Liputan6.com, Jakarta Bagi Anda yang sedang menunggu kelahiran si buah hati ke dunia ini, tentunya mencari nama untuknya sudah dijadikan bagian dari aktivitas keseharian Anda dengan pasangan. Nama begitu penting lantaran menjadi simbol untuk diri, kepribadian, serta keunikan si anak hingga dewasa nanti.
Tidak bisa dipungkiri bahwa di era modern ini kebanyakan orangtua di Tanah Air, khususnya di Jakarta, lebih tertarik untuk menamakan bayi mereka dengan nama-nama Barat. Meski terdengar menarik saat disebut, setiap orangtua sebetulnya harus memperhatikan beberapa faktor di bawah ini seperti dilansir dari Today, Sabtu (15/10/2016), sebelum memilih nama baik sesuai dengan yang mereka harapkan.
Berikut faktor-faktor tersebut:
Kepopuleran vs keunikan
Semakin banyak bayi yang lahir di dunia ini berarti semakin sedikit nama unik yang tersedia. Jika kedua orangtua tidak keberatan menggunakan nama yang populer digunakan banyak orang tidak apa-apa. Namun, jika mereka ingin anak terdengar unik saat dipanggil, cobalah untuk riset terlebih dahulu nama yang belum banyak digunakan di dunia ini.
Internasional vs lokal
Kebanyakan orangtua yang memberi nama anaknya dengan nama Barat terkadang lupa bahwa saat disebut, kedengarannya tidak seenak jika disebutkan oleh orang-orang di negara Barat. Perlu diketahui bahwa apabila kedua orangtua membesarkan anak di Indonesia, mereka diharapkan untuk memperhatikan nama yang dipilih agar tetap terdengar enak saat disebut bahkan dalam bahasa, penuturan kata, intonasi dan aksen Indonesia agar anak suatu hari kelak tidak malu saat namanya disebut.
Keren vs simbolik
Ada orangtua yang memberikan anak nama keren tanpa arti khusus, namun ada juga yang memberikan nama biasa saja akan tetapi mengandung arti yang begitu dalam. Tipe orangtua manakah Anda?
Pikirkan 3 Hal Ini Sebelum Memilih Nama Bayi
Memilih nama bayi merupakan salah satu bagian terpenting dalam kehidupan pasangan yang sudah menikah dan akan memiliki anak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1374415/original/033470000_1476468342-bayi.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4503170/original/094583500_1689396365-british-baby-box-CoMU052u47c-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4976193/original/077757800_1729586066-nama-bayi-perempuan-islami-1.jpg)