka Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301947/original/031772100_1784527603-6.jpg)
Memiliki target memang penting, tetapi target yang terlalu tinggi justru dapat membuat seseorang cepat kehilangan motivasi ketika gagal mencapainya.
Mulailah dari sasaran sederhana, misalnya berjalan kaki selama 20 menit tiga kali seminggu atau melakukan latihan kekuatan dua kali seminggu. Setelah kebiasaan mulai terbentuk, durasi maupun intensitas latihan dapat ditingkatkan secara bertahap.
Pendekatan bertahap membantu tubuh beradaptasi lebih baik sekaligus membuat olahraga terasa lebih menyenangkan daripada menjadi beban.
7. Manfaatkan Aplikasi Kebugaran atau Smartwatch untuk Membantu Memantau Aktivitas Fisik Setiap Hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301948/original/035602300_1784527603-7.jpg)
Kemajuan teknologi memudahkan siapa saja untuk memonitor aktivitas fisik harian. Berbagai aplikasi kebugaran maupun smartwatch kini mampu mencatat jumlah langkah, detak jantung, durasi latihan, hingga estimasi kalori yang terbakar.
Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah target aktivitas harian sudah tercapai. Beberapa aplikasi bahkan memiliki fitur pengingat agar pengguna segera bergerak setelah duduk terlalu lama.
Meski bukan penentu utama keberhasilan olahraga, teknologi dapat menjadi motivasi tambahan agar tetap konsisten menjalani gaya hidup aktif.
Advertisement
8. Jangan Lewatkan Pemanasan, Pendinginan, dan Waktu IstirahatÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301949/original/039447100_1784527603-8.jpg)
Ketika memiliki jadwal yang padat, banyak orang cenderung melewatkan pemanasan dan pendinginan agar olahraga selesai lebih cepat. Padahal, kedua tahapan tersebut memiliki peran penting.
Pemanasan membantu meningkatkan suhu tubuh dan mempersiapkan otot sebelum beraktivitas, sedangkan pendinginan membantu detak jantung kembali normal secara bertahap setelah latihan selesai.
Selain itu, jangan lupa memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh. Otot membutuhkan waktu untuk pulih sehingga performa latihan berikutnya tetap optimal dan risiko cedera dapat diminimalkan.
9. Perhatikan Pola Makan Bergizi Seimbang dan Asupan CairanÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301950/original/043106800_1784527603-9.jpg)
Olahraga yang dilakukan secara rutin akan memberikan manfaat lebih besar apabila didukung pola makan yang baik. Pastikan tubuh memperoleh cukup karbohidrat kompleks sebagai sumber energi, protein untuk membantu pemulihan otot, serta vitamin dan mineral dari sayur serta buah.
Jangan lupa memenuhi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Kekurangan cairan dapat menyebabkan tubuh lebih cepat lelah dan menurunkan performa saat beraktivitas.
Mengatur pola makan tidak berarti harus menjalani diet yang ketat. Fokuslah pada konsumsi makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh dan tingkat aktivitas sehari-hari.
Advertisement
10. Utamakan Konsistensi daripada Durasi LatihanÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301951/original/047603100_1784527603-10.jpg)
Banyak orang berpikir olahraga baru bermanfaat jika dilakukan selama satu hingga dua jam. Padahal, konsistensi jauh lebih penting daripada durasi yang terlalu panjang tetapi hanya dilakukan sesekali.
Melakukan aktivitas fisik selama 20–30 menit beberapa kali dalam seminggu lebih efektif untuk membangun kebiasaan sehat dibandingkan berolahraga sangat lama tetapi hanya sekali dalam beberapa minggu.
Seiring waktu, rutinitas tersebut akan menjadi bagian dari gaya hidup. Saat olahraga sudah menjadi kebiasaan, Anda tidak lagi menganggapnya sebagai beban, melainkan kebutuhan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Pertanyaan Seputar Cara Memaksimalkan Olahraga di Tengah Kesibukan
1. Berapa lama waktu olahraga yang ideal untuk pekerja aktif? WHO merekomendasikan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima hari.
2. Apakah olahraga 15–20 menit sudah bermanfaat? Ya. Jika dilakukan secara rutin dan dengan intensitas yang sesuai, olahraga singkat tetap memberikan manfaat bagi kesehatan.
3. Kapan waktu terbaik untuk berolahraga? Tidak ada waktu yang paling ideal untuk semua orang. Pilih waktu yang paling mudah dilakukan secara konsisten, baik pagi, siang, maupun malam.
4. Apakah berjalan kaki termasuk olahraga? Ya. Jalan kaki dengan kecepatan sedang hingga cepat merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dianjurkan untuk menjaga kebugaran.
5. Apa kunci utama agar tetap rutin berolahraga meski sibuk? Menjadwalkan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian, menetapkan target yang realistis, dan menjaga konsistensi menjadi kunci utama agar kebiasaan tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301932/original/070204200_1784527330-f0b46983-1b12-44f9-ac0d-facdb2a4c53a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4688850/original/076075000_1702775467-obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531208/original/095842000_1773553370-WhatsApp_Image_2026-03-15_at_12.40.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8943691/original/098394200_1782967060-Fungsional_untuk_Keseimbangan_Hidup.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289749/original/046808600_1783414653-julien-tromeur-_zkb2-BXoTk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289021/original/030224400_1783386038-KWP00336.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2934365/original/054153300_1570603703-active-body-exercise-2294354__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111093/original/069973500_1783058485-ChatGPT_Image_Jul_3__2026__12_59_48_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9004541/original/097531000_1782996111-Ketua_Gabungan_Pengusaha_Makanan_dan_Minuman_Indonesia__GAPMMI___Adhi_S._Lukman-2_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258777/original/061126100_1781410099-lavender2.jpeg)