Liputan6.com, Bandung - Pengungsi longsor Cisarua ada 203 orang perempuan dan 78 anak di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar, Siska Gerfianti, dukungan Psychological First Aid (PFA) atau dukungan psikologis awal terus dilakukan karena masih merasakan kebingungan atas hilangnya kerabat, tempat tinggal, harta benda dan mata pencaharian.
"Sebagian besar warga terdampak longsor mengalami respons stres yang bersifat normal, bukan gangguan atau trauma," ujar Siska dalam keterangannya ditulis Bandung, Jumat (30/1/2026).
Advertisement
Siska mengatakan untuk memulihkan kembali rasa percaya diri mereka, DP3AKB memberikan dukungan psikologis awal berupa pendampingan psikososial pada warga terdampak.
Pendampingan dilakukan dengan cara hadir secara empatik, mendengarkan secara aktif, mengamati kondisi, memastikan rasa aman, serta menghubungkan penyintas dengan sumber bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya bagi ibu dan anak.
"Kami harap, dengan kegiatan pendampingan ini warga terdampak akan lebih kuat menghadapi bencana dan kembali seperti biasa, meski harta benda yang mereka miliki hancur diterjang longsor," kata Siska.
Pendampingan untuk Perkuat Daya Pulih
Pendampingan juga diharapkan mampu membantu mengurangi tekanan psikologis, memperkuat daya pulih, serta memulihkan fungsi sosial penyintas. Para pendamping ini terdiri dari beberapa tim, mulai dari konselor hingga tenaga ahli psikologi.
Dalam melaksanakan kegiatan itu, DP3AKB Provinsi Jabar berkolaborasi dengan konselor PUSPAGA Balarea Provinsi Jabar, Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Jabar, Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) dan teladan KB di wilayah KBB.
"Kolaborasi (juga) dijalin dengan TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Dinas P2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Dinas P3A Kota Bandung serta Kepala UPT P2KBP3A Kecamatan Cisarua," ungkap Siska.
Advertisement
Trauma Healing
Sebelumnya, pada Selasa (27/1/2026) lalu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syahnaz Sadiqah, telah datang langsung bertemu penyintas bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Syahnaz yang menyerahkan bantuan kepada warga terdampak, juga memberikan perhatian khusus melalui kegiatan trauma healing, khususnya bagi anak-anak. Selain itu, ia turut meninjau lokasi dapur umum yang menjadi pusat penyediaan kebutuhan logistik bagi para pengungsi.
"Kegiatan trauma healing sangat penting untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga pasca bencana, terutama anak-anak agar tidak mengalami trauma berkepanjangan. Kami di sini bersama-sama dengan tim dari provinsi mengadakan trauma healing untuk anak-anak supaya mereka tidak menjadi trauma ke depannya," ujar Syahnaz dicuplik dari laman resmi Pemerintah KBB.
Syahnaz menyebut trauma healing dilakukan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan langsung anak-anak, seperti bermain, membaca dongeng, dan menggambar.
Kegiatan tersebut bertujuan agar anak-anak kembali ceria dan fokus pada aktivitas yang sesuai dengan dunia mereka.
"Di sini saya mengajak anak-anak korban bencana salah satunya bermain, membaca dongeng, dan menggambar. Supaya fokus mereka kembali ke aktivitas anak-anak," jelas Syahnaz .
Selain anak-anak, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia.
Syahnaz menegaskan pentingnya pemenuhan asupan gizi yang optimal bagi mereka selama berada di pengungsian.
"Kami juga membagikan makanan untuk anak-anak dan menitipkan perhatian khusus kepada para ibu menyusui, ibu hamil, lansia, dan anak-anak," kata Syahnaz.
Syahnaz turut menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban terdampak bencana tanah longsor.
"Mudah-mudahan semuanya segera pulih, para korban yang belum ditemukan agar segera ditemukan, dan semoga tidak ada bencana susulan lagi," ungkap Syahnaz.
Syahnaz menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari tim SAR, relawan, aparat pemerintah, hingga masyarakat yang telah bahu-membahu membantu para korban.
"Dan tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua tim yang telah bekerja keras dalam penanganan bencana ini," sebut Syahnaz.
Pemerintah KBB terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk dalam upaya penanganan bencana dan pemulihan pasca bencana, baik secara fisik maupun psikologis, demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.
Operasi Pencarian Hari Ketujuh
Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1/2026).
Tim SAR Gabungan kembali dikerahkan untuk melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban yang masih diduga tertimbun material longsoran.
Direktur Operasi BASARNAS, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N., menyampaikan bahwa seluruh personel telah dikonsolidasikan sejak pagi hari guna memastikan kesiapan pelaksanaan operasi di seluruh sektor pencarian.
Memasuki hari ketujuh, pelaksanaan operasi SAR diharapkan dapat berjalan lebih optimal seiring dengan kondisi cuaca yang relatif lebih kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya, yang kerap mengalami kendala akibat hujan.
“Kemarin pekerjaan di lapangan cukup terhambat oleh faktor cuaca. Mudah-mudahan hari ini kondisi lebih mendukung sehingga proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Bramantyo.
Untuk mendukung percepatan pencarian, Basarnas menambah dukungan sarana berupa dua unit alat berat jenis excavator PC 200. Alat berat tersebut akan difokuskan untuk membuka dan menggeser material longsoran di area strategis, khususnya di perbatasan sektor A2 dan A3.
Meski terdapat penambahan alat berat, jumlah dan pembagian personel tetap sama seperti hari-hari sebelumnya. Pembagian sektor pencarian dipertahankan guna menjaga efektivitas dan kelancaran operasi di lapangan.
Menutup keterangannya, Bramantyo mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan agar proses pencarian korban dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil terbaik.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315988/original/057519300_1785907171-Screenshot_2026-08-05_115928.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489316/original/038489100_1769840719-Ketua_TP-PKK_KBB.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5505565/original/049929300_1771390490-102-tewas-20-masih-hilang-doa-menggema-di-kaki-gunung-burangrang-rev-94a1c8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486823/original/054238500_1769610346-8.jpg)