Sukses

5 Momen Nyeleneh Selama Sea Games 2023, Penyerahan Medali Pakai Lampu Mobil

Sea Games 2023 memiliki momen nyeleneh yang bikin heran.

Liputan6.com, Jakarta Saat ini Sea Games 2023 sedang dihelat di Kamboja. Kamboja berusaha mempersiapkan Sea Games 2023 sebaik mungkin. Namun, upaya Kamboja jadi tuan rumah yang baik malah alami beberapa kendala. Kendala itu dinilai fatal karena tidak seharusnya terjadi di event sebesar Sea Games.

Kejadian unik nan nyeleneh sudah banyak terjadi di Sea Games ke-32 meskipun baru digelar 3 hari. Banyak atlet harus geleng kepala mengetahui panitia yang kurang matang mempersiapkan Sea Games 2023. Banyak insiden nyeleneh selama perlombaan cabang olahraga hingga momen penyerahan medali.

Kejadian-kejadian nyeleneh ini tentu membuat netizen Indonesia enggak habis pikir. Saking enggak habis pikir, banyak netizen Indonesia menyebut Sea Games 2023 kali ini ngenes. Persiapan kurang matang sekaligus fasilitas kurang memadai membuat Sea Games 2023 Kamboja ini dinilai kurang berjalan baik.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, beberapa momen nyeleneh selama Sea Games 2023, Selasa (9/5/2023).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 6 halaman

1. Penyerahan medali olahraga jalan cepat 20km sangat memprihatikan. Minimnya lighting, membuat proses penyerahan medali menggunakan lampu mobil sebagai penerangan.

3 dari 6 halaman

2. Ruang ganti timnas Indonesia saat lawan Timor Leste di Sea Games 2023 jadi sorotan. Netizen menilai kursi bak kondangan tak layak dipakai di event sebesar Sea Games 2023.

4 dari 6 halaman

3. Kamar atlet badminton Indonesia harus menerima kenyataan atapnya bocor saat terjadi hujan deras.

5 dari 6 halaman

4. Saat momen cabor lari Marathon, panitia kurang siap hingga LED tidak menyala dan harus dibenarkan dengan naik ke kursi kondangan.

6 dari 6 halaman

5. Terjadi juga insiden bendera Indonesia terbalik di pre show jelang pembukaan SEA Games 2023 di Stadion Morodok, Techo, Phnom Penh, Kamboja. Kejadian ini sempat bikin geger dan membuat tuan rumah Kamboja meminta maaf.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.