Sukses

Penjual Kopi Keliling Ternyata Manfaatkan Air Keran Siap Minum Taman Mundu Surabaya

Liputan6.com, Surabaya Air keran siap minum yang disediakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) rupanya dimanfaatkan para penjual kopi keliling. Warga pun masih banyak yang keliru dan menggunakannya untuk cuci tangan

Manajer Pemasaran dan Pelayanan Kepelangganan PDAM Surabaya, Erwin Prasetyo, menceritakan pengalaman mengamati perilaku warga pada air keran siap minum di Taman Mundu, area taman di Stadion Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

“Pernah saya malam hari itu ngecek air keran siap minum di area Stadion Tambaksari, yakni Taman Mundu. Kalau pagi, siang, dan sore digunakan warga untuk minum saat joging dan olahraga. Nah, malam hari saya ke situ, air kerannya ternyata buat bikin kopi,” tutur Erwin kepada Health Liputan6.com saat ditemui di Kantor PDAM Surabaya beberapa waktu lalu, ditulis Selasa, 2 April 2019.

Cara yang dipakai penjual kopi tersebut adalah, selang dimasukkan ke mulut keran, lantas dialirkan ke galon. Air keran siap minum ditampung di galon, kemudian digunakan membuat kopi. Pada waktu itu, taman dalam keadaan ramai pengunjung karena ada konser musik.

“Orang-orang yang kenal saya kabur. Ya sudah, jadilah saya nungguin galon dan kompor di situ. Pas penjual kopinya datang, dia sempat ketakutan lihat saya. Saya bilang, ‘Enggak apa-apa, Pak, saya hanya datang sebentar saja.’ Dia jawab, ‘Enggak setiap hari saya begini (mengambil air keran siap minum untuk membuat kopi),” ujar Erwin sambil tertawa.

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Jadi tempat cuci tangan

Selain dimanfaatkan penjual kopi keliling, di Taman Mundu juga dikunjungi orang dewasa yang membawa anak kecil. Anak kecil biasanya makan dan minum. Air keran siap minum pun jadi lokasi buat cuci tangan.

“Ada juga yang buat cuci muka. Perilaku orang buat cuci tangan dan muka menggunakan air keran siap minum harusnya enggak boleh. Sudah ada pengumumannya terpampang di dekat air kerannya. Bahwa air keran ini hanya digunakan untuk minum saja,” jelas Erwin.

Sosialisasi penggunaan air keran siap minum perlu dilakukan lebih gencar. Butuh pemahaman masyarakat memanfaatkan air keran siap minum.

“Tinggal minum saja kok. Bawa botol kosong, lalu diisi di air keran siap minum itu juga boleh,” tutupnya.

Ketersediaan air keran siap minum di Kota Surabaya sudah sepenuhnya diperoleh masyarakat di kawasan Ngagel Tirto V. Ketika membuka air keran di rumah masing-masing bisa langsung diminum airnya, tanpa harus dimasak terlebih dahulu.