Sukses

7 Fakta Terbaru Soal Kekerasan yang Dialami OMEGA X, Jadi Korban Pelecehan Seksual

Liputan6.com, Jakarta Industri hiburan Korea Selatan terutama yang terkait dengan grup K-Pop tak selamanya tampak menyenangkan. Terlebih, beberapa kasus yang turut serta melibatkan sejumlah idol K-Pop juga kerap menjadi perhatian publik.

Seperti halnya yang dialami oleh grup OMEGA X beberapa waktu lalu. Grup yang berada dalam naungan Spire Entertainment menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, usai menjalani tur di Amerika Serikat, sebuah video yang memperlihatkan para anggota mengalami tindak intimidasi dari CEO Spire Entertainment viral di media sosial.

Tak sampai di situ saja, bahkan anggota grup OMEGA X ini juga mengalani tindak kekerasan hingga ditelantarkan di Amerika Serikat bersama seorang manajer. Tindakan yang dialami oleh grup idol OMEGA X ini pun disebut-sebut sebagai salah satu sisi gelap industri musik Korea Selatan.

Terbaru, anggota OMEGA X memilih untuk mengadakan konferensi pers yang didampingi oleh perwakilan hukum. Dalam konferensi pers tersebut, perwakilan tim kuasa hukum pun mengungkapkan mengenai tindakan yang akan dilakukan oleh para anggota kepada perusahaan.

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta terbaru terkait kekerasan yang dialami anggota K-Pop OMEGA X, Rabu (16/11/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 8 halaman

1. Pemutusan kontrak

Dilansir Liputan6.com dari Koreaboo, Rabu (16/11/2022) konferensi yang dilakukan oleh anggota OMEGA X dengan perwakilan hukum sendiri membahas mengenai deretan kontroversi yang muncul di publik. Perwakilan kuasa hukum, Noh Jong Eon juga menyatakan langsung mengenai tindakan dan tuntutan yang akan diajukan kepada Spire Entertainment. Salah satunya ialah pemutusan kontrak eksklusif anggota OMEGA X dengan Spire Entertainment.

"Ini adalah perlakuan tidak adil di masyarakat kita, dan saya mengumpulkan keberanian untuk datang ke konferensi ini dengan harapan masalahnya akan berubah. Kami memberi tahu perusahaan tentang pemutusan kontrak, dan bersama dengan gugatan atas ketidakabsahan kontrak eksklusif, tuntutan pidana dan tuntutan hukum tunjangan akan diproses secara berurutan.” ujar Noh Jong Eon dalam konferensi yang digelar pada Rabu (16/11/2022).

3 dari 8 halaman

2. Anggota sempat menahan ketakutan dan kekhawatiran demi impian sebagai Idol

Dalam kesempatan tersebut, Jaehan selaku leader OMEGA X juga turut mengungkapkan kekhawatirannya sebelum kontroversi soal tindak kekerasan yang dilakukan oleh CEO. Dirinya menyebut jika ia dan para anggota pada awalnya memilih menahan segala tindakannya agar tak kehilangan impian sebagai idol.

“Kami awalnya menahan semuanya karena kami pikir kami akan kehilangan kesempatan terakhir kami untuk mewujudkan impian kami. Kami tidak ingin membuang waktu untuk hal seperti ini, dan kami pikir kami harus menahannya demi penggemar kami. Saya mencoba menanggungnya karena saya ingin melindungi OMEGA X, tetapi saya tidak bisa.” ujar Jaehan OMEGA X.

Tak sampai disitu saja, dirinya juga turut mengungkapkan jika CEO Spire Entertainment atau yang dikenal dengan CEO Kang kerap melakukan penganiayaan serta memaksa para anggota untuk minum minuman beralkohol.

“CEO Kang biasanya menganiaya para anggota dan memaksa kami untuk minum. Dia bahkan mengancam akan mengambil nyawanya. Beberapa anggota menerima perawatan kesehatan mental karena ini. Kami ingin dihormati sebagai pribadi, bukan sebagai produk.” lanjutnya.

4 dari 8 halaman

3. Anggota harus menanggung berbagai permasalahan

Yechan yang juga anggota dari OMEGA X turut angkat suara. Dirinya menyebut jika waktu latihan bersama para member sering kali diambil. Tak hanya itu saja, ia juga turut meyakini adanya tindakan pemaksaan yang dilakukan oleh CEO.

“Banyak hal yang merusak nilai dan kehidupan kami. Saya dipaksa untuk minum dan waktu latihan diambil, dan saya juga harus menunggu para anggota berbicara dengan CEO. Saya sampai pada keyakinan bahwa saya sedang disinari gas. Saya juga berpikir bahwa saya harus menahannya, karena anggota yang lebih tua lainnya juga menanggung semua ini. Saya ingin menggunakan masa sulit ini sebagai batu loncatan untuk membalas penggemar kami dengan musik dan penampilan yang bagus.” ujar Yechan.

5 dari 8 halaman

4. Ajukan tuntutan terhadap mantan CEO

Sebelumnya, usai video yang memperlihatkan tindak kekerasan yang dilakukan oleh CEO Spire Entertainment kepada anggota OMEGA X di Amerika Serikat, sang CEO memilih mengundurkan diri. Meski begitu, OMEGA X bersama perwakilan hukum memilih untuk melanjutkan tuntutan ke pihak berwajib.

“Kami akan melanjutkan dengan tuntutan terhadap mantan CEO karena mengancam, menyerang, dan mengeksploitasi anggota. Pertama, kami akan mengajukan pembatalan kontrak eksklusif untuk aktivitas OMEGA X." ujar Noh Jong Eon.

6 dari 8 halaman

5. Adanya pelecehan seksual yang dialami anggota OMEGA X

Tak berhenti sampai kekerasan fisik dan verbal, baru-baru ini pihak SBS News mengungkapkan fakta terbaru. Dalam laporannya diketahui jika para member OMEGA X ini disentuh secara tidak pantas di luar kehendak member. Hal ini pun diketahui dilakukan saat pesta minum perusahaan atau bandara.

“Ada kontak fisik pada pertemuan itu sehingga saya dipanggil ke tempat mereka minum” dan “Di bandara, setelah mabuk, dia memeluk lengan saya dan memeluk saya.” ujar salah satu anggota OMEGA X.

7 dari 8 halaman

6. Adanya bukti

SBS News juga turut membagikan mengenai foto serta video sentuhan yang tidak pantas dalam laporan video dengan memburamkan wajah para anggota. Tindakan pelecehan seksual ini pun langsung menjadi sorotan banyak masyarakat.

Meski begitu, anggota A menyebutkan jika pihak Spire Entertainment terutama Kang akan melakukan pengancaman jika ia atau member lainnya menyampaikan keluhan akan hal tersebut. Bahkan, SBS News juga mencantumkan bukti ruang obrolan karyawan Spire Entertainment dengan anggota OMEGA X yang memperlihatkan adanya foto pil tidur, alkohol hingga catatan bunuh diri.

"Tindakan yang menimbulkan rasa takut secara hukum dianggap sebagai kejahatan intimidasi di bawah Undang-Undang Pidana, dan tindakan seperti menyentuh paha jelas dapat membuat malu secara seksual, sehingga mungkin merupakan kejahatan penganiayaan paksa," ujar Kim Tae Yeon selaku pengacara.

8 dari 8 halaman

7. Temuan netizen

Perwakilan pengacara OMEGA X turut membenarkan mengani adanya tindak pelecehan seksual tersebut. Ia juga menyebut memiliki bukti mengenai pelecehan yang dilakukan kepada anggota OMEGA X.

Bahkan, baru-baru ini netizen serta penggemar OMEGA X turut mengungkapkan jika Kang pernah mengunggah tulisan di media sosial yang mengisyaratkan soal dugaan tindak pelecehan seksual. Dalam tangkapan layar yang beredar Kang mengungkapkan secara terbuka jika ia menyukai salah satu anggota OMEGA X yang masih dalam masa pra-debut. Terlebih, anggota tersebut diduga merupakan maknae atau anggota termuda OMEGA X yanga masih di bawah umur, sehingga membuat banyak orang merasa terganggu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS