Sukses

Organisasi Bulu Tangkis Indonesia Adalah PBSI, Kenali Tugas Pokoknya

Liputan6.com, Jakarta - Organisasi bulu tangkis Indonesia adalah organisasi yang dibentuk sejak tanggal 5 Mei 1951 di Bandung. Nama induk organisasi bulu tangkis Indonesia adalah PBSI. PBSI sebagai nama induk organisasi bulu tangkis Indonesia adalah singkatan dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.

Apa tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia tersebut? Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah memaksimalkan prestasi para atlet bulu tangkis. Tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah melakukan pengembangan, pembinaan, menciptakan kompetisi, dan menjamin atlet Indonesia layak mengikuti kompetisi serta meraih prestasi secara nasional maupun internasional.

Olahraga bulu tangkis ini pertama kali diperkenalkan oleh Inggris pada tahun 1930-an yang berkembang pesat sampai sekarang. Indonesia pun semakin disegani dalam olahraga bulu tangkis di kancah Internasional. Ini menjadi bukti kuat bahwa organisasi bulu tangkis Indonesia adalah telah memerankan tugas pokoknya dengan maksimal.

Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia lengkap dengan sejarahnya, Jumat (22/7/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sejarah Dibentuknya Organisasi Bulu Tangkis Indonesia

Organisasi bulu tangkis Indonesia adalah fondasi penting untuk berjalannya olahraga bulu tangkis di Indonesia. Sejarah mencatat awal mula olahraga bulu tangkis masuk ke Indonesia adalah tahun 1930-an. Pada saat itu, olahraga bulu tangkis sudah diperkenalkan Inggris ke Malaysia dan Singapura sebagai negara jajahannya.

Meski disebut sejarah dibentuknya organisasi bulu tangkis Indonesia adalah pada tahun 1951, tetapi sejarah memiliki cerita lain juga. Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, sejarah dibentuknya organisasi bulu tangkis Indonesia adalah pertama kali berada di Jakarta bernama Bataviase Badminton Bond dan Bataviase Badminton League.

Kedua organisasi bulu tangkis Indonesia adalah berdiri pada tahun 1933, selang tiga tahun setelah Inggris memperkenalkan olahraga bulu tangkis ke Indonesia. Pada saat itu, akhirnya kedua organisasi bulu tangkis Indonesia adalah digabung.

Pada saat itu, organisasi bulu tangkis Indonesia adalah sudah mulai mengadakan berbagai ajang kejuaraan bulu tangkis di Pulau Jawa, kemudian menyebar luas serta menjadi terpusat di Kota Bandung sejak tahun 1934. Perkembangan olahraga bulu tangkis di Indonesia sangat pesat.

Sampai akhirnya, sejarah mencatat didirikannya organisasi bulu tangkis Indonesia adalah secara resmi milik sendiri pada tahun 1951 yang bernama PBSI tersebut. Tokoh yang berperan penting dalam sejarah didirikannya organisasi bulu tangkis Indonesia adalah ketua umum A. Rochdi Partaatmadja, ketua I Soedirman.

Kemudian, ketua II Tri Tjondrokoesoemo, sekretaris I Amir, sekretaris II E. Soemantri, bendahara I Rachim, dan bendahara II Liem Soei Liong. Sejak saat organisasi bulu tangkis Indonesia adalah didirikan oleh tokoh Indonesia, kepengurusan cabang olahraga bulu tangkis semakin tersebar luas sekali.

Kini, sejarah pun mencatat organisasi bulu tangkis Indonesia adalah berhasil memenuhi tugas pokoknya meningkatkan prestasi para atlet bulu tangkis. Indonesia tercatat menjadi negara yang sangat sering menjuarai kompetisi bergengsi di olahraga bulu tangkis. Indonesia pun semakin disegani dalam olagraga bulu tangkis di kancah Internasional.

3 dari 4 halaman

Tugas Pokok Organisasi Bulu Tangkis Indonesia Adalah Memaksimalkan Prestasi Atlet

Organisasi bulu tangkis Indonesia adalah PBSI. PBSI sebagai nama induk organisasi bulu tangkis Indonesia merupakan singkatan dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia. Organisasi bulu tangkis Indonesia dibentuk atau didirikan sejak tanggal 5 Mei 1951 di Bandung.

Apa sebenarnya tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia? Secara harfiah, tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah menjadi naungan atau menaungi setiap anggota olahraga bulu tangkis Indonesia.

Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, tujuan yang kini menjadi tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah mengatur dan mengawasi perkembangan olahraga bulu tangkis khususnya di Indonesia. Tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah memaksimalkan pencapaian prestasi setiap atlet bulu tangkis Indonesia.

Pada tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia yang berhubungan dengan prestasi, PBSI biasanya akan berperan dalam pembuatan program yang dapat meningkatkan prestasi yang dibutuhkan pemain bulu tangkis Indonesia.

Semua tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia tersebut, semata untuk bisa menciptakan bibit pemain yang berkualitas. Tugas pokok organisasi bulu tangkis Indonesia adalah menjadikan atlet bulu tangkis Indonesia layak bertanding atau mengikuti turnamen secara nasional maupun internasional.

4 dari 4 halaman

Nama Organisasi Bulu Tangkis Internasional atau Dunia

Nama organisasi bulutangkis dunia adalah Badminton World Federation atau BWF. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Paralimpik Internasional (IPC) sebagai badan pengelola bulutangkis dunia.

Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF), sebagaimana pada awalnya disebut, didirikan di London, pada 5 Juli 1934 dengan sembilan asosiasi anggota pendiri. BWF adalah federasi dari 197 anggota. Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, BWF didirikan pada tahun 1934 sebagai Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF). Hal ini diperlukan dengan perlunya konsistensi dalam aturan dan regulasi yang mengatur bulu tangkis.

Awalnya, sebagian besar benua memiliki badan pengatur bulu tangkis sendiri yang mengembangkan aturan dan regulasi mereka sendiri. Pada saat itu, itu dianggap lebih sebagai kegiatan rekreasi untuk orang kaya daripada sebagai olahraga. Namun, ketika permainan menjadi lebih populer, federasi nasional mulai muncul dan Asosiasi Bulu Tangkis (badan nasional Inggris) membuat proposal kepada asosiasi lain bahwa badan di seluruh dunia harus dibentuk.

Tujuan dibentuk BWF antara lain mengatur, memajukan, mengembangkan, dan mempopulerkan olahraga bulu tangkis ke seluruh dunia. Lalu mengorganisir, menyelenggarakan dan menyajikan acara-acara internasional pada tingkat tertinggi.

BWF memiliki kantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan 198 Asosiasi Anggota di seluruh dunia. Poul-Erik Høyer adalah Presiden BWF, dan Thomas Lund adalah Sekretaris Jenderal BWF.

Visi BWF adalah menjadikan bulu tangkis sebagai olahraga global terkemuka yang dapat diakses oleh semua orang – memberikan setiap anak kesempatan untuk bermain seumur hidup. Misinya adalah untuk memimpin dan menginspirasi semua pemangku kepentingan; untuk memberikan hiburan melalui acara-acara menarik untuk mendorong pengalaman penggemar; dan untuk menciptakan inisiatif pembangunan yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS