Sukses

[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Sungai Yarra, Bernyanyi, dan Riwayat Leptospirosis

Pengalaman sungai Yarra menunjukkan betapa penting menjaga kesehatan sungai

Liputan6.com, Jakarta - Dalam perjalanan untuk mengikuti Konperensi Ketahanan Kesehatan Global di Sydney, saya menyempatkan diri mampir ke kota Melbourne. Tentu salah satu yang saya kunjungi adalah sungai Yarra (Yarra river) yang amat terkenal di Melbourne.

Sungai ikonik ini sebenarnya panjangnya 242 km, bermula gunung Baw Baw di arah timur laut Melbourne sampai ke muaranya di daerah Port Phillip Bay. Di pusat kota Melbourne, di pinggir sungai Yarra ada stasiun kereta api Flinders dengan bangunan berarsitektur indah, stasiun kereta api tertua di Australia yang didirikan sejak 1910.

Kota Melbourne memang cukup terkenal dengan sejarah panjangnya. Hotel saya kali ini di Bourke street, dan waktu jalan-jalan dekat hotel saya melihat prasasti gedung yang dijadikan pelayanan pos pertama di bumi selatan khatulistiwa, di tahun 1842, yaitu di Melbourne ini di dekat persimpangan Jalan Elizabeth dan Jalan Bourke.

Di sepanjang sungai Yarra juga ada wisata naik kapal, di tepinya banyak restoran, orang jalan-jalan dan jogging, bersepeda, dan lain-lain.

Pada awal Juni 2024, saat saya berkunjung ini sedang ada acara 'the River sings' di sungai Yarra, cukup banyak peminatnya.

Mungkin baik juga kalau ada acara serupa dinegara kita ya, misalnya 'Ciliwung bernyanyi' atau 'Lagu dari Bengawan Solo' dengan acara langsung di pinggir sungainya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Sisi Kesehatan dari Sungai Yara

Dari sudut kesehatan, ada hal yang pernah dapat perhatian di sungai Yarra. Di awal tahun 2005, ada laporan dua orang olahragawan kayak di sungai ini terkena penyakit Leptospirosis, suatu penyakit yang di negara kita terkadang ditemui di waktu banjir karena tertular dari kencing tikus.

Di tahun 2004, juga pernah dilaporkan kematian sekitar 100 ikan belut di daerah Clifton Hill sungai Yarra. Juga di sekitar tahun 2004 itu pernah dilaporkan kadar E coli di sungai Yarra jauh di atas kadar baku mutunya.

Ke-semua masalah itu tentu kemudian sudah diatasi dengan amat baik oleh pemerintah kota Melbourne.

Pengalaman sungai Yarra ini kembali menunjukkan bahwa memang kehidupan di sungai --- di mana pun di dunia dan juga di negara kita --- tentu juga amat berhubungan dengan kesehatan manusia.

Karena itu, marilah kita jaga kesehatan (dan keindahan) sungai-sungai di negara kita, agar jadi sehat, bermanfaat dan indah, dan banyak dipakai sebagai latar belakang 'turis berfoto' juga.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.