Liputan6.com, Jakarta - Kasus cedera padel elbow meningkat seiring populernya olahraga padel yang banyak digemari kalangan termasuk para artis.
Padel elbow adalah lateral epicondylitis atau peradangan pada tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah ke bagian luar siku. Tendon ini berfungsi membantu mengangkat pergelangan tangan ke atas dan melakukan gerakan memukul.
Meskipun secara klinis sama dengan cedera tennis elbow, padel elbow memiliki pemicu yang berbeda. Raket padel tidak menggunakan senar, memiliki permukaan padat yang terbuat dari bahan seperti karbon atau fiberglass dengan lubang-lubang kecil. Karena tidak ada senar untuk menyerap benturan, getaran saat bola menghantam raket akan langsung tersalurkan ke pergelangan tangan hingga siku. Getaran yang lebih keras inilah yang membuat beban pada tendon menjadi lebih berat.
Advertisement
Menurut dokter konsultan ortopedi cedera olahraga, Aldo Fransiskus Marsetio, ada beberapa faktor yang menyebabkan pemain padel—baik pemula maupun yang sudah mahir—mengalami cedera ini, di antaranya:
Getaran Raket
Struktur raket padel yang solid membuat lengan bawah menyerap seluruh energi kinetik dari bola.
Teknik Backhand yang Kurang Sempurna
Kesalahan paling umum adalah memukul bola backhand dengan hanya mengandalkan kekuatan pergelangan tangan, bukan putaran bahu dan tenaga kaki. Hal ini memberikan tekanan ekstrem pada area lateral siku.
Frekuensi Bermain yang Terlalu Sering
Karena padel sangat menyenangkan, banyak pemain pemula yang langsung bermain setiap hari tanpa memberikan waktu otot untuk beristirahat dan pulih.
Pemilihan Raket yang Salah
Raket yang terlalu berat atau grip yang kurang ergonomis bisa memicu padel elbow.
Gejala Padel Elbow
Padel elbow tidak terjadi secara mendadak melainkan berkembang secara bertahap. Gejala awal sering kali diabaikan hingga menjadi kronis, seperti:
- Rasa nyeri atau perih di tonjolan tulang pada bagian luar siku.
- Nyeri yang menjalar dari siku hingga ke lengan bawah dan pergelangan tangan.
- Kelemahan saat menggenggam sesuatu, seperti memegang raket, bersalaman, atau memutar gagang pintu.
- Rasa kaku pada siku, terutama di pagi hari saat baru bangun tidur.
Advertisement
Penanganan Padel Elbow
Aldo menyarankan, jika mulai merasakan gejala di atas, segera lakukan langkah-langkah berikut sebelum kondisi tendon semakin parah:
- Istirahat total: Berhenti main padel selama 1–2 minggu.
- Terapi Es: Kompres area siku yang nyeri dengan es selama 15 menit, beberapa kali sehari, untuk mengurangi peradangan.
- Fisioterapi dan peregangan: lakukan latihan peregangan sebelum main. Fokuslah pada gerakan yang memperkuat otot di sekitar siku agar mampu menahan beban getaran raket dengan lebih baik.
- Evaluasi alat olahraga: Coba tambah overgrip agar ukuran pegangan lebih pas di tangan, atau beralih ke raket dengan material yang lebih empuk (soft EVA foam) yang lebih baik dalam meredam getaran.
- Pemberian obat-obatan: Dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi atau menyarankan penggunaan brace (penyangga siku) untuk memberikan waktu bagi tendon untuk pulih.
“Cedera olahraga yang tidak ditangani dengan tepat dapat berkembang menjadi nyeri kronis yang mengganggu aktivitas harian. Segera periksa ke dokter jika mengalami keluhan,” kata dokter yang bertugas di Gatam Institute Eka Hospital MT Haryono dalam keterangan tertulis dikutip pada Minggu (12/4/2026).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553511/original/087798700_1775980540-padel.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297065/original/007044100_1784070064-Spain_goalkeeper_Unai_Simon_and_defender_Pau_Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297060/original/000844200_1784067788-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297031/original/089698500_1784066707-Spain_s_Borja_Iglesias__26__celebrates_with_Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297028/original/097743500_1784066595-000_C27T8XW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297022/original/065688300_1784063871-063_2286108373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4478040/original/079817700_1687486022-towfiqu-barbhuiya-J6g_szOtMF4-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: TB di Pasar Senen](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/FgXf54isIromgf5DnyGpyRZ_JJc=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553653/original/029040200_1776004696-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_08.28.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553146/original/001461500_1775901327-gigit_mainan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553082/original/088287400_1775890615-work_from_home.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536230/original/007015100_1774268428-young-woman-doing-fitness-outdoor.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tujuh Prinsip Dasar UHC](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/e59bD6pRoNx5QLYmKnapuKoe2DU=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553062/original/034870400_1775888308-WhatsApp_Image_2026-04-11_at_13.10.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549128/original/079467500_1775568952-IMG-20260407-WA0127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552981/original/088886100_1775881064-ginjal__4_.jpeg)