Liputan6.com, Jakarta - Memiliki keterbatasan lahan bukan lagi penghalang untuk menyalurkan hobi menanam sekaligus menciptakan oase hijau di tengah padatnya pemukiman. Urban farming kini menjadi tren gaya hidup sehat yang memungkinkan setiap orang memanen bahan pangan segar dari balkon, teras, bahkan dinding rumah.
Dengan pemilihan metode yang tepat dan perawatan yang konsisten, sudut sempit di rumah bisa berubah menjadi area produktif yang menyejukkan mata. Simak panduan lengkap artikel Liputan6.com tentang cara berkebun di lingkungan perkotaan berikut ini.
1. Memilih Lokasi dan Wadah Tanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500281/original/018446900_1770855336-5.jpg)
Lahan yang terbatas di lingkungan perkotaan bisa disiasati dengan memanfaatkan sudut balkon, teras, atau area dinding yang kosong. Penggunaan pot, polybag, atau botol plastik bekas menjadi solusi praktis untuk menampung media tanam tanpa memakan banyak tempat.
Pastikan wadah yang dipilih memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang dan merusak akar tanaman. Penataan secara vertikal atau menggunakan rak bertingkat sangat disarankan untuk memaksimalkan kapasitas area yang tersedia.
2. Tentukan Jenis Tanaman
Pemilihan jenis tanaman sangat menentukan keberhasilan berkebun di lahan sempit dengan paparan sinar matahari yang mungkin terbatas. Sayuran daun seperti kangkung, bayam, dan selada merupakan pilihan favorit karena masa panennya yang relatif singkat.
Selain itu, tanaman bumbu dapur seperti cabai, tomat, dan bawang merah juga sangat cocok ditanam karena perawatannya tidak terlalu rumit. Tanaman lainnya seperti seledri atau daun mint juga bisa menjadi pelengkap yang memberikan aroma segar di lingkungan rumah.
3. Siapkan Media Tanam yang Subur
Kualitas media tanam menjadi kunci utama pertumbuhan tanaman yang sehat di dalam wadah atau pot. Campuran tanah topsoil, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang akan memberikan tekstur yang gembur dan kaya nutrisi.
Penggunaan media tanam yang tepat akan membantu akar tanaman bisa bernapas dengan baik dan menyerap air secara optimal. Untuk menjaga kesuburan dalam jangka panjang, pemberian pupuk organik secara berkala sangat diperlukan untuk mengganti nutrisi yang habis diserap.
Advertisement
4. Mengatur Penyiraman dan Cahaya Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513912/original/078277100_1772076542-Menyiram_sayur_yang_ditanam_dengan_arang_sekam__Gemini_AI_.jpg)
Tanaman di lingkungan perkotaan membutuhkan perhatian ekstra terkait kecukupan air dan intensitas cahaya matahari setiap harinya. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin pada pagi atau sore hari agar kelembapan media tanam tetap terjaga dengan stabil.
Selain itu, pastikan tanaman mendapatkan akses sinar matahari langsung minimal selama empat hingga enam jam agar proses fotosintesis berjalan lancar. Jika area rumah sangat tertutup, meletakkan tanaman di dekat jendela atau menggunakan lampu tumbuh (grow light) bisa menjadi alternatif cerdas.
5. Lakukan Perawatan Secara Konsisten
Perawatan rutin merupakan langkah penting untuk memastikan tanaman tetap produktif dan terhindar dari serangan hama atau penyakit. Pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman utama harus dilakukan secara manual agar nutrisi tanah tidak terbagi sia-sia. Pemangkasan daun-daun yang sudah kering atau kuning juga membantu merangsang pertumbuhan tunas baru yang lebih segar dan kuat. Melalui pengamatan harian yang sederhana, segala kendala pertumbuhan bisa dideteksi lebih dini sehingga tanaman tetap tumbuh subur hingga masa panen tiba.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Bagaimana cara berkebun jika tidak memiliki lahan tanah sama sekali?
Tidak punya lahan tanah bukan masalah karena berkebun bisa dilakukan dengan metode vertikultur atau menggunakan pot dan polybag. Pemanfaatan dinding rumah untuk pot gantung atau rak bertingkat di balkon sangat efektif untuk menghemat ruang. Selain itu, sistem hidroponik yang menggunakan media air juga menjadi pilihan populer bagi warga kota karena lebih bersih dan tidak memerlukan lahan luas.
2. Apa saja jenis tanaman yang paling mudah tumbuh di area perkotaan?
Tanaman yang paling direkomendasikan untuk pemula adalah sayuran daun yang cepat panen seperti kangkung, bayam, dan selada. Selain itu, tanaman bumbu dapur seperti cabai, tomat, dan bawang merah juga sangat adaptif dengan lingkungan pot.
3. Berapa lama durasi sinar matahari yang dibutuhkan tanaman?
Secara umum, sebagian besar tanaman sayuran membutuhkan sinar matahari langsung minimal 4 - 6 jam sehari. Jika lingkungan rumah tertutup oleh bangunan tinggi, tanaman bisa diletakkan di area paling terang seperti rooftop atau balkon yang menghadap ke timur. Untuk area yang sangat minim cahaya, jenis tanaman seperti lidah mertua atau sirih gading bisa menjadi pilihan karena lebih toleran terhadap cahaya rendah.
4. Bagaimana cara mengatasi hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya?
Pengendalian hama di lingkungan rumah sebaiknya menggunakan pestisida nabati agar hasil panen lebih sehat untuk dikonsumsi. Cairan campuran air dengan sedikit sabun pencuci piring atau rendaman air bawang putih efektif untuk mengusir kutu daun dan ulat. Melakukan pemeriksaan rutin pada balik daun dan membuang hama secara manual juga sangat membantu mencegah serangan yang lebih luas.
5. Mengapa tanaman di pot seringkali layu atau pertumbuhannya kerdil?
Penyebab utama tanaman pot layu biasanya adalah drainase yang buruk atau media tanam yang sudah padat dan kehabisan nutrisi. Pastikan lubang di bawah pot tidak tersumbat agar air tidak menggenang yang bisa menyebabkan busuk akar. Selain itu, nutrisi dalam pot sangat terbatas, sehingga pemberian pupuk organik atau kompos secara berkala setiap dua minggu sekali sangat krusial untuk mendukung pertumbuhan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472215/original/008729800_1768357026-Gemini_Generated_Image_crtnzccrtnzccrtn.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303033/original/081393400_1784616359-8591416041991209010.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300279/original/040087800_1784344233-5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7253349/original/074810700_1780039482-Gemini_Generated_Image_iul334iul334iul3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294574/original/027018800_1783845326-Teras_Minimalis_dengan_Galon_Bekas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293887/original/089758900_1783758670-21fea59b-f837-43a1-8742-11e26cd9c1f3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520824/original/099146500_1772641889-pot_bekas_parcel_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293180/original/001059800_1783676835-a8666526-7186-4ac2-b98a-78723304a5bf_HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486478/original/094414700_1769588326-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256741/original/049535500_1781166876-9646294829641455025.jpeg)