Liputan6.com, Jakarta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berjenjang untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayah luar Jawa-Bali kembali diperpanjang selama 2 minggu ke depan mulai dari 9 November-22 November 2021.
"Oleh karena itu, perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali periode 9 November 2021 sampai 22 November 2021 diperpanjang 2 minggu," kata Airlangga dalam konferensi pers PPKM, Senin (8/11/2021).
Sehubungan dengan itu, sejumlah wilayah di luar Jawa-Bali mengalami perubahan level PPKM. Hal tersebut dilihat dari kriteria penetapan level PPKM berupa capaian vaksinasi, baik untuk dewasa maupun lansia.
Advertisement
Berikut ini daftar provinsi di luar Jawa-Bali yang telah mencapai vaksinasi di atas normal beserta kriteria penetapan level PPKM yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (8/11/2021).
Daftar Provinsi yang Capai Vaksin di Atas Nasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626350/original/096719600_1636368131-IMG_20210531_162318.jpg)
Dari segi vaksinasi baru 6 provinsi yang di atas nasional atau di atas 50 persen, berikut ini daftarnya yaitu:
1. Kepulauan Riau
2. Bangka Belitung
3. Kalimantan Utara
4. Kalimantan Timur
5. NTB
6. Sulawesi Utara
Sementara yang sudah 2 dosis di luar Jawa-Bali yang capaiannya di atas nasional atau di atas 50 persen, diantaranya:
1. Kepulauan Riau ‘
2. Kepulauan Bangka Belitung
3. Kalimantan Timur
4. Jambi
5. Kalimantan Tengah
6. Sulawesi Utara
Advertisement
Jumlah Wilayah di Luar Jawa-Bali yang Menerapkan PPKM Level 1-3
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225850/original/045860600_1599017739-capturing-the-human-heart-TrhLCn1abMU-unsplash.jpg)
Menteri Koordinator Perekonomian atau Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dari 27 provinsi di luar Jawa-Bali sudah tidak ada yang berada di level 4 dan 3. Melainkan 22 Provinsi di level 2 dan 5 provinsi di level 1 pada masa PPKM kali ini.
“Dari 27 provinsi luar Jawa-Bali tidak ada yang di level 4 kemudian tidak ada di level 3, kita bicara provinsi dan 22 provinsi di level 2 dan 5 provinsi di level 1,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers PPKM Level, Senin (8/11/2021).
Sama halnya dengan provinsi, untuk Kabupaten/Kota di luar Jawa-Bali juga tidak ada yang di level 4. Namun beralih ke level 3, 2 dan 1, misalnya untuk level 1 terdapat 151 Kabupaten/Kota dan level 2 terdapat 231 Kabupaten/Kota, dan 4 Kabupaten/Kota masih di level 3.
Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM luar Jawa-Bali yang berlaku mulai 9 November sampai dengan 22 November atau diperpanjang 2 minggu dengan kriteria level assessment ditambahkan dengan capaian vaksin.
“Untuk capaian yang di bawah 50 persen dinaikkan 1 level PPKM, sehingga dengan demikian ada 156 Kabupaten/Kota asesmennya level 2 karena vaksinasinya di bawah 50 persen. Sehingga dinaikkan menjadi level 3, sehingga total level 3 ada 160 Kabupaten/Kota. Kemudian di level 2 itu totalnya ada 175 Kabupaten/Kota dan di level 1 ada 51 Kabupaten/Kota,” jelas Menko Airlangga.
Ketentuan Penetapan Level PPKM dari Level 3 Menjadi Level 2
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626309/original/012966700_1636366608-IMG_20210525_152858.jpg)
Menurut Inmendagri Nomor 57 Tahun 2021 mengenai kriteria penetapan level wilayah PPKM berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Hal ini juga ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun dari target vaksinasi. Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 3 menjadi level 2 harus memenuhi syarat sebagai berikut ini:
- Capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 50%, dan
- Capaian vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 40%.
Jadi, untuk bisa mengubah PPKM Level 3 menjadi Level 2 di Kabupaten/Kota, harus memenuhi syarat capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 50% dan pada lansia di atas usia 60 tahun minimal sebesar 40%.
Advertisement
Ketentuan Penetapan Level PPKM dari Level 2 Menjadi Level 1
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3573660/original/020531800_1631774267-pexels-gustavo-fring-3985170__4_.jpg)
Masih berpedoman dengan Inmendagri Nomor 57 Tahun 2021 mengenai kriteria penetapan level wilayah PPKM berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. Penurunan level Kabupaten/Kota dari level 2 menjadi level 1 harus memenuhi syarat sebagai berikut ini:
- Capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 70%, dan
- Capaian vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 60%.
Jadi, untuk bisa mengubah PPKM Level 2 menjadi Level 1 syaratnya adalah memiliki capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 70% dan vaksinasi dosis 1 pada lansia mencapai minimal sebesar 60%. Jadi, segera ajak orang tua untuk vaksinasi COVID-19. Supaya dengan vaksin tersebut dapat melindungi kita dan orang-orang di sekitar kita dari dampak yang parah bahkan risiko kematian.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3606182/original/029991800_1634561563-FOTO.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3522735/original/063475500_1627380165-017895100_1626845799-20210721-Suasana_Pos_Penyekatan_Saat_PKKM_Level_4_di_Jalan_Raya_Bogor-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)