Sukses

Semangka Dapat Turunkan Risiko Stroke

Liputan6.com, Jakarta Buah semangka kaya akan nutrisi-termasuk vitamin A, B, C, dan potasium. Dan warna merah di dalamnya terkandung lycopene, dan pigmen antioksidan. Beberapa studi menunjukkan bahwa lycopene memiliki manfaat kardiovaskular, termasuk menurunkan risiko stroke.

Makan semangka juga membuat tekanan darah lebih rendah. Para peneliti telah melihat kemungkinan peran lycopene dapat melindungi tubuh dari berbagai kanker, meski bukti untuk itu masih kurang, dilansir Nytimes, Minggu (3/7/2016).

"Anda bisa mendapatkan lycopene dari tomat, terutama yang direbus atau dimasak. Tetapi secara segar, Anda tidak bisa mendapatkannya lebih baik dari semangka," ujar Penelope Perkins-Veazie, seorang profesor di North California State University di Raleigh.

Ia telah mempelajari lycopene, dan menemukan semangka merah memiliki lebih banyak lycopene dari varietas semangka lainnya. "Dan semangka tanpa biji cenderung memiliki lebih banyak," ujarnya.

Lycopene dari semangka juga mudah diserap ke dalam tubuh. Meskipun semangka tidak memiliki banyak serat seperti buah-buahan dan sayuran lainnya tapi buah ini bebas lemak, mengandung banyak air, dan rendah kalori, dengan sekitar 45 kalori dalam satu cangkir.

Banyak orang khawatir dengan jumlah gula yang dikandung dalam semangka. "Tapi itu sedikit kesalahpahaman karena kandungan gula sebenarnya lebih rendah daripada beberapa buah lainnya," ujar Jennifer McDaniel, seorang ahli diet dan juga juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Sementara secangkir semangka yang dipotong dadu memiliki sekitar sembilan gram gula. Pisang ukuran sedang mengandung 14-15 gram gula, begitupun blueberry. Pedoman diet merekomendasikan orang dewasa untuk makan dua cangkir buah semangka per hari.

  • Stroke adalah kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.
    Stroke
  • semangka