Doa Buka Puasa Syawal, Apakah Keutamannya Sama Seperti Ramadan?

Doa berbuka puasa Syawal sama dengan doa berbuka puasa Ramadhan; tidak ada doa khusus, yang penting niat tulus dan khusyuk.

Diperbarui 05 Juni 2025, 14:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Puasa Syawal menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam setelah menjalani puasa Ramadhan. Puasa ini dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal dan memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh.

Selain menjalankan puasa dengan benar, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa buka puasa Syawal yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Membaca doa ini bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sebagai pengharapan akan berkah dari Allah SWT.

Namun, banyak yang masih bertanya-tanya apakah doa buka puasa Syawal berbeda dengan doa buka puasa Ramadhan atau puasa sunnah lainnya? Kapan waktu terbaik membacanya agar doa lebih mustajab? 

Seperti dikutip dari Majelis Ulama Indonesia, membaca doa saat berbuka puasa merupakan momen yang mustajab untuk berdoa. Dalam sebuah hadis riwayat Imam at-Tirmidzi menjelaskan bahwa berdoa di waktu berbuka puasa niscaya tidak akan tertolak.

Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai doa buka puasa Syawal, tata caranya, serta waktu terbaik untuk membacanya, sebagaimana dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (5/6/2025).

 

Keutamaan Doa Buka Puasa

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berdoa ketika berbuka puasa, karena doa pada waktu ini sangat mustajab. Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa termasuk salah satu dari tiga golongan doa yang tidak akan ditolak Allah SWT.

Oleh karena itu, membaca doa saat berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan yang besar. Salah satunya seperti dikutip Liputan6.com dari laman Badan Amil Zakat Nasional, (5/6/2025).

“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, pada saat berbuka ada doa yang tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah)

Waktu yang tepat untuk membaca doa adalah setelah mengonsumsi sesuatu yang manis, seperti kurma, jika tersedia. Setelah itu, perbanyaklah dzikir dan ibadah lainnya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Membaca doa buka puasa bukan hanya sekadar ritual, melainkan juga merupakan bagian dari adab berpuasa yang sarat makna. Dengan memahami dan mengamalkan doa buka puasa serta adabnya, kita dapat memaksimalkan keberkahan dan manfaat dari ibadah puasa, baik di bulan Ramadhan maupun di bulan-bulan lainnya.

 

Bacaan Doa Buka Puasa Syawal

Doa buka puasa Syawal pada dasarnya sama dengan doa buka puasa pada umumnya. Termasuk doa buka puasa saat puasa ramadhan. Doa ini mencerminkan rasa syukur kepada Allah atas rezeki yang diberikan serta permohonan rahmat dan berkah dari-Nya.

Dikutip Liputan6.com dari penjelasan keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dan laman Badan Amil Zakat Nasional, berikut bacaan doa buka puasa Syawal yang dianjurkan:

Dua doa yang dianjurkan adalah:

1. ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

"Dzahaba dzoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah"

Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."

2. اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَىٰ رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu, birahmatika yaa arhamar-roohimin

 “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

Kedua doa ini memiliki dasar dari hadis-hadis sahih dan telah diamalkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini merupakan bentuk pengakuan seorang Muslim bahwa puasa yang dijalankan adalah semata-mata karena Allah SWT, dan berbuka puasa menjadi momen untuk bersyukur atas nikmat-Nya.

.

 

Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa Syawal

Membaca doa saat berbuka puasa Syawal bukan sekadar ritual, tetapi memiliki berbagai keutamaan yang besar dalam Islam. Salah satunya dipaparkan Baznaz Indonesia, Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan saat berbuka puasa adalah membaca doa, yang tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mendapatkan keberkahan dan pahala yang luar biasa.

Berikut beberapa manfaat lainnya:

  • Mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT, karena doa yang dipanjatkan dalam keadaan berpuasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah.
  • Menguatkan rasa syukur, sebab doa ini mengingatkan kita bahwa segala rezeki yang diperoleh berasal dari Allah SWT.
  • Meningkatkan pahala puasa, karena membaca doa merupakan bagian dari sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.
  • Dengan memahami keutamaan ini, umat Islam diharapkan semakin semangat dalam mengamalkan doa buka puasa Syawal setiap harinya.
 

Tata Cara Berbuka Puasa Syawal yang Dianjurkan

Tata cara berbuka puasa Syawal pada dasarnya sama seperti berbuka puasa pada umumnya. Berikut adalah langkah-langkah yang dianjurkan:

  • Membaca doa sebelum berbuka, sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya.
  • Menyegerakan berbuka, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka setelah adzan maghrib berkumandang.
  • Berbuka dengan makanan ringan, seperti kurma dan air putih, sebelum melanjutkan dengan makanan berat.
  • Menghindari makan berlebihan, agar tubuh tetap sehat dan ibadah selanjutnya tetap lancar.

Berbuka puasa Syawal sebaiknya dilakukan dengan penuh kesadaran dan tetap dalam koridor ajaran Islam agar mendapatkan manfaat spiritual dan kesehatan.

Perbedaan Doa Buka Puasa Syawal dengan Doa Buka Puasa Lainnya

Beberapa orang bertanya apakah doa buka puasa Syawal berbeda dengan doa buka puasa Ramadhan atau puasa sunnah lainnya. Pada dasarnya, doa buka puasa Syawal sama seperti doa buka puasa pada umumnya, karena tidak ada dalil khusus yang membedakan doa berbuka untuk masing-masing jenis puasa.

Namun, yang membedakan puasa Syawal dengan puasa lainnya adalah niat yang dibaca sebelum menjalankannya. Berikut niat puasa Syawal yang dianjurkan dibaca di malam hari sebelum berpuasa:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”

Memahami perbedaan antara niat dan doa berbuka akan membantu umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Syawal dengan lebih baik dan sesuai tuntunan.

Pertanyaan Umum Seputar Doa Buka Puasa Syawal

1. Apakah doa buka puasa Syawal sama dengan doa buka puasa Ramadhan?

Ya, doa buka puasa Syawal tidak berbeda dengan doa buka puasa lainnya.

2. Kapan waktu terbaik membaca doa buka puasa Syawal?

Saat matahari terbenam dan sebelum menyantap hidangan berbuka.

3. Apakah membaca doa buka puasa Syawal bisa menambah pahala?

Ya, membaca doa adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

4. Apakah boleh berbuka tanpa membaca doa buka puasa Syawal?

Boleh, tetapi lebih baik tetap membaca doa agar mendapatkan keberkahan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6