[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Networking, Kesejawatan, dan Silaturahmi

Halal Bihalal PDPI 2026, Prof Tjandra tekankan networking, kesejawatan, dan pengembangan ilmu demi kesehatan paru bangsa Indonesia.

Diterbitkan 13 April 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pada 12 April 2026 ini, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyelenggarakan acara Halal Bihalal. Sebagai Ketua Majelis Kehormatan PDPI, saya sampaikan lima hal.

Pertama, mengapresiasi dan menghargai kinerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia di tingkat pusat dan seluruh daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Papua.

Kedua, para dokter harus selalu bekerja sesuai pengembangan ilmu, setidaknya dalam tiga area. Yang paling baik tentunya adalah kalau kita punya peran besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran di dunia. Kedua, kalau kita tidak menjadi pionir pengembangan ilmu, maka kita harus terus “up to date” dengan perkembangan yang ada, dan ketiga, yang jelas kita harus menerapkan perkembangan mutakhir ilmu kedokteran di negara kita sesuai keadaan lapangan.

Ketiga, saya tekankan pentingnya kita semua membangun jaringan. Dari pengalaman hidup, kita tahu bahwa hubungan antar manusia (HAM) merupakan salah satu kunci utama keberhasilan di berbagai bidang.

Keempat, saya sampaikan kembali bahwa Perhimpunan Dokter Paru Indonesia merupakan ajang kesejawatan antar para dokter. Poin ketiga dan keempat ini sejalan dengan ceramah selanjutnya, tentang etika dan juga tausiah yang mengaitkan dengan silaturahmi.

Kelima, saya sampaikan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dapat terus meningkatkan kinerjanya guna kesehatan paru dan pernapasan bangsa Indonesia.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)