Liputan6.com, Jakarta - Hari Valentine kerap menjadi momen bagi banyak pasangan untuk saling mengungkapkan perasaan dengan lebih terbuka. Di tengah kesibukan harian yang padat, ungkapan sederhana seperti pesan singkat atau kata-kata manis bisa menjadi cara efektif untuk menjaga hubungan tetap hangat dan harmonis.
Salah satu bentuk ungkapan yang masih populer hingga kini adalah pantun romantis. Sebagai karya sastra tradisional, medium ini memang selalu jadi senjata ampuh untuk menyampaikan rindu, perhatian, hingga permintaan maaf. Ketika si pembuat kreatif, narasi yang dibuat akan halus dan cenderung sopan namun tetap berkesan.
Meski terlihat mudah, nyatanya menyiapkan pantun yang spesial di hari kasih sayang 14 Februari itu tidaklah semudah kelihatannya. Untuk itu, bagi Anda yang ingin menyampaikan ucapan berbeda saat Valentine, Liputan6 mencoba memberikan ide 60 pantun romantis yang mungkin cocok dan bisa anda coba untuk dikirim ke pasangan. Mari kita lihat responsnya, dan rasakan feedback positif darinya.
Advertisement
Pantun Valentine yang Penuh Rasa dan Kenangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497859/original/076957000_1770692359-Valentine.jpg)
Valentine biasanya memang selalu identik dengan cokelat atau bunga, namun momen tersebut harus diwarnai dengan sesuatu yang membawa memori untuk mengingat kembali alasan mengapa dua hati bisa saling memilih. Pantun-pantun ini dibuat untuk menyentuh hati pasangan, membawa suasana hangat, serta menegaskan bahwa cinta merupakan keputusan untuk bertahan sepanjang waktu.
1. Beli cokelat di toko lama,
Pita merah dibawa pulang.
Banyak orang menyebut cinta biasa,
Tapi cintaku padamu takkan pernah hilang.
Karena sejak namamu masuk di dada,
Aku tahu inilah rumah yang kupilih tenang.
2. Mawar merah tumbuh di taman,
Disiram embun di pagi hari.
Jika cinta ini sebuah perjalanan,
Aku rela menua tanpa ingin berhenti.
Bukan karena dunia terlihat indah,
Tapi karena bersamamu dunia berarti.
3. Langit jingga di ujung senja,
Angin lembut menyapa perlahan.
Aku tak butuh janji yang berlebihan kata,
Cukup kamu tetap bertahan di pelukan.
Sebab aku mencintaimu bukan sebentar,
Tapi sampai waktu lelah berjalan.
4. Pergi ke pasar membeli melati,
Harumnya tenang di dalam tangan.
Kamu bukan sekadar singgah di hati,
Kamu doa yang jadi kenyataan.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Namun tulus sampai akhir kehidupan.
5. Bintang jatuh di langit malam,
Terlihat indah hanya sesaat.
Namun cintaku padamu tak tenggelam,
Meski hari-hari tak selalu hangat.
Aku tetap memilih kamu setiap waktu,
Karena hatiku sudah terlanjur terikat.
6. Teh manis diminum berdua,
Di teras rumah menjelang petang.
Hari ini mungkin dunia biasa saja,
Tapi bagiku kamu selalu menang.
Karena dari semua hal yang kupunya,
Cintamu adalah yang paling kupegang.
Advertisement
Pantun Cinta Tulus yang Tidak Banyak Bicara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497861/original/083773800_1770692380-Momen_valentine.jpg)
Ada cinta yang tidak perlu diumumkan, tidak perlu dipamerkan, namun terasa kuat karena hadir dalam bentuk perhatian kecil. Pantun ini cocok untuk pasangan yang lebih menyukai ketenangan, karena isinya menegaskan bahwa cinta sejati tidak ribut, tetapi selalu ada dan selalu menjaga.
1. Air mengalir di sela batu,
Jernih bening menyejukkan mata.
Aku tak pandai merayu kamu,
Tak pandai kata-kata berbunga-bunga.
Namun aku pandai menjaga hatimu,
Dan setia walau dunia berubah rupa.
2. Pergi berjalan ke tepi danau,
Melihat riak menari pelan.
Aku tidak menjanjikan hal yang jauh,
Aku hanya ingin selalu bertahan.
Jika suatu hari kamu jatuh lelah,
Aku akan jadi bahu paling nyaman.
3. Pagi hari membeli roti,
Dimakan hangat bersama teh.
Aku mencintaimu tanpa banyak bukti,
Namun setiap langkahku selalu untukmu.
Sebab cintaku bukan untuk dipamerkan,
Tapi untuk dipertahankan sampai akhir lelah.
4. Burung kecil hinggap di dahan,
Bernyanyi pelan sebelum pergi.
Kamu bukan sekadar kesenangan,
Kamu alasan aku berani.
Dalam hidup yang kadang tak menentu,
Cintamu membuatku tetap berdiri.
5. Daun kelapa melambai-lambai,
Ditiup angin dari kejauhan.
Kalau dunia membuatmu capai,
Pulanglah ke pelukanku yang tenang.
Karena aku tak pernah meminta lebih,
Selain kamu tetap di sampingku selamanya.
6. Senja turun membawa dingin,
Lampu rumah mulai menyala.
Kalau cinta ini harus kuiringi,
Aku rela menua bersama-sama.
Tak perlu mewah, tak perlu ramai,
Asal kamu tetap jadi cerita yang sama.
Pantun Kesetiaan yang Menguatkan Hubungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497860/original/033656200_1770692372-Ungkapan_valentine.jpg)
Kesetiaan bukan berarti hubungan selalu mulus, melainkan keberanian untuk tetap memilih satu orang meski keadaan tidak selalu mudah. Pantun ini menegaskan komitmen yang kuat, cocok untuk pasangan yang ingin membangun hubungan serius hingga masa depan.
1. Pergi berlayar ke tengah laut,
Ombak besar datang menerjang.
Jika badai membuat kita takut,
Pegang tanganku, jangan hilang.
Aku takkan lari saat hidup sulit,
Karena kesetiaan bukan sekadar bilang.
2. Beli kain sutra warna biru,
Dijahit rapi jadi pakaian.
Aku jatuh cinta bukan karena waktu,
Tapi karena kamu yang kupilih jadi tujuan.
Kalau hidup ini penuh persimpangan,
Aku tetap pulang pada satu nama: kamu.
3. Pohon besar berdiri tegak,
Akarnya dalam menahan angin.
Biar dunia mencoba merusak,
Cintaku tak mudah berpaling.
Karena aku belajar dari rasa sayang,
Yang tak tumbang hanya karena dingin.
4. Matahari naik dari timur,
Membawa hangat ke seluruh bumi.
Jika suatu hari kita diuji umur,
Aku ingin tetap mencintaimu sampai mati.
Bukan karena takut kehilangan,
Tapi karena kamu sudah jadi separuh diri.
5. Bunga melati putih berseri,
Disimpan rapi dalam vas kaca.
Cinta ini takkan mudah pergi,
Walau kadang kita berbeda kata.
Aku tetap memeluk semua kurangmu,
Karena itulah arti setia yang nyata.
6. Jalan panjang menuju desa,
Sepi sunyi tapi menenangkan.
Jika cinta ini harus dijaga,
Aku rela berjuang tanpa henti, sayang.
Karena hatiku tak pernah ragu,
Kamulah yang paling ingin kupeluk pulang.
Advertisement
Pantun Tentang Rasa Aman dan Nyaman Bersama
![Merayakan Cinta di Bulan Februari, Inspirasi Itinerary Valentine untuk Momen yang Penuh Makna [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/vNd3A62P2yacW7mzA4lm1HcPZlg=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491682/original/076051400_1770103772-2148215639.jpg)
Cinta yang dewasa bukan hanya tentang rindu dan romantis, tetapi tentang rasa aman yang membuat hati tenang. Pantun-pantun ini cocok untuk menguatkan pasangan bahwa kehadirannya adalah tempat pulang, bukan tempat luka.
1. Hujan turun di sore hari,
Langit gelap membawa dingin.
Namun sejak kamu ada di sini,
Aku tak takut pada apa pun.
Karena pelukanmu adalah rumah,
Yang membuat hatiku selalu teduh dan yakin.
2. Pergi memancing di tepi rawa,
Dapat ikan kecil dibawa pulang.
Kamu bukan sekadar teman tertawa,
Kamu yang membuat hidupku tenang.
Jika dunia tak ramah kepadaku,
Aku tahu masih ada kamu yang selalu sayang.
3. Beli buku di toko tua,
Halaman kuning penuh cerita.
Aku ingin hidup bersamamu selamanya,
Menulis hari-hari dengan cinta.
Sebab kamu membuat aku merasa cukup,
Walau hidup tak selalu sempurna.
4. Bintang terang di malam sunyi,
Cahayanya kecil tapi nyata.
Kamu seperti itu dalam hidupku ini,
Diam-diam memberi cahaya.
Saat aku hampir menyerah,
Kamu datang tanpa banyak kata.
5. Angin sepoi dari bukit hijau,
Membawa harum tanah basah.
Kalau aku boleh memilih satu hal,
Aku ingin terus memilikimu dengan ikhlas.
Karena bersamamu aku belajar damai,
Dan cinta tak selalu harus gaduh dan keras.
6. Pagi cerah minum susu,
Rasanya hangat mengisi dada.
Cintamu membuatku selalu rindu,
Bukan karena sepi semata.
Tapi karena di dekatmu,
Aku merasa hidupku benar-benar ada.
Pantun Tentang Rindu yang Dalam dan Menenangkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407887/original/006272400_1762756692-front-view-woman-doing-creative-journaling.jpg)
Rindu bukan sekadar ingin bertemu, tetapi perasaan yang membuat seseorang terasa hadir meski sedang jauh. Pantun ini cocok dikirim saat LDR, saat pasangan sibuk, atau ketika ingin mengekspresikan kerinduan dengan cara yang puitis dan bermakna.
1. Pergi jauh ke kota seberang,
Membawa tas dan juga bekal.
Walau jarak terasa panjang,
Namamu tetap tinggal dalam kepala.
Rinduku tak pernah meminta banyak,
Hanya ingin kamu selalu baik-baik saja.
2. Malam sunyi terdengar jangkrik,
Angin dingin menusuk pelan.
Aku rindu bukan karena romantik,
Tapi karena kamu sudah jadi kebutuhan.
Seperti napas yang tak terlihat,
Namun hilangnya membuat hati kehilangan arah tujuan.
3. Bunga mawar jatuh kelopak,
Disapu angin ke tanah basah.
Setiap kali aku teringat wajahmu,
Hatiku seperti ingin menyerah.
Bukan menyerah pada hidup,
Tapi menyerah pada rindu yang tak pernah punah.
4. Minum kopi di pinggir jalan,
Rasanya pahit tapi nikmat.
Aku merindukanmu diam-diam,
Dalam doa yang tak pernah tamat.
Jika kamu bisa mendengar hatiku,
Kamu akan tahu rinduku jauh lebih berat.
5. Bulan purnama di atas bukit,
Cahayanya jatuh ke permukaan air.
Rinduku padamu tak pernah sedikit,
Selalu penuh setiap kali aku berpikir.
Aku ingin segera bertemu kamu,
Agar hatiku kembali utuh dan pulih.
6. Jalan malam melihat lampu,
Terang redup di kejauhan.
Kalau rindu ini bisa kutitipkan,
Akan kukirim lewat angin pelan.
Supaya kamu tahu setiap waktu,
Ada seseorang yang mencintaimu dengan sungguh dan dalam.
Advertisement
Pantun Tentang Masa Depan dan Harapan Berdua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496434/original/038133500_1770535501-Whisper_of_Romance_-_PPJKT_Valentine_s.jpg)
Hubungan yang kuat selalu memiliki arah. Pantun-pantun ini menekankan bahwa cinta bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang membangun masa depan bersama, tentang keyakinan bahwa dua hati bisa tumbuh dan berjalan dalam tujuan yang sama.
1. Pergi ke ladang menanam padi,
Menunggu panen di musim terang.
Aku ingin kita tumbuh bersama nanti,
Melewati hari yang panjang.
Bukan hanya cinta yang indah di awal,
Tapi cinta yang tetap hidup sampai kita sama-sama pulang.
2. Beli cincin di toko emas,
Kilau kecil memantul cahaya.
Aku ingin jadi rumah yang ikhlas,
Tempat kamu kembali setelah lelah.
Jika nanti kita menua bersama,
Aku ingin tetap memanggilmu dengan kata “cinta” selamanya.
3. Pagi cerah melihat pelangi,
Warnanya indah menyapa mata.
Aku tak ingin hanya singgah di hati,
Aku ingin jadi bagian dari hidupmu selamanya.
Kita mungkin tak selalu sempurna,
Tapi aku percaya kita selalu bisa saling menjaga.
4. Air sungai mengalir jauh,
Tak berhenti sampai ke laut.
Begitu juga cintaku padamu,
Tak berhenti walau banyak hal menakut.
Aku ingin kita membangun mimpi,
Bukan sekadar janji yang mudah hanyut.
5. Bunga tumbuh di tanah kering,
Disiram sabar setiap hari.
Aku ingin hubungan kita semakin,
Kuat meski badai datang berkali-kali.
Karena aku mencintaimu bukan main-main,
Aku ingin masa depan kita jadi nyata dan pasti.
6. Pergi mendaki ke puncak tinggi,
Lelah terasa namun bahagia.
Aku ingin kamu selalu di sisi,
Dalam sedih, senang, dan semua rasa.
Karena tujuan hidupku sederhana,
Menjadi orang yang selalu kamu pilih untuk selamanya.
Pantun Tentang Menghargai Pasangan Sepenuh Hati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134507/original/039780900_1739617855-deep_talk.jpg)
Banyak hubungan retak bukan karena hilangnya cinta, tetapi karena hilangnya rasa dihargai. Pantun ini dibuat untuk menyampaikan bahwa pasangan adalah sosok berharga, yang kehadirannya tidak pernah dianggap biasa.
1. Beli jamu di pinggir jalan,
Rasanya pahit tapi menyehatkan.
Aku belajar dari perjalanan,
Bahwa kamu adalah anugerah Tuhan.
Tak semua orang diberi cinta yang tulus,
Dan aku bersyukur kamu hadir dalam kehidupanku dengan penuh ketulusan.
2. Pergi ke pasar membeli beras,
Beras putih disimpan rapi.
Kamu adalah alasan aku ikhlas,
Menjadi lebih baik setiap hari.
Karena mencintaimu membuatku sadar,
Bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri.
3. Malam datang membawa sunyi,
Angin lembut menyapa pelan.
Aku tak pernah lelah mengagumi,
Hati kamu yang selalu bertahan.
Jika dunia membuatmu terluka,
Aku ingin jadi orang pertama yang memulihkan dengan pelukan.
4. Pagi hari menjemur kain,
Kain bersih terkena cahaya.
Aku mencintaimu bukan karena lain,
Tapi karena kamu apa adanya.
Dalam setiap kekurangan dan lelahmu,
Aku tetap melihatmu sebagai orang yang paling berharga.
5. Beli madu di toko kecil,
Manis rasanya melekat lama.
Cintamu tak pernah terasa remeh dan sepele,
Cintamu membuat hidupku sempurna.
Jika aku bisa mengulang waktu,
Aku tetap akan memilih kamu dengan cara yang sama.
6. Pergi ke taman membawa bunga,
Bunga indah disusun rapi.
Aku ingin kamu selalu merasa,
Bahwa kamu dicintai sepenuh hati.
Karena kamu bukan sekadar pasangan,
Kamu adalah kebahagiaan yang Tuhan titipkan di hidupku ini.
Advertisement
Pantun Tentang Bertahan Saat Susah dan Senang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3173894/original/008685200_1594202286-woman-opening-gift-from-man-heart-shaped-present-box-with-balloons-sofa-apartment_97712-3668.jpg)
Cinta yang sejati tidak hanya muncul saat semuanya baik-baik saja. Ia terlihat jelas ketika ada masalah, ketika kecewa datang, ketika dunia tidak ramah. Pantun ini menegaskan bahwa cinta adalah perjuangan, bukan pelarian.
1. Langit gelap sebelum terang,
Hujan turun membasahi jalan.
Kalau hidup terasa menyerang,
Aku takkan pergi meninggalkan.
Aku ingin tetap di sampingmu,
Menjadi teman bertahan dalam setiap ujian.
2. Pergi ke sawah menanam jagung,
Panas terik menyengat kulit.
Kalau kamu jatuh dan terkurung,
Aku takkan membuatmu tambah sulit.
Aku akan jadi tangan yang mengangkat,
Dan jadi cinta yang tak pernah mengungkit.
3. Beli payung di tengah pasar,
Payung hitam dibawa pulang.
Kalau hari-hari kita bergetar,
Aku tetap jadi tempatmu tenang.
Karena cinta bukan hanya tertawa,
Tapi juga saling menguatkan saat hati hampir tumbang.
4. Pagi hari menanak nasi,
Aromanya harum mengisi rumah.
Aku ingin kamu selalu mengerti,
Aku mencintaimu tanpa mudah menyerah.
Jika nanti hidup tidak mudah,
Aku tetap akan memegangmu tanpa berubah.
5. Pergi jauh mencari kayu,
Kayu dibakar jadi api.
Kalau dunia membuatmu pilu,
Biarkan aku jadi tempatmu kembali.
Karena dalam sedihmu yang paling dalam,
Aku ingin tetap jadi orang yang kamu cari.
6. Bintang redup tertutup awan,
Namun langit tetaplah luas.
Kalau cinta kita diuji keadaan,
Aku takkan biarkan semuanya lepas.
Aku akan bertahan bersama kamu,
Karena cintaku bukan singgah, tapi tuntas.
Pantun Tentang Memaafkan dan Menjaga Hati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339293/original/013658700_1757052214-Gelang_emas_couple_2025_3.jpg)
Tak ada hubungan yang selalu mulus, namun cinta yang matang akan tahu kapan harus merendahkan ego dan memilih memaafkan. Pantun ini cocok untuk memperbaiki suasana, meredakan pertengkaran, dan menguatkan kembali ikatan hati.
1. Pergi ke sungai membawa sabun,
Mencuci kain sampai bersih.
Kalau hatimu sempat terayun,
Aku minta maaf dengan tulus dan pedih.
Karena aku tak ingin menang sendiri,
Aku ingin kita tetap saling memilih.
2. Beli garam di toko depan,
Garam putih disimpan rapi.
Kalau aku pernah membuatmu kesakitan,
Percayalah itu bukan niat di hati.
Aku hanya manusia yang kadang salah,
Namun cintaku padamu selalu ingin memperbaiki.
3. Bunga jatuh di tanah basah,
Kelopaknya hancur perlahan.
Kalau kata-kataku pernah menyakitkan,
Biarkan aku menebus dengan perhatian.
Karena aku lebih takut kehilangan kamu,
Daripada harus menahan ego dalam pertengkaran.
4. Pagi hari minum air,
Segarnya menenangkan jiwa.
Aku ingin hati kita tetap mengalir,
Tidak beku karena luka.
Mari kita saling memaafkan,
Sebab cinta tak mungkin tumbuh jika dendam dipelihara.
5. Pergi ke kebun memetik tomat,
Tomat merah jatuh ke tanah.
Kalau kita pernah saling tersesat,
Mari kembali pada cinta yang indah.
Karena hubungan bukan tentang siapa benar,
Tapi tentang siapa yang tetap bertahan walau terluka.
6. Angin malam bertiup pelan,
Membawa dingin ke dalam dada.
Kalau kita pernah salah paham,
Mari bicara dengan kepala dingin tanpa amarah.
Aku tidak ingin menang dalam perdebatan,
Aku hanya ingin kamu tetap ada.
Advertisement
Pantun Janji Cinta Seumur Hidup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5122534/original/035198200_1738743554-pexels-viktoria-slowikowska-5332423.jpg)
Pantun terakhir ini cocok dijadikan pesan utama di hari Valentine, karena isinya menegaskan bahwa cinta bukan sekadar rasa manis yang singkat. Ini adalah janji, komitmen, dan keteguhan hati untuk tetap bersama, dalam waktu panjang yang penuh cerita.
1. Pergi ke laut melihat ombak,
Ombak besar datang berulang.
Cintaku padamu tak pernah retak,
Meski hidup kadang membuat bimbang.
Selama aku masih punya napas,
Namamu tetap jadi doa yang paling sering kusebut malam.
2. Beli lilin di malam gelap,
Cahayanya kecil namun setia.
Kamu adalah pelengkap hidupku yang lengkap,
Yang membuat aku percaya pada bahagia.
Aku ingin mencintaimu perlahan,
Tapi sampai waktu tak lagi punya sisa.
3. Pagi cerah di ujung desa,
Suara ayam terdengar riang.
Aku ingin kita menua bersama,
Mengisi hari tanpa rasa bimbang.
Bukan hanya jadi pasangan di foto,
Tapi jadi cinta yang hidup sampai kita sama-sama hilang.
4. Bunga mawar diikat benang,
Diletakkan rapi di meja kaca.
Kalau aku boleh membuat satu janji panjang,
Aku ingin setia selamanya.
Bukan karena aku takut sendiri,
Tapi karena hatiku hanya memilih satu nama.
5. Beli kain untuk dibuat selimut,
Agar hangat saat malam datang.
Aku ingin jadi pelindung yang lembut,
Bukan cinta yang hanya pandai berkata sayang.
Aku ingin menjadi orang yang kamu percaya,
Yang selalu ada ketika dunia membuatmu hilang arah pulang.
6. Matahari tenggelam di barat,
Namun esok kembali bersinar.
Cintaku padamu tidak akan tamat,
Walau waktu terus berputar.
Aku ingin tetap mencintaimu dalam diam,
Dalam doa, dalam usaha, dan dalam sabar yang paling besar.
5 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa pantun romantis cocok untuk ucapan Valentine?
Ya, pantun romantis sangat cocok karena terasa lebih personal, puitis, dan tidak sekadar ucapan umum yang pasaran.
2. Pantun Valentine sebaiknya dikirim kapan?
Waktu terbaik adalah pagi hari saat pasangan baru bangun, atau malam hari sebelum tidur agar pesan terasa lebih hangat dan emosional.
3. Apakah pantun ini cocok untuk pasangan LDR?
Cocok. Pantun bertema rindu dan harapan masa depan sangat efektif untuk hubungan jarak jauh karena mampu menyampaikan perasaan tanpa harus bertemu.
4. Bagaimana agar pantun romantis tidak terdengar berlebihan?
Pilih pantun yang sesuai karakter hubungan kalian, lalu kirim dengan kalimat pembuka yang sederhana agar tetap natural dan tidak terkesan dibuat-buat.
5. Apakah pantun bisa digunakan untuk suami atau istri?
Bisa. Pantun romantis justru sangat cocok untuk pasangan menikah karena mampu menghidupkan kembali suasana cinta yang hangat dan penuh kenangan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864018/original/051307000_1737543005-WhatsApp_Image_2025-01-22_at_17.47.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497858/original/044187600_1770692349-Hari_valentine.jpg)

![Momen lamaran Riza Syah dan Claudia Andhara, romantis tepat di hari Valentine. [IG: @captureyourmoment_]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LaEwz6G9B4KaQr8AqaPdF926W6E=/300x180/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504261/original/056789500_1771229917-hl1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503332/original/023551400_1771134535-meghan_kate2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502901/original/036630200_1771053972-WhatsApp_Image_2026-02-14_at_14.08.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864017/original/044019100_1738389296-1596670441577.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503332/original/023551400_1771134535-meghan_kate2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502901/original/036630200_1771053972-WhatsApp_Image_2026-02-14_at_14.08.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3926419/original/087186100_1644225945-heart-ge97de8936_640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5085936/original/021429200_1736395422-caption-lucu-pagi-hari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496924/original/009579200_1770609592-Cokelat_isi_buah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499194/original/003120700_1770778924-Valentine_keluarga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502710/original/060300500_1771034223-valentine.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)