Liputan6.com, Jakarta - Cara membersihkan lumut di tembok penting diketahui agar dinding rumah tetap terlihat bersih dan tidak kusam. Lumut biasanya muncul pada area yang lembap, sering terkena air, atau jarang mendapatkan sinar matahari.
Mengetahui cara membersihkan lumut di tembok dapat membantu menjaga kondisi tembok tetap awet. Jika dibiarkan terlalu lama, lumut dapat merusak lapisan cat dan membuat dinding terlihat kotor.
Dengan memahami cara membersihkan lumut di tembok, Anda dapat mencegah lumut semakin menyebar. Perawatan sederhana secara rutin dapat membuat tembok kembali bersih dan rapi.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membersihkan lumut di tembok, Kamis (12/3/2026).
1. Menggunakan Air Garam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829798/original/075860100_1715571424-35647.jpg)
Air garam dapat menjadi solusi alami yang cukup efektif untuk menghilangkan lumut di tembok. Garam memiliki sifat yang mampu mengeringkan lumut sehingga lebih mudah dilepaskan dari permukaan dinding.
Cara membersihkan lumut di tembok dengan metode ini cukup sederhana dan bahan yang digunakan juga mudah ditemukan di dapur.
Campurkan sekitar tiga sendok makan garam dapur ke dalam dua liter air mendidih, lalu aduk hingga larut. Setelah itu, siramkan larutan tersebut ke area tembok yang berlumut secara merata.
Diamkan beberapa saat agar larutan bekerja, kemudian sikat permukaan dinding hingga lumut terangkat. Terakhir, bilas dengan air bersih agar tembok kembali terlihat rapi.
Advertisement
2. Memanfaatkan Sabun Cuci Piring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3186700/original/078984100_1595388670-several-plates-kitchen-sponges-plastic-bottles-with-natural-dishwashing-liquid-soap-use-hand-dishwashing_155003-2212.jpg)
Sabun cuci piring ternyata tidak hanya berguna untuk membersihkan peralatan dapur, tetapi juga bisa digunakan untuk membersihkan lumut di tembok.
Kandungan deterjen di dalamnya mampu melonggarkan lumut yang menempel pada permukaan dinding sehingga lebih mudah dibersihkan.
Untuk menggunakannya, oleskan sabun cuci piring langsung pada area tembok yang berlumut atau campurkan dengan sedikit air.
Gosok menggunakan sikat hingga lumut mulai terlepas dari dinding. Setelah proses penyikatan selesai, bilas dengan air bersih untuk menghilangkan sisa sabun dan kotoran.
3. Menggunakan Baking Soda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512866/original/028064800_1626423751-flour-powder-wheat-jar__1_.jpg)
Baking soda merupakan bahan alami yang sering digunakan sebagai pembersih karena memiliki sifat abrasif ringan. Bahan ini mampu membantu mengangkat lumut tanpa merusak permukaan tembok jika digunakan dengan benar. Cara ini juga cukup aman digunakan untuk membersihkan area rumah.
Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan campuran tersebut pada tembok yang berlumut, lalu gosok perlahan menggunakan sikat atau spons. Setelah lumut mulai terangkat, bilas dengan air bersih agar dinding tidak meninggalkan sisa bahan pembersih.
Advertisement
4. Menggunakan Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167806/original/054892000_1742370479-ecologiacal-products-concept-with-copy-space.jpg)
Cuka putih dikenal sebagai bahan pembersih alami yang cukup ampuh karena mengandung asam asetat. Kandungan tersebut dapat membantu melarutkan lumut yang menempel pada tembok. Selain mudah digunakan, bahan ini juga mudah ditemukan di rumah.
Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan atau oleskan pada area tembok yang berlumut. Diamkan sekitar 15–30 menit agar cairan bekerja melonggarkan lumut. Setelah itu, gosok dengan sikat hingga bersih dan bilas dengan air agar dinding kembali terlihat bersih.
5. Menyiram dengan Air Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4773838/original/042183700_1710499221-Ilustrasi_air_putih_panas__hangat.jpg)
Air panas atau air mendidih juga dapat membantu membersihkan lumut yang menempel pada tembok. Suhu tinggi dari air panas dapat melemahkan ikatan lumut dengan permukaan dinding sehingga lebih mudah dibersihkan.
Siramkan air panas secara perlahan pada area tembok yang berlumut. Setelah itu, gosok menggunakan sikat hingga lumut terlepas dari dinding. Metode ini cukup efektif untuk lumut yang belum terlalu tebal dan dapat dilakukan dengan peralatan sederhana di rumah.
Advertisement
6. Menggunakan Kaporit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3209507/original/099260600_1597406718-photo-1561618006-d4a745615f1b.jpg)
Kaporit dikenal sebagai bahan yang cukup kuat untuk membersihkan lumut yang membandel. Kandungan di dalam kaporit mampu membunuh lumut hingga ke akarnya sehingga membantu mencegah pertumbuhannya kembali.
Cara menggunakannya adalah dengan menumbuk kaporit hingga menjadi bubuk halus, lalu menaburkannya pada bagian tembok yang berlumut.
Diamkan sekitar satu jam hingga bereaksi, kemudian siram dengan air bersih. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda dapat mencuci kembali permukaan tembok menggunakan air sabun.
7. Menggunakan Iron Sulfat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490520/original/001062100_1770013973-tembok_lembab.jpg)
Iron sulfat atau besi sulfat merupakan bahan kimia yang sering digunakan untuk membersihkan lumut pada berbagai permukaan. Cairan ini bekerja dengan mengganggu pertumbuhan lumut sehingga lebih mudah dibersihkan dari tembok.
Oleskan atau semprotkan cairan iron sulfat pada area dinding yang berlumut sesuai petunjuk penggunaan pada kemasan. Biarkan beberapa saat hingga cairan bekerja, lalu sikat bagian tersebut sampai lumut terlepas. Terakhir, bilas dengan air bersih agar permukaan tembok kembali bersih.
Advertisement
8. Menggosok dengan Bata Merah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490835/original/007232700_1624434877-site-3536760_1280.jpg)
Metode tradisional yang cukup efektif untuk membersihkan lumut adalah menggunakan potongan bata merah. Tekstur kasar pada bata dapat membantu mengikis lumut yang menempel pada permukaan dinding.
Ambil potongan bata merah lalu gosokkan perlahan pada area tembok yang berlumut. Gesekan dari bata akan membantu melepaskan lumut dari dinding. Setelah itu, bersihkan sisa lumut dengan sapu atau sikat, lalu bilas dengan air agar tembok terlihat lebih bersih.
9. Menggunakan Cairan Pembersih Lumut Khusus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527599/original/004841800_1773208052-ilustrasi_lumur.jpg)
Jika lumut yang menempel sudah sangat tebal atau area tembok yang dibersihkan cukup luas, Anda dapat menggunakan cairan pembersih lumut khusus. Produk ini biasanya mengandung bahan aktif yang mampu membunuh lumut sekaligus mencegah pertumbuhannya kembali.
Semprotkan cairan pembersih sesuai petunjuk pada kemasan ke permukaan tembok yang berlumut. Diamkan beberapa saat agar cairan bekerja, lalu gosok menggunakan sikat hingga bersih. Saat menggunakan bahan kimia ini, sebaiknya gunakan sarung tangan agar kulit tetap terlindungi.
Q & A Seputar Topik
Mengapa lumut tumbuh di tembok rumah?
Lumut umumnya tumbuh di tembok rumah karena kondisi lingkungan yang lembab, kurangnya paparan sinar matahari langsung, dan adanya kelembaban tinggi, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.
Apa saja bahan alami yang bisa digunakan untuk membersihkan lumut di tembok?
Beberapa bahan alami yang efektif untuk membersihkan lumut di tembok antara lain air garam, sabun cuci piring, larutan baking soda, cuka putih, dan air panas atau mendidih.
Apakah penggunaan cairan kimia pembersih lumut aman untuk dinding?
Cairan kimia pembersih lumut khusus dirancang untuk mengatasi lumut secara efektif, namun penting untuk menggunakannya sesuai petunjuk dan dengan alat pelindung diri karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Apa keuntungan membersihkan lumut di tembok secara rutin?
Membersihkan lumut secara rutin penting untuk menjaga estetika rumah, mencegah kerusakan struktur dinding, serta menghindari permukaan licin dan potensi masalah kesehatan seperti alergi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527598/original/026463900_1773208051-lumut_di_kamar_mandi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527895/original/087021600_1773217857-Desain_Rumah_4x10_Meter_Sederhana_di_Kampung_dengan_Lahan_Memanjang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527863/original/046658000_1773216274-unnamed__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527811/original/078657200_1773214963-unnamed_-_2026-03-11T144140.724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527356/original/025546100_1773200933-jaye-haych-7tkDoo2L_Eg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526654/original/095349500_1773129747-piring.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5169566/original/015216000_1742537148-Perjalanan_mudik_keluarga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518119/original/030444800_1772465057-Tips_Mix_and_Match.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527802/original/096136900_1773214709-Atap_Dapur_Terbuka_dari_Baja_Ringan_yang_Kokoh_dan_Modern_yang_Tahan_Cuaca_Panas_Hujan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527854/original/060378500_1773216242-Gemini_Generated_Image_r3w14er3w14er3w1.jpg)