Sukses

8 Tanda Tak Terduga Stres Mulai Serang Fisik Anda (2)

Liputan6.com, Jakarta Stres merupakan satu kondisi mental yang membuat seseorang tidak merasa nyaman. Perasaan tertekan tak hanya dapat menyerang mental, ternyata juga berdampak pada fisik Anda.

Dilansir Reader Digest, Kamis (8/3/2018), sebuah survei dari American Psychological Association mengatakan orang Amerika banyak mengalami stres. Hampir sepertiga dari yang mengalami stres mempengaruhi kondisi fisik. Melanjutkan dari artikel sebelumnya, berikut adalah delapan tanda stres yang berpotensi membuat Anda sakit.

5. Demam secara terus menerus

Stres yang tidak segera diatasi akan menekan sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan membuat Anda menjadi mudah sakit dan sulit untuk melawan virus. Seorang periset dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh, Dr. Levine, mengatakan stres dapat menyebabkan seseorang mengalami demam, karena sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

Hasil riset menunjukkan seseorang yang mengalami stres dua kali lebih berisiko terserang penyakit dibandingkan mereka yang tidak mengalaminya. Oleh sebab itu, untuk mengatasi masalah ini, Anda harus mengatasi stresnya itu sendiri, yakni dengan meditasi, olahraga teratur, dan juga perbanyak tidur.

6. Jerawat yang hilang dan timbul

Ketika berpikir jerawat hanya dialami oleh remaja, mungkin Anda tidak sepenuhnya benar. Hal ini karena jerawat bisa saja muncul ketika Anda sedang mengalami stres. Ketika mengalami stres, tubuh akan memompa lebih banyak hormon kortisol. Hormon ini akan menghasilkan lebih banyak minyak, yang dapat menyebabkan jerawat.

Jika mengalami hal tersebut, Anda dapat mengoleskan bagian yang terkena jerawat dengan krim topikal yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Untuk melakukan tindakan yang lebih alami, Anda dapat mencuci muka dengan menggunakan teh hijau atau lidah buaya. Hal ini dapat mengatasi masalah jerawat akibat stres.

 

Saksikan juga video berikut ini :

1 dari 2 halaman

7. Stres dapat menyebabkan Anda sulit berkonsentrasi

Lagi-lagi stres sangat berkaitan erat dengan kortisol. Tak hanya menyerang fisik, stres pun berpotensi menyerang mental. Levine mengungkapkan pelepasan hormon kortisol dapat membuat Anda menjadi lebih sulit untuk fokus atau berkonsentrasi. Akibatnya, Anda pun dapat merasa lebih cemas, hingga berujung pada depresi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat menenangkan diri hingga kembali mendapatkan fokus. Sederhananya, tutuplah mata Anda dan tarik napas dalam-dalam, kemudian hembuskan perlahan. Hal ini juga dapat membantu Anda memenangkan diri saat sedang panik.

8. Rambut rontok

Stres dapat menyebabkan hilangnya beberapa helai rambut pada kepala Anda. Hal ini karena stres merusak siklus pergantian folikel rambut lama dengan yang baru. Selain itu, stres pun dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut. Hal inilah yang menyebabkan rambut Anda mengalami kerusakan.

Sejujurnya, hal ini tidak dapat dihindari ketika Anda mengalami stres. Oleh sebab itu, Anda harus lebih bersabar untuk menunggu tingkat stres mulai menurun.

Artikel Selanjutnya
8 Tanda Tak Terduga Stres Mulai Serang Fisik Anda (1)
Artikel Selanjutnya
Benarkah Cuci Piring Bisa Redakan Stres dan Cemas?