Liputan6.com, Jakarta - Momen setelah Lebaran sering menjadi waktu yang tepat untuk memulai usaha makanan ringan atau camilan sore hari. Banyak orang yang masih ingin menikmati hidangan manis atau gurih di sela kesibukan pasca-Lebaran, sehingga peluang untuk jualan makanan sore hari cukup besar. Ide jualan yang tepat tidak hanya bisa menarik pembeli, tapi juga membantu memaksimalkan keuntungan dengan modal yang relatif ringan.
Agar bisnis tetap laris, penting memilih jenis makanan yang praktis, disukai banyak orang, dan mudah dijual di sore hari. Mulai dari camilan manis, gorengan hangat, hingga minuman segar, semua bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Dengan strategi yang tepat, usaha kecil pasca-Lebaran ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus peluang untuk mengembangkan kreativitas kuliner Anda. Yuk, simak.
1. Kue Basah Tradisional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478830/original/039358100_1768938988-09.jpg)
Kue basah seperti klepon, risoles, pastel, atau lumpia selalu menjadi favorit banyak orang, terutama saat sore hari pasca-Lebaran. Tekstur lembut dan rasa manis atau gurihnya membuat kue ini cocok dijadikan camilan ringan sambil menikmati teh atau kopi. Selain itu, kue basah ini membawa nuansa nostalgia bagi banyak orang, sehingga lebih mudah menarik perhatian pembeli. Dengan variasi bentuk dan isian, penjual bisa menawarkan paket campuran agar pelanggan memiliki pilihan dan merasa puas.
Kue basah juga relatif mudah dibuat dalam jumlah banyak dan bahan bakunya mudah didapat di pasar lokal. Penjualannya fleksibel—bisa dijual di rumah, melalui tetangga, atau di area perumahan yang ramai sore hari. Modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar, sedangkan permintaan cenderung stabil karena hampir semua orang menyukai kue basah. Ini membuat kue basah menjadi salah satu ide jualan yang potensial untuk omzet cepat.
2. Gorengan Hangat
Gorengan seperti bakwan, tahu isi, tempe mendoan, dan pisang goreng memiliki daya tarik tersendiri karena aroma panas dan gurih yang keluar saat digoreng. Aroma ini sering membuat orang yang lewat penasaran dan langsung membeli. Gorengan juga praktis untuk dijadikan camilan sore atau teman minum teh, sehingga permintaan cenderung tinggi, terutama bagi keluarga atau pekerja yang pulang dari kantor.
Selain itu, gorengan mudah dibuat dengan modal minim, bahan baku murah, dan bisa disesuaikan jumlah produksinya sesuai permintaan. Penjual bisa menawarkan paket hemat, misalnya campuran gorengan dalam satu kotak, sehingga pelanggan mendapatkan variasi rasa sekaligus dan penjualan bisa lebih cepat habis. Strategi sederhana ini membuat gorengan tetap menjadi camilan sore favorit yang laku keras pasca-Lebaran.
Â
Advertisement
3. Martabak Mini atau Martabak Manis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518627/original/010443200_1772514265-unnamed__47_.jpg)
Martabak mini, baik versi manis maupun asin, merupakan pilihan camilan yang digemari berbagai kalangan. Ukurannya yang kecil membuat lebih mudah dijual satuan maupun paket. Variasi topping, mulai cokelat, keju, kacang, hingga selai buah, membuat martabak mini terlihat menarik di mata pembeli dan menimbulkan rasa penasaran untuk mencoba beberapa rasa sekaligus.
Selain rasanya yang enak, martabak mini juga tahan beberapa jam sehingga cocok dijual sore hari dengan stok yang cukup banyak. Penjual dapat mengemasnya dalam kotak plastik atau kertas agar lebih higienis dan praktis dibawa pulang. Strategi ini memungkinkan penjualan cepat habis dan potensi repeat order tinggi, terutama jika kualitas rasa tetap konsisten.
4. Es Campur atau Es Buah Segar
Es campur, es buah, atau es kelapa muda selalu diminati saat sore hari, terutama ketika cuaca panas setelah Lebaran. Kesegaran dari buah segar, sirup manis, dan tambahan topping seperti nata de coco atau jelly membuat minuman ini menjadi favorit keluarga maupun anak-anak. Selain menyegarkan, es buah juga menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan minuman kemasan dengan gula berlebih.
Minuman dingin ini mudah dibuat dan bisa dijual dengan harga yang bersaing, sehingga pelanggan cenderung membeli lebih dari satu gelas. Penjual juga bisa menawarkan paket hemat atau porsi keluarga agar laku lebih banyak. Kesegaran minuman yang dikombinasikan dengan presentasi cantik sering membuat orang tertarik membeli sekaligus membagikan ke teman atau tetangga.
Â
5. Roti Bakar dan Cokelat Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524892/original/042782400_1773023656-unnamed__90_.jpg)
Roti bakar dengan topping favorit seperti cokelat, keju, selai kacang, atau kombinasi unik selalu menarik perhatian pembeli. Aroma roti hangat yang baru keluar dari panggangan membuat orang yang lewat sulit menolak. Untuk menambah nilai jual, minuman pendamping seperti cokelat panas atau teh hangat bisa ditawarkan sebagai paket lengkap sore hari.
Selain menarik, roti bakar mudah disiapkan dengan modal rendah dan cepat saji. Penjual bisa membuat versi single atau paket hemat agar pelanggan merasa puas dengan harga terjangkau. Konsep ini cocok untuk dijual di depan rumah, area perumahan, atau lingkungan kantor sehingga omzet bisa cepat bertambah tanpa membutuhkan peralatan mahal.
6. Siomay atau Batagor
Siomay dan batagor adalah camilan hangat yang laris sore hari karena rasa gurih dan porsinya yang pas untuk camilan ringan. Ditambah saus kacang atau sambal pedas, hidangan ini semakin menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Banyak orang yang mencari camilan hangat pasca-Lebaran, sehingga permintaan siomay dan batagor tetap stabil.
Penjualannya juga cukup fleksibel karena bisa dibuat dalam jumlah banyak di dapur rumah dan disajikan saat sore hari. Menawarkan paket hemat atau paket keluarga bisa meningkatkan penjualan sekaligus mempermudah pelanggan dalam memilih. Selain laku keras, makanan ini juga relatif tahan lama beberapa jam saat dijual hangat, sehingga praktis untuk jualan sore hari.
Â
Advertisement
7. Donat Mini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428309/original/074197900_1764491585-Donat_mini.jpg)
Donat mini selalu digemari karena ukurannya kecil, mudah disantap, dan bisa dijual secara satuan maupun paket. Taburan gula, cokelat, atau keju menambah daya tarik visual sekaligus rasa, sehingga pelanggan cenderung membeli lebih dari satu. Donat mini juga populer di semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.
Selain itu, donat mini mudah dibuat dalam jumlah banyak dan bisa disimpan beberapa jam tanpa kehilangan rasa. Penjual bisa menawarkan paket hemat, misalnya satu kotak berisi 6–12 buah, sehingga pembeli merasa puas dan omzet penjual meningkat. Fleksibilitas ini menjadikan donat mini salah satu ide jualan sore yang pasti laku.
8. Kue Kering Sisa Lebaran
Kue kering seperti nastar, kastengel, atau putri salju yang tersisa dari Lebaran bisa dimanfaatkan untuk dijual kembali dalam paket hemat. Banyak orang yang ingin menikmati kue manis setelah Lebaran, tetapi tidak membeli dalam jumlah banyak saat Idul Fitri. Ini adalah peluang yang bagus untuk memanfaatkan stok tanpa rugi.
Selain modal yang rendah karena menggunakan kue sisa, penjualan paket hemat ini cocok untuk sore hari karena pelanggan bisa langsung membeli untuk dimakan sendiri atau dibagikan ke tetangga dan teman. Strategi ini memungkinkan penjual mendapatkan keuntungan tambahan dengan cepat dan efisien, tanpa persiapan baru yang ribet.
Â
9. Cilok atau Batagor Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521754/original/065369900_1772699415-unnamed__59_.jpg)
Camilan pedas seperti cilok atau batagor pedas selalu diminati karena rasa gurih dan pedasnya membuat orang ingin menambah porsi. Selain menjadi camilan sore yang nikmat, makanan ini juga mudah dibuat dengan bahan sederhana dan harga jual terjangkau, sehingga menarik pembeli berbagai kalangan.
Penjual bisa menyiapkan beberapa level kepedasan atau variasi saus untuk meningkatkan daya tarik. Dengan strategi paket hemat atau porsi keluarga, cilok dan batagor pedas bisa laku cepat dan menjadi favorit sore hari pasca-Lebaran, terutama bagi pelanggan yang menyukai camilan hangat dan pedas.
10. Minuman Kopi atau Teh Kekinian
Kopi susu, teh tarik, atau minuman kekinian seperti boba tetap populer untuk menemani camilan sore hari. Banyak orang membeli minuman ini sebagai teman santai atau berbagi dengan teman dan keluarga. Variasi rasa dan topping bisa menambah nilai jual, membuat pelanggan ingin mencoba lebih dari satu jenis minuman.
Selain laku keras, minuman ini mudah dibuat dengan peralatan sederhana dan bahan baku mudah didapat. Penjual bisa menyiapkan menu takeaway sederhana atau paket hemat agar lebih menarik, sehingga omzet meningkat tanpa perlu modal besar. Minuman sore yang segar dan kekinian menjadi pelengkap ideal untuk camilan manis atau gurih pasca-Lebaran.
Â
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Ide jualan mana yang paling laku sore hari?
Gorengan hangat, kue basah, dan es buah biasanya paling cepat habis karena diminati banyak orang untuk camilan sore.
2. Apakah modal untuk jualan makanan sore hari harus besar?
Tidak, sebagian besar ide ini bisa dijalankan dengan modal kecil, menggunakan bahan sederhana dan peralatan dapur biasa.
3. Apakah makanan harus dibuat baru setiap hari?
Sebagian besar sebaiknya dibuat segar setiap hari, terutama gorengan, roti bakar, dan siomay agar tetap lezat dan menarik pembeli.
4. Bisakah kue kering sisa Lebaran dijual kembali?
Ya, kue kering sisa Lebaran bisa dikemas ulang dalam paket hemat dan tetap laku keras karena banyak orang ingin camilan manis pasca-Lebaran.
5. Apakah minuman kekinian cocok dijual bersama camilan?
Sangat cocok, karena minuman seperti kopi, teh, atau boba melengkapi camilan dan meningkatkan daya tarik penjualan sore hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524898/original/054501900_1773024131-unnamed__2_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776130/original/099023800_1782841199-Benjamin_Asare.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110961/original/003017800_1783047335-sp3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9212206/original/048343800_1783112340-000_B98H2VR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263708/original/008484100_1781965366-AP26163792490542.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257811/original/016545500_1781257256-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9133935/original/022673500_1783073947-AP26184046344844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9129383/original/067041100_1783072038-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_16.29.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9085581/original/061011700_1783033242-bus_umkm-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617288/original/052829700_1635503921-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793192/original/003758200_1782899679-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_16.09.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272316/original/024386100_1751539843-20250703-Kenaikan_tarif_Ojol-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8690047/original/090028700_1782750116-leker__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8577450/original/052058300_1782535375-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_07.42.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8689679/original/038437300_1782749382-LUSEE_bag_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710595/original/083475300_1704795670-20240109-Penyaluran_KUR-ANG_2.jpg)