Sukses

Risiko Penyakit Jantung karena Keturunan Bisa Diputus dengan Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta Selain pola hidup tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol, faktor lain yang membuat seseorang berisiko kena penyakit jantung karena keturunan. Namun, studi dari UK Biobank project menemukan fakta bahwa 'rantai' ini bisa diputus dengan melakukan aktivitas fisik.

Dilansir dari Tech Times, Kamis (12/4/2018), penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Amerika Serikat, dengan angka kematian lebih dari 700.000 orang per tahun. Beberapa jenis penyakit jantung tersebut seperti serangan jantung, stroke, dan gagal jantung.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Circulation mengamati aktivitas lebih dari 500.000 pria dan wanita dari berbagai usia dan ras di Eropa selama enam tahun. Semua peserta tersebut memiliki risiko genetik terkena penyakit jantung, serta faktor lainnya seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan peserta yang melakukan aktivitas fisik menurunkan risiko terkena penyakit jantung sebesar 50 persen. Para peneliti kemudian menyimpulkan aktivitas fisik dan kebugaran dapat menurunkan risiko genetik terkena penyakit jantung.

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, Erik Ingelsson, mengungkapkan aerobik menjadi salah satu bentuk latihan fisik yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung turunan.

 

Saksikan juga video berikut ini :

2 dari 2 halaman

Rekomendasi aktivitas fisik untuk cegah penyakit jantung

Meski aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya penyakit jantung turunan, namun tidak ada yang mengetahui secara pasti waktu ideal untuk melakukan olahraga tersebut. American Heart Association merekomendasikan aktivitas fisik dilakukan selama 40 menit empat kali seminggu dengan intensitas sedang hingga kuat.

Tak hanya aktivitas fisik, tentunya untuk dapat menghindar dari penyakit jantung, Anda pun harus memiliki gaya hidup sehat, dengan tidak merokok dan menentukan pola makan yang baik.