Rekomendasi Makanan Biar Tetap Fit di Perjalanan Kembali ke Kota Asal

Bagi Anda yang tengah menyiapkan perjalanan dari kampung halaman ke kota asal, berikut rekomendasi makanan agar tetap fit.

Diterbitkan 25 Maret 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arus balik Lebaran 2026 menjadi momen yang tak kalah melelahkan dibandingkan saat mudik. Perjalanan panjang, kemacetan, hingga waktu istirahat yang terbatas membuat kondisi tubuh rentan menurun jika tidak diimbangi dengan asupan yang tepat.

Tak sedikit pemudik mengandalkan makanan praktis selama perjalanan, padahal pilihan makanan yang kurang tepat justru bisa membuat tubuh cepat lelah dan kehilangan stamina. Padahal, menjaga energi tetap stabil sangat penting, terutama bagi mereka yang harus berkendara dalam waktu lama apalagi bagi yang menyetir. 

Pemilihan makanan yang tepat selama arus balik menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah tumbang saat kembali ke kota asal.

Berikut rekomendasi makanan untuk meningkatkan stamina saat perjalanan panjang seperti disampaikan ahli gizi masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani:

  • Sumber karbohidrat kompleks seperti serealia utuh (beras merah, beras hitam, gandum, oat, jagung), sayuran berpati (kentang, ubi), serta kacang-kacangan.
  • Sumber protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, putih telur, dan ikan.
  • Sumber lemak baik seperti ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta alpukat.
  • Buah dan sayuran yang kaya serat, vitamin, mineral, serta tinggi kandungan air.

Hindari Makanan Tinggi Gula

Karina mengingatkan bagi yang nyetir untuk menghindari atau membatasi asupan tinggi gula. Makanan seperti roti putih, keripik, gorengan bisa menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat.

“Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk," saran Karina mengutip laman IPB University.

 

Jangan Lupa Minum Air Putih

Selain makanan, kecukupan cairan juga tidak boleh diabaikan. Pastikan minum cukup air selama di perjalanan.

“Pengemudi harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, tetap dianjurkan minum minimal delapan gelas atau sekitar 1,5–2 liter air per hari,” tutur Karina.

Lalu, bagi pengemudi yang ingin minum kopi, boleh-boleh saja. Kopi bisa membantu mengurangi kantuk tapi efeknya hanya sementara.

“Kafein memang bisa membuat kita lebih terjaga, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi,” jelasnya.