Pertolongan Pertama GERD Jika Kambuh Saat Mudik Lebaran

Langkah pertolongan pertama jika gejala GERD kambuh saat mudik Lebaran.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) bisa kambuh saat mudik Lebaran. Jika ini terjadi, dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi, Hasan Maulahela, menyarankan tiga langkah pertolongan pertama, yakni:

Longgarkan Pakaian

Jika menggunakan ikat pinggang atau pakaian yang ketat, segera longgarkan. Tekanan pada perut dapat memperburuk aliran balik asam lambung.

Atur Posisi Duduk

Tegakkan posisi duduk, jangan membungkuk atau meringkuk. Jika memungkinkan, sandarkan punggung dengan posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut untuk memanfaatkan gaya gravitasi agar asam lambung tidak terus naik.

Lakukan Pernapasan Dalam

Tarik napas melalui hidung dan buang perlahan melalui mulut. Hal ini membantu merelaksasi otot saluran cerna dan mengurangi rasa panik yang dapat memperburuk produksi asam lambung.

Mudik Lebaran bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pasien GERD. Terlebih, jika perjalanan mudik dilakukan saat masih menjalankan ibadah puasa.

“Perubahan jam makan, kelelahan fisik, hingga stres selama di perjalanan sering kali memicu naiknya asam lambung. Karenanya, penting untuk mengetahui penanganan yang tepat jika kondisi GERD kambuh di perjalanan,” kata dokter yang bertugas di RS Pondok Indah – Pondok Indah dalam keterangan pers dikutip pada Selasa (17/3/2026).

Jika Kondisi Tak Mereda

Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri.

Segerakan berbuka dengan air hangat (bukan air dingin atau air dengan es batu) dan konsumsi obat jika perlu. Hindari mengonsumsi makanan maupun minuman yang dapat memperburuk kondisi.

“Namun, jika gejala GERD yang Anda alami tak berangsur pulih, segera kunjungi unit Emergency rumah sakit terdekat untuk penanganan yang tepat. Penting untuk mengetahui alamat-alamat rumah sakit di jalur mudik yang Anda lewati,” saran Hasan.

Faktor Pemicu GERD Kambuh Saat Mudik

GERD atau penyakit refluks asam lambung adalah gangguan pencernaan di mana cairan asam lambung naik dari lambung ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan bagian dalam saluran pencernaan yang dilewati asam lambung. Umumnya saat terjadi kekambuhan, pengidap GERD mengalami rasa asam atau pahit di mulut (regurgitasi asam) dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati (heartburn). Selain itu, pasien juga kerap merasakan mual dan muntah, begah, nyeri dada, bahkan gangguan pernapasan.

Saat dalam perjalanan, kondisi GERD dapat dipicu oleh berbagai faktor, antara lain:

  1. Terburu-buru makan dan minum saat sahur atau ketika berbuka di perjalanan
  2. Mengonsumsi makanan pedas, berlemak, atau minuman berkafein berlebihan
  3. Posisi duduk terlalu lama yang menyebabkan tekanan pada area perut, sehingga mendorong asam lambung naik
  4. Stres dan kelelahan dalam perjalanan.
  • liputan6
    Mudik menurut KBBI adalah pulang ke kampung halaman.
    Mudik
  • liputan6
    Lebaran adalah nama lain dari Hari Raya umat Islam.
    Lebaran
  • liputan6
    Menurut ahli bahasa Sansekerta, upawasa bermakna ritual untuk “masuk” ke Yang Ilahi.
    puasa
  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • GERD
  • gerd saat mudik