Sukses

Manfaat Olahraga pada Anak yang Tak Orangtua Ketahui

Liputan6.com, Jakarta Anak usia sekolah dengan kegiatan olahraga (sport) yang memadai, istirahat yang cukup, dan tidak dituntut untuk belajar terus menerus, akan tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang diidam-idamkan sang orangtua.

Psikolog Keluarga Roslina Verauli mengatakan, pada dasarnya setiap anak akan berkembang menjadi dirinya sendiri. Orangtua selama ini hanya fokus pada kognitif dan cara anak bersosialisasi. Namun, orangtua lupa, anak juga harus mampu diajak kerjasama, bekerja secara tim, ketika ditunjuk menjadi leader memiliki kemampuan dan ketika menjadi pengikut tak masalah.

"Kegiatan apa yang bisa membuat anak sampai ke level ini? Sport. Orangtua juga harus sadar, usia sekolah adalah usia di mana momen-momen terbaik bagi anak untuk terlibat dalam olahraga," kata Vera.

"Dari hasil riset yang dilakukan pada 2014 di US, anak yang dibiarkan latihan dengan intensitas sedang satu jam per hari mampu memiliki profil yang baik di kemudian hari," kata Vera di acara MILO Champ Squad Center Siap Dukung Orangtua Pantau Aktivitas dan Nutrisi Anak di Jakarta, ditulis Sabtu (19/11/2016)

Selain menyehatkan tubuh, lanjut Vera, olahraga di usia anak-anak dapat mengajarkan nilai kehidupan seperti menciptakan mental sportivitas, pantang menyerah, percaya diri, dan kerjasama tim.

Loading