Cara Bikin Pupuk Cair dari Sisa Nasi, Solusi Cerdas Olah Limbah Dapur Jadi Nutrisi Tanaman

Ingin kebun subur tanpa pupuk kimia? Temukan panduan lengkap cara bikin pupuk cair dari sisa nasi, solusi cerdas olah limbah dapur jadi nutrisi tanaman.

Diterbitkan 02 Maret 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara bikin pupuk cair dari sisa nasi kini semakin banyak dicari, terutama oleh masyarakat yang ingin memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sisa nasi yang biasanya langsung dibuang ternyata bisa diolah menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan, mudah dibuat, dan berpotensi menyuburkan tanaman secara alami.

Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap pertanian organik dan pengurangan sampah dapur, pemanfaatan nasi basi sebagai pupuk menjadi solusi praktis yang dapat dilakukan siapa saja di rumah. Selain membantu mengurangi limbah, metode ini juga mendukung budidaya tanaman tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintetis. Menariknya, proses pembuatannya relatif sederhana dan tidak membutuhkan peralatan mahal karena bahan-bahannya mudah ditemukan di dapur.

Secara ilmiah, praktik ini juga memiliki dasar yang kuat. Berdasarkan jurnal Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Nasi Basi dalam Altifani Journal, pupuk organik cair merupakan hasil fermentasi bahan organik yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme lokal (MOL). Nasi basi mengandung karbohidrat yang menjadi media tumbuh bakteri dan jamur, termasuk Rhizopus oligosporus, yang berperan dalam proses dekomposisi. 

Larutan hasil fermentasi tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro yang dapat mempercepat penguraian bahan organik di tanah, memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, meningkatkan aktivitas biologi tanah, serta memacu pertumbuhan tanaman. Konsep ini juga sejalan dengan praktik biofertilizer yang dikembangkan oleh Center for Sustainable Development (CSD) melalui fermentasi bahan berpati untuk menghasilkan bakteri asam laktat (Lactobacillus). Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (25/2/2026).

Cara Bikin Pupuk Cair dari Sisa Nasi

Berikut panduan lengkap cara bikin pupuk cair dari sisa nasi berdasarkan jurnal pengabdian masyarakat dan praktik fermentasi biofertilizer.

Alat dan Bahan

Siapkan bahan berikut:

  • Nasi basi secukupnya
  • Gula pasir (5 sendok makan)
  • Air bersih (1 liter)
  • Baskom atau ember
  • Botol bekas air mineral
  • Corong
  • Sarung tangan

Langkah-Langkah Pembuatan

1. Fermentasi Awal Nasi

Masukkan nasi basi ke dalam baskom. Simpan di tempat terbuka namun terhindar dari sinar matahari langsung selama 3–5 hari.

Biarkan hingga nasi berubah warna kekuningan atau oranye dan ditumbuhi jamur. Pada tahap ini, mikroorganisme lokal mulai berkembang.

2. Membuat Larutan Gula

Larutkan 5 sendok makan gula pasir ke dalam 1 liter air bersih. Gula berfungsi sebagai sumber energi (glukosa) bagi mikroorganisme agar berkembang optimal.

3. Proses Pencampuran

Campurkan nasi basi yang telah berjamur dengan larutan gula di dalam ember. Aduk hingga nasi benar-benar terendam.

4. Fermentasi dalam Botol

Pindahkan campuran tersebut ke dalam botol menggunakan corong. Tutup rapat dan simpan di tempat teduh selama 7 hari.

Setiap hari, buka tutup botol sebentar untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi. Proses ini penting untuk mencegah tekanan berlebih di dalam botol.

5. Penyaringan

Setelah 7 hari, saring cairan hasil fermentasi. Pisahkan ampasnya. Cairan inilah yang menjadi pupuk organik cair nasi basi.

Cara Penggunaan

Sebelum diaplikasikan, pupuk harus diencerkan.

Perbandingan umum yang dianjurkan:

  • 1 sendok makan pupuk cair
  • 1 liter air bersih

Gunakan untuk:

  • Penyiraman tanah
  • Penyemprotan daun (pada pagi atau sore hari)

Aplikasikan 1–2 kali seminggu sesuai kebutuhan tanaman.

Alternatif Penguatan Nutrisi (Metode Biofertilizer)

Berdasarkan praktik CSD, pupuk dari bahan berpati seperti nasi atau air cucian beras dapat dikombinasikan dengan susu untuk menghasilkan bakteri asam laktat (LAB). Selain itu, pupuk organik juga bisa dibuat dari:

  • Daun dan gulma
  • Sisa sayuran
  • Kulit buah
  • Cangkang telur dan tulang

Kombinasi beberapa jenis pupuk organik cair dapat memberikan hasil yang lebih optimal pada tanaman.

Apakah Pupuk Cair Nasi Basi Efektif?

Ya, selama proses fermentasi berjalan baik dan digunakan dengan pengenceran yang tepat. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan di Kelurahan Silaberanti , masyarakat mampu mempraktikkan pembuatan POC secara mandiri dan memahami manfaatnya bagi pertanian skala rumah tangga.

Pupuk organik cair membantu:

  • Meningkatkan kesuburan tanah
  • Mengurangi ketergantungan pupuk kimia
  • Mengatasi limbah rumah tangga
  • Mendukung pertanian berkelanjutan

Namun tetap disarankan untuk mengombinasikan dengan pupuk kompos atau pupuk organik padat sebagai nutrisi dasar.

 

FAQ Seputar Pupuk Cair dari Sisa Nasi

1. Berapa lama pupuk cair nasi basi bisa disimpan?

Jika disimpan dalam botol tertutup rapat di tempat teduh, pupuk dapat bertahan 1–2 bulan. Pastikan tidak terkontaminasi.

2. Apakah semua jamur pada nasi aman digunakan?

Idealnya jamur berwarna putih hingga oranye (seperti Rhizopus). Jika muncul jamur hitam pekat atau bau menyengat tidak wajar, sebaiknya jangan digunakan.

3. Apakah pupuk ini bisa digunakan untuk semua tanaman?

Bisa digunakan untuk sayuran, tanaman hias, dan buah-buahan. Namun tetap lakukan uji coba pada satu tanaman terlebih dahulu.

4. Kenapa harus ditambahkan gula?

Gula berfungsi sebagai sumber energi mikroorganisme agar proses fermentasi berjalan optimal.

5. Apakah pupuk cair nasi basi bisa menggantikan pupuk kimia sepenuhnya?

Tidak sepenuhnya. Pupuk ini lebih cocok sebagai pupuk tambahan atau pendukung nutrisi tanaman.

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6