Cara Mengolah Azolla jadi Pakan Ayam, Lebih Terjangkau, Tetap Bergizi

Sedang berusaha menekan biaya pakan ayam? Tenang saja, Anda bisa coba cara mengolah Azolla jadi pakan ayam, lebih hemat dan sehat

Diterbitkan 19 Februari 2026, 15:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara mengolah Azolla jadi pakan ayam semakin banyak dicari oleh peternak rumahan maupun skala kecil karena dinilai mampu menekan biaya pakan. Jika Anda ingin mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan, memahami cara mengolah Azolla jadi pakan ayam bisa menjadi solusi praktis dan ekonomis. Tanaman air ini mudah dibudidayakan dan cepat berkembang biak dalam kondisi yang tepat.

Azolla dikenal memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai sekitar 20 sampai 30 persen dalam kondisi kering. Selain itu, tanaman ini mengandung asam amino, mineral, serta vitamin yang baik untuk pertumbuhan ayam.

Azolla juga bersimbiosis dengan ganggang biru yang mampu mengikat nitrogen dari udara sehingga nutrisinya cukup lengkap. Inilah alasan mengapa azolla bagus dijadikan pakan tambahan untuk meningkatkan bobot ayam sekaligus menekan biaya produksi.

Cara Budidaya Azolla untuk Pakan Ayam

Menurut kanal YouTube Aryedo Farm, berikut adalah cara budidya Azolla Microphylla yang nantinya bisa Anda manfaatkan untuk pakan ayam.

1. Siapkan media tanam

Budidaya azolla bisa dilakukan di kolam, bak, ember, atau bahkan nampan kue. Yang terpenting, media dapat menampung air dan tidak bocor. Ukuran tidak harus besar, untuk pemula Anda bisa memakai ember diameter 60 cm.

2. Tambahkan media dasar

Gunakan kompos kandang yang telah terfermentasi sempurna sebanyak 1 sampai 2 kg untuk wadah ukuran sedang. Jangan menggunakan kotoran hewan mentah karena bisa merusak pertumbuhan. Jika sulit mendapatkan pupuk, Anda dapat memakai lumpur atau tanah dari bawah pohon yang subur sekitar 2 sampai 3 cm ketebalannya.

3. Tambahkan air

Isi air dengan ketinggian sekitar 5 sampai 15 cm. Jangan terlalu dalam agar akar azolla tetap bisa menyentuh tanah. Air yang digunakan sebaiknya air sumur atau air yang tidak mengandung kaporit.

Berikan starter mikrobaTambahkan EM4 atau mol sebanyak 1 sampai 2 tutup botol yang sudah diencerkan dengan 1 liter air. Ini membantu mempercepat proses fermentasi dan menyuburkan media.

4. Masukkan bibit Azolla

Tebarkan Azolla segar berwarna hijau merata di permukaan air. Untuk wadah diameter 60 cm, gunakan sekitar 200 sampai 300 gram bibit awal.

5. Penempatan dan perawatan

Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung namun tidak terlalu terik sepanjang hari. Jika daun mulai menguning, pindahkan ke lokasi yang lebih teduh atau gunakan paranet. Setiap minggu, cek volume air dan tambahkan kembali jika berkurang.

Dalam waktu 10 sampai 14 hari, Azolla biasanya sudah menutupi seluruh permukaan dan siap dipanen sebagian. Dengan pola ini, Anda dapat memanen rutin tanpa merusak populasi.

Cara Menjadikan Azolla Jadi Pakan Ayam

Setelah memahami budidayanya, langkah berikutnya adalah mengetahui cara menjadikan Azolla jadi pakan ayam yang tepat. Azolla bisa diberikan dalam kondisi segar maupun kering.

Untuk pemberian segar, panen Azolla lalu cuci bersih dan tiriskan. Campurkan dengan pakan utama dengan perbandingan 10 sampai 20 persen dari total ransum. Misalnya, jika Anda memberikan 1 kg pakan, tambahkan 100 sampai 200 gram Azolla segar yang sudah dicacah halus.

Jika ingin disimpan lebih lama, Azolla bisa dikeringkan di bawah sinar matahari selama 1 sampai 2 hari hingga kadar airnya turun drastis. Setelah kering, tumbuk atau blender menjadi tepung. Campurkan tepung Azolla sebanyak 5 sampai 10 persen dari total pakan.

Bagaimana cara kerjanya? Kandungan protein dan nitrogen pada Azolla membantu mempercepat pembentukan jaringan otot ayam. Seratnya juga mendukung kesehatan pencernaan. Dengan komposisi yang tepat, ayam tetap mendapatkan nutrisi seimbang tanpa mengganggu konsumsi pakan utama.

Kelebihan Azolla untuk Pakan Ayam

Berikut beberapa kelebihan Azolla sebagai pakan ayam yang bisa Anda pertimbangkan.

  • Menghemat biaya pakan: Dengan mengganti sebagian pakan pabrikan hingga 10 sampai 20 persen, Anda dapat mengurangi pengeluaran secara signifikan.
  • Pertumbuhan ayam lebih optimal: Kandungan protein yang cukup tinggi membantu ayam tumbuh lebih cepat, terutama pada fase starter dan grower.
  • Mudah dibudidayakan: Anda tidak memerlukan lahan luas. Ember atau kolam kecil di pekarangan sudah cukup untuk memulai.
  • Ramah lingkungan: Azolla membantu mengikat nitrogen dan dapat menjadi bagian dari sistem pertanian terpadu. Limbah ternak bisa dimanfaatkan sebagai pupuk media tanam.
  • Ketersediaan berkelanjutan: Dalam kondisi ideal, Azolla dapat berkembang biak dengan cepat sehingga pasokan pakan tambahan relatif stabil.

Dengan memahami cara mengolah Azolla jadi pakan ayam secara benar, Anda tidak hanya menghemat biaya tetapi juga meningkatkan efisiensi usaha ternak. Mulailah dari skala kecil untuk melihat respons ayam Anda, lalu tingkatkan produksi Azolla secara bertahap sesuai kebutuhan.

FAQ Seputar Cara Mengolah Azolla Jadi Pakan Ayam

Bagaimana cara mengolah Azolla jadi pakan ayam yang benar

Cara mengolah Azolla jadi pakan ayam bisa dilakukan dengan memberikannya dalam kondisi segar atau dikeringkan menjadi tepung. Azolla segar cukup dicuci, ditiriskan, lalu dicampur 10–20 persen ke dalam pakan utama. Jika dikeringkan, cukup campurkan 5–10 persen tepung Azolla ke ransum ayam.

Apakah Azolla harus dicampur dengan pakan utama?

Ya, sebaiknya Azolla dicampur dengan pakan utama agar nutrisi ayam tetap seimbang. Azolla berfungsi sebagai pakan tambahan, bukan pengganti.

Berapa takaran Azolla yang ideal untuk ayam?

Untuk Azolla segar, Anda bisa memberikan sekitar 100–200 gram per 1 kg pakan. Jika dalam bentuk tepung kering, cukup 5–10 persen dari total ransum. Takaran ini aman dan efektif untuk mendukung pertumbuhan ayam.

Mengapa Azolla bagus untuk pakan ayam?

Azolla memiliki kandungan protein cukup tinggi serta mineral dan vitamin yang mendukung pertumbuhan ayam. Tanaman ini juga mudah dibudidayakan dan murah, sehingga membantu menekan biaya produksi. 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6