Sukses

Cerita Nanda, Didiagnosis Punya Penyakit Leukemia Akibat Sering Cat Rambut

Liputan6.com, Jakarta - Hingga kini, penyebab dibalik Leukemia belum dapat diketahui secara pasti. Namun, pada kisah Nanda, wanita berusia 23 yang didiagnosis memiliki penyakit Leukemia, penyebabnya adalah kebiasaan mewarnai atau cat rambut.

Kisahnya berjuang menghadapi penyakit Leukemia dibagikan melalui media sosial Instagram dan TikTok. Melalui sebuah video, Nanda mengawali ceritanya didiagnosis penyakit Leukemia di usia 23 tahun.

"Gak pernah sakit-sakitan selama 23 tahun. Sekalinya sakit didiagnosa Leukemia karena sering ganti-ganti warna rambut," tulis Nanda mengutip video yang diunggah melalui akun TikTok @yayaeuyyyy, Selasa (27/9/2022).

Saat dihubungi Health Liputan6.com, Nanda mengungkapkan bahwa saat ini ia akan segera menjalani kemoterapi pertamanya. Ia pun mengizinkan ceritanya melawan penyakit Leukemia dibagikan sebagai pelajaran.

Video Nanda menceritakan kisahnya tentang penyakit Leukemia kemudian terhapus oleh TikTok tanpa keterangan jelas. Akhirnya, ia menceritakan secara detail kisahnya melalui unggahan baru di Instagram pada akun @nandasoraya11.

"Aku mau minta maaf kalau postingan aku akhir2 ini bikin banyak org shock, tapi aku harus sampaikan karna aku ngga pingin salah satu dari kalian ngerasain sakit kayak aku," ujar Nanda.

"Banyak banget yg nanya sama aku 'sejak kapan terdeteksinya?' jawabannya adalah baru 1 minggu ini! Jadi sebelumnya aku sakit demam biasa selama 5 hari, badan lemes, lebam2 di tubuh, aku berobat sendiri ke klinik biasa deket apartku di jakarta, dan dr bilang katanya lebam2 itu efek dari demam tinggi jd ada pembuluh darah yang pecah," tambahnya.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Leukosit Melejit hingga 110 Ribu

Kecurigaan Nanda bertambah saat melihat lebam-lebam yang dialaminya semakin banyak. Bahkan, Nanda mengungkapkan bahwa lebam yang ada di tubuhnya seperti orang yang habis kecelakaan.

Nanda mengungkapkan saat memeriksakan kondisi dan melakukan tes darah, hasil leukosit menunjukkan angka yang begitu tinggi. Dirinya pun dirujuk untuk opname dan pergi ke dokter spesialis penyakit dalam.

"Setelah cek darah hasilnya leukosit aku tinggi banget 90.000 tapi belum diksh tau aku kenapa2nya, cuma diksh rujukan kalo aku harus segera di opname dan ke dr specialist penyakit dalam," kata Nanda.

Mengutip laman Kementerian Kesehatan RI, jumlah leukosit normal berbeda-beda berdasarkan kategori usia. Namun, pada orang dewasa usia di atas 15 tahun jumlah leukosit normal adalah 3.500-10.500.

"Di hari yg sama aku langsung pulang kerumahku di bogor dan aku langsung dibawa ke rs terdekat untuk cepat dapat penanganan karna posisinya aku udh lemes bgt, setelah opname dan ketemu dr penyakit dalam specialist hematologi (darah) dan pengcekan ulang sample darah leukosit aku dihari yang sama makin tinggi sampai 110.000," ujar Nanda. 

3 dari 4 halaman

Penyakit Leukemia Akibat Cat Rambut

Nanda mengungkapkan saat observasi lebih lanjut dilakukan, dokter mengungkapkan bahwa dirinya memiliki penyakit Leukemia akibat kebiasaannya mewarnai rambut. Seperti diketahui, cat rambut memiliki bahan kimia yang cukup keras.

"Setelah di observasi lebih lanjut dr diagnosa aku terkena Leukemia penyebabnya dari bahan kimia cat rambut yg menumpuk di sel2 darah yang menyebabkan kanker," kata Nanda.

"Aku harus kasih tau ini ke kalian semua, bukan bermaksud menakut-nakuti, supaya kalian bisa aware sama hal2 kecil yg contohnya aku aja sama sekali nggak kepikiran aku akan kena penyakit mematikan ini cuma karna hobby aku ganti2 warna cat rambut," tambahnya.

Lebih lanjut Nanda menjelaskan, saat kuliah, dirinya memang sering cat rambut sendiri. Puncaknya pada tahun 2020, Nanda melakukan bleaching rambut full berkali-kali. Mulai dari warna biru, pink, dan kembali ke warna hitam.

"Aku gak ada gejala kanker sama sekali, ini bener2 baru terdeteksi seminggu yg lalu. Bahkan di bulan juli akhir aku baru masuk salah satu bank dan mengharuskan aku MCU dan disini hasilnya bener2 baik dan sehat wal'alfiat darah semuanya normal," kata Nanda.

4 dari 4 halaman

Sakit Dimulai Sejak Bulan Agustus

Dalam unggahan yang sama, Nanda mengungkapkan bahwa pada bulan Agustus, Nanda kembali mewarnai rambut sendiri. Setelahnya, ia baru mulai merasakan sakit yang membawanya pada diagnosa penyakit Leukemia.

"Jadi kesimpulannya, sebenarnya cat rambut itu nggak apa2, tapi kalau terlalu sering juga bahaya karna zat kimia salah satunya karsinogenik/zat yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker. zat kimia itu bisa masuk dalam pori2 rambut dan mengalir ke darah," kata Nanda.

Melalui unggahan berbeda, Nanda juga memberikan perkembangan terkait kondisinya. Nanda mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis dengan Leukemia akut. Hal tersebut lantaran sel kanker dalam tubuhnya sudah berkembang hingga lebih dari 50 persen.

"Hasil dari BMP aku, aku terkena Leukemia jenis acute karna sel kankernya sdh berkembang cepat sampai 58,8%. Dokter bilang, karna sel kanker di tubuhku udh banyak dan dokter gak berani kasih dosis besar untuk kemo," ujar Nanda.

"Aku sama mama sekarang dikasih waktu beberapa hari untuk nentuin pengobatan yg mana yg aku ambil nanti, doain aku ya... semoga apapun yg aku dan mama pilih semuanya akan baik2 aja, dan semoga aku kuat," pungkasnya. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.