Liputan6.com, Jakarta - Perkedel menjadi salah satu lauk yang sering hadir di meja makan karena mudah dibuat dan cocok dipadukan dengan berbagai hidangan. Jika ingin menghadirkan variasi baru, resep perkedel tahu daun kelor dapat menjadi pilihan karena menggunakan bahan yang mudah ditemukan sekaligus menambah variasi menu harian untuk keluarga di rumah.
Banyak orang mengenal daun kelor sebagai sayuran yang sering dimasak menjadi bening atau tumisan. Padahal, daun ini juga dapat dicampurkan ke dalam adonan perkedel sehingga menghasilkan lauk yang tetap mudah diolah. Perpaduan tahu dan daun kelor menghadirkan cita rasa yang pas tanpa memerlukan banyak bahan tambahan.
Membuat perkedel tahu daun kelor sebenarnya tidak jauh berbeda dari resep perkedel pada umumnya. Hanya perlu tambahan daun kelor yang sudah dicuci bersih dan dicincang halus. Berikut bahan dan langkah lengkap yang bisa langsung dipraktikkan di dapur rumah yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (13/7/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492571/original/093668600_1770178340-508f0901-4937-4493-9474-05479ddf0fc9.png)
Bahan utama
- 2 buah tahu putih ukuran sedang
- 1 genggam daun kelor, petik daunnya
- 1 butir telur
- 3 siung bawang putih
- 2 siung bawang merah
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 2 sendok makan tepung terigu
- 1 sendok makan tepung maizena
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh lada bubuk
- ½ sendok teh kaldu bubuk
- Minyak goreng secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Perkedel Tahu Daun Kelor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573900/original/020203700_1777955490-Gemini_Generated_Image_3ytn863ytn863ytn.jpeg)
1. Cuci daun kelor menggunakan air mengalir, kemudian tiriskan hingga airnya berkurang. Petik bagian daun dan pisahkan dari tangkai agar teksturnya lebih nyaman saat dimakan.
2. Kukus daun kelor selama sekitar satu hingga dua menit. Setelah itu angkat, tiriskan, lalu cincang secara kasar. Langkah ini membantu daun lebih mudah tercampur ke dalam adonan.
3. Haluskan bawang putih dan bawang merah menggunakan ulekan atau blender. Sisihkan untuk dicampurkan bersama bahan lainnya.
4. Hancurkan tahu putih menggunakan garpu atau tangan hingga menjadi butiran halus. Pastikan tidak ada bagian yang masih menggumpal agar adonan lebih mudah dibentuk.
5. Masukkan bawang yang telah dihaluskan ke dalam wadah berisi tahu. Tambahkan daun kelor cincang, daun bawang, telur, tepung terigu, tepung maizena, garam, lada bubuk, dan kaldu bubuk.
6. Aduk seluruh bahan hingga tercampur rata. Jika adonan masih terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung terigu sambil diaduk kembali hingga mudah dibentuk.
7. Ambil satu sendok makan adonan, lalu bentuk menjadi bulat pipih. Lakukan hingga seluruh adonan habis.
8. Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng perkedel sedikit demi sedikit agar tidak saling menempel.
9. Balik perkedel setelah bagian bawah mulai berubah warna. Goreng hingga kedua sisi matang, lalu angkat dan tiriskan minyaknya.
10. Sajikan perkedel tahu daun kelor bersama nasi hangat, sambal, atau sup sesuai selera.
Tips Membuat Perkedel Tahu Daun Kelor
Selain mengikuti langkah pembuatan, beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan agar perkedel tahu daun kelor lebih mudah dibentuk, tidak mudah hancur saat digoreng, dan matang secara merata. Tips ini dapat diterapkan baik oleh pemula maupun yang sudah terbiasa memasak.
- Gunakan Tahu yang Tidak Terlalu Berair: Pilih tahu putih yang padat atau peras tahu sebelum diolah agar adonan tidak lembek dan lebih mudah dibentuk menjadi perkedel.
- Petik Daun Kelor dari Tangkainya: Gunakan bagian daun saja karena tangkai yang ikut tercampur dapat memengaruhi tekstur perkedel saat disantap bersama lauk lainnya.
- Kukus Daun Kelor Sebentar: Mengukus daun kelor selama satu hingga dua menit membantu daun lebih mudah menyatu dengan adonan tanpa membuat teksturnya terlalu basah.
- Haluskan Bumbu Hingga Merata: Bawang putih dan bawang merah yang dihaluskan akan lebih mudah menyebar ke seluruh adonan sehingga setiap bagian memiliki rasa yang seimbang.
- Tambahkan Tepung Secukupnya: Gunakan tepung sebagai pengikat adonan secukupnya agar perkedel tetap menyatu tanpa mengubah rasa utama dari tahu dan daun kelor.
- Aduk Adonan Sampai Tercampur Rata: Pastikan seluruh bahan tercampur secara merata sehingga setiap perkedel memiliki komposisi tahu, daun kelor, dan bumbu yang hampir sama.
- Bentuk Perkedel dengan Ukuran Seragam: Ukuran yang hampir sama membantu seluruh perkedel matang dalam waktu yang berdekatan sehingga tidak ada yang terlalu cepat atau terlambat matang.
- Panaskan Minyak Sebelum Menggoreng: Masukkan adonan setelah minyak benar-benar panas agar bagian luar perkedel cepat menyatu dan tidak mudah pecah saat dibalik.
- Jangan Terlalu Sering Membalik Perkedel: Balik perkedel ketika bagian bawah sudah mulai matang agar bentuknya tetap utuh selama proses penggorengan berlangsung.
- Tiriskan Sebelum Disajikan: Letakkan perkedel di atas rak atau tisu penyerap minyak setelah diangkat agar sisa minyak berkurang sebelum disajikan di meja makan.
Advertisement
Cara Menyimpan Perkedel Tahu Daun Kelor
Perkedel tahu daun kelor dapat disimpan jika masih tersisa setelah makan. Tunggu hingga perkedel tidak lagi mengeluarkan uap panas sebelum dipindahkan ke dalam wadah. Langkah ini membantu mengurangi uap air yang dapat memengaruhi kondisi makanan selama penyimpanan.
Masukkan perkedel ke dalam wadah yang memiliki penutup rapat. Simpan di dalam lemari pendingin apabila akan dikonsumsi dalam satu hingga dua hari berikutnya. Saat akan disajikan kembali, panaskan menggunakan wajan, oven, atau air fryer hingga bagian dalam kembali hangat.
Jika ingin menyimpan lebih lama, letakkan perkedel di dalam freezer menggunakan wadah atau kantong penyimpanan makanan. Pisahkan setiap lapisan dengan kertas roti agar tidak saling menempel. Cairkan terlebih dahulu sebelum dipanaskan kembali agar proses pemanasan berlangsung lebih merata.
Pertanyaan yang Sering Dicari tentang Resep Perkedel Tahu Daun Kelor
1. Apakah daun kelor harus direbus sebelum dicampurkan ke adonan?
Tidak harus direbus. Daun kelor cukup dikukus sebentar agar lebih mudah tercampur ke dalam adonan dan tetap mempertahankan bentuknya saat dimasak.
2. Mengapa perkedel tahu mudah hancur saat digoreng?
Penyebab yang sering terjadi adalah kadar air tahu terlalu banyak, adonan kurang bahan pengikat, atau minyak belum cukup panas ketika perkedel mulai digoreng.
3. Bisakah resep perkedel tahu daun kelor dibuat tanpa telur?
Bisa. Telur dapat diganti dengan tambahan tepung terigu atau tepung maizena secukupnya agar adonan tetap menyatu ketika dibentuk dan digoreng.
4. Berapa lama perkedel tahu daun kelor dapat disimpan?
Perkedel dapat disimpan di dalam lemari pendingin selama satu hingga dua hari. Jika disimpan di freezer, masa simpannya dapat lebih lama selama disimpan dalam wadah tertutup.
5. Apa lauk yang cocok disajikan bersama perkedel tahu daun kelor?
Perkedel tahu daun kelor dapat disajikan bersama nasi hangat, sayur bening, sup ayam, tumis sayuran, sambal, atau pelengkap lain sesuai kebutuhan menu makan keluarga.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295112/original/032687700_1783914552-2be69958-1601-4229-9d1c-10cba344f010.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293974/original/060964700_1783766241-dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294982/original/073821100_1783910914-Gemini_Generated_Image_4272vf4272vf4272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294966/original/092993300_1783909905-tabura.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294863/original/010138300_1783905764-TOTON.jpg)