Liputan6.com, Jakarta Di era teknologi yang makin maju dan berkembang, untuk mencari pasangan kini tak perlu lagi mak comblang. Namun Tinggal unduh aplikasi kencan untuk mencari kecocokan dari para jomblo untuk saling berkenalan lebih dekat.
Namun ada yang unik, melansir dari Odditycentral ada seorang pria yang mencari pasangan di tengah pandemi Corona Covid-19 dengan menyebarkan selebaran. Selebaran ini pun memuat informasi berupa foto dan beberapa ketentuan. Selebaran ini pun dapat ditemukan di jalur lari yang ada di Central Park, Amerika.
Advertisement
mengutip dari The New York Post, pria bernama Brad ini menuliskan bahwa ia mencari pasangan yang sehat, bugar dan bersih. Memang dalam pandemi Corona Covid-19 tentu mencari pasangan tidaklah mudah. Selain mencari yang cocok, namun harus sehat, bugar dan bersih. Apalagi nanti saat bertemu ternyata terpapar virus malah akan menjadi sebuah bencana.
Meskipun Brad, menggunakan cara yang unik dengan selebaran ternyata ia pun mendapat banyak tanggapan. Banyak wanita yang telah menghubunginya karena melihat selebaran tersebut.
Berikut ulasan pria pasang selebaran cari jodoh yang Liputan6.com lansir dari Odditycentral, Senin (20/4/2020).
Pria bernama Brad menyebar selebaran untuk mencari jodoh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3106930/original/091777300_1587367909-steadyman4u2.jpg)
Mengutip dari The New York Post, pria yang dikenal dengan nama Brad, mencari seorang pasangan di tengah pandemi Corona Covid-19. Saat ini ia pun berusia 30 tahun dan bingung bagaimana cara untuk bertemu dengan orang baru saat di tengah pandemi.
Maka dari itu, ia pun memiliki ide untuk menyebar selebaran untuk mencari jodoh. Ia pun mencari jodoh dalam hubungan yang serius dan dalam jangka panjang.
Advertisement
Selebaran bukan cara aneh, namun sebuah cara yang tepat dan sesuai target
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1287807/original/069468200_1468467224-06-BERBAGI_10.jpg)
Di tengah era teknologi yang berkembang pesat. Tentu mencari jodoh pun bisa melalui media sosial hingga aplikasi kencan. Namun Brad memilih menggunakan selebaran karena ini merupakan cara yang tepat sasaran.
Ia pun menyebar selebaran tersebut di jalur lari Central Park. Karena ia memang mencari pasanagan yang sehat, bugar dan bersih. Apalagi saat sekarang ini merupakan masa pancemi.
Mendapat banyak tanggapan dari wanita yang melihat selebarannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1164297/original/060832100_1457410789-header_www.mercatornet_com.jpg)
Ternyata cara unik Brad dalam mencari jodoh ini cukup berhasil. Ia pun mendapat banyak sekali tanggapan yang masuk ke dalam e-mail yang ia sematkan dalam selebaran tersebut. Ia pun tak sabar dalam menantikan saatnya untuk berkencan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1403077/original/024689000_1478861456-jodoh__6_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)