Meningitis di Kent Renggut 2 Nyawa, Inggris Sediakan 5.000 Vaksin untuk Mahasiswa

Dua pemuda meninggal akibat meningitis di Kent, Inggris berikan 2.500 antibiotik dan 5.000 vaksin.

Diterbitkan 19 Maret 2026, 10:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kasus meningitis di Kent, Inggris menyebabkan dua kematian dan 18 orang lainnya terkonfirmasi positif dan suspek. Kasus seperti ini diklaim belum pernah terjadi sebelumnya.  

Sebagai tindakan pencegahan, lebih dari 2.500 dosis antibiotik telah diberikan kepada mereka yang mungkin telah terpapar, dan 5.000 mahasiswa di Universitas Kent ditawari vaksin Meningitis B.

Menteri Kesehatan Inggris, Wes Streeting mengatakan kepada BBC bahwa pejabat kesehatan sedang "secara proaktif menangani" situasi ini, dan mengatakan risiko umum bagi populasi luas cukup rendah.

Meningitis adalah infeksi pada selaput pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tetapi paling umum terjadi pada bayi, anak kecil, remaja, dan dewasa muda. Penyakit ini bisa sangat serius jika tidak segera diobati.

Penyebab infeksi - baik bakteri atau virus tertentu - dapat ditentukan melalui tes. Meningitis bakteri lebih jarang terjadi tetapi dampaknya lebih serius daripada meningitis virus. Meningitis bakteri dapat menyebabkan keracunan darah atau sepsis, dan dapat menyerang otak.

Infeksi akut dan parah ini dikenal sebagai meningitis invasif. Artinya, infeksi telah menyerang aliran darah atau lapisan otak.

Meningitis B, atau MenB, adalah strain penyebab sebagian besar kasus penyakit meningokokus di Inggris, termasuk kematian terbaru di Kent.

Pada 2024-2025 terdapat 378 kasus penyakit meningokokus invasif, menurut data resmi. Meskipun wabah meningitis saat ini telah dinyatakan sebagai insiden nasional, bukan berarti infeksi tersebut menyebar di luar Kent. Reaksi seperti ini merupakan keputusan operasional yang memungkinkan otoritas kesehatan untuk mendatangkan staf dan antibiotik dari seluruh negeri.

Vaksin untuk Mencegah Meningitis

Saat ini terdapat dua vaksin melindungi terhadap penyebab utama meningitis dan septikemia. Vaksin MenACWY menawarkan perlindungan terhadap empat jenis bakteri yang dapat menyebabkan meningitis - kelompok meningokokus A, C, W, dan Y. Vaksin ini dapat diterima remaja berusia 14 tahun. Di Inggris, vaksin ini bisa diperoleh secara gratis hingga ulang tahun ke-25 mereka.

Vaksin MenB membantu melindungi terhadap bakteri meningokokus kelompok B dan direkomendasikan untuk bayi berusia delapan minggu, diikuti dengan dosis kedua pada usia 12 minggu dan dosis penguat pada usia satu tahun.

Vaksin-vaksin tersebut tidak mengandung bakteri hidup dan tidak dapat menyebabkan meningitis.

Meningitis terkadang dapat terjadi sebagai komplikasi dari beberapa infeksi lain, yang berarti beberapa vaksinasi lain juga dapat membantu melindungi masyarakat.

Vaksin Lain yang Berkontribusi Lindungi Anak dari Meningitis

Vaksin six-in-one yang diberikan kepada anak-anak kecil juga dapat berkontribusi dalam mencegah meningitis. Vaksin six-in-one dikenal sebagai vaksin DTaP/IPV/Hib/Hep B yang menawarkan perlindungan terhadap difteri, tetanus, batuk rejan, hepatitis B, polio, dan Haemophilus influenzae tipe b (Hib).

Vaksin pneumokokus menawarkan perlindungan kepada bayi terhadap infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus, termasuk meningitis.

Vaksin MMRV - yang menggantikan vaksin MMR pada Januari 2026 - menawarkan perlindungan kepada bayi terhadap campak, gondongan, rubella, dan cacar air.

Vaksin MMR gratis bagi siapa pun yang melewatkan vaksinasi saat masih kecil, tanpa memandang usia.

Umumnya, dibutuhkan beberapa minggu untuk mendapatkan perlindungan maksimal dari vaksin dan beberapa vaksin memerlukan dosis penguat (booster).