Seperti Ini Prosedur Terapi Oksigen Hiperbarik

Terapi oksigen hiperbarik dilakukan di dalam ruangan atau tabung bertekanan udara tinggi. Seperti apakah prosedurnya?

Diterbitkan 15 Maret 2016, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini terjadi kebakaran di RSAL Mintohardjo, dan api berasal dari ruangan bertekanan udara tinggi tempat terapi oksigen hiperbarik dilakukan. Memang, untuk berhasil menjalankan terapi ini dengan benar, dibutuhkan ruangan khusus. 

Terapi oksigenhiperbarik banyak dilakukan belakangan ini karena memiliki banyak manfaat positif, mulai dari membantu penanganan penyakit berat seperti jantung, stroke, diabetes, sampai ke yang lebih ringan seperti cedera.  

Baca Juga

  • 4 Risiko Akibat Terapi Oksigen Hiperbarik
  • Terapi Oksigen Hiperbarik Bukan yang Utama untuk Diabetesi
  • 2 Jenis Kamar untuk Terapi Oksigen Hiperbarik

Menurut Jack O. Tisinai, DO dari Aurora Health Center, Wisconsin, AS, yang memiliki spesialisasi dalam terapi oksigen hiperbarik, terapi ini bahkan bisa mengatasi efek radiasi dan keracunan, seperti keracunan karbon monoksida dan sianida. 

Lantas, bagaimana cara terapi ini dilakukan? Simak penjelasan Jack dan contoh prosedurnya berikut ini:Â