3 Skandal Pernikahan yang Mengejutkan di Abad ke-19

Pada abad 19 perceraian dianggap sebagai hal yang tabu, sehingga terjadinya kasus perceraian akan menarik media massa dan mengejutkan.

Diterbitkan 26 Desember 2015, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan merupakan hal yang diharapkan hanya akan berlangsung sekali dalam seumur hidup seseorang. Kenyataannya, saat ini kita bisa melihat banyaknya kasus perceraian yang terjadi di seluruh dunia.

Pada abad 19 perceraian dianggap sebagai salah satu hal yang tabu, sehingga terjadinya kasus perceraian akan langsung menarik media massa dan mengejutkan masyarakat pada saat itu, seperti beberapa kasus berikut ini, dilansir dari laman Toptenz, Sabtu (26/12/2015):

Lord Campbell dan Gertrude

Lord Colin Campbell bertemu dengan Gertrude Blood pada tahun 1881 ketika dirinya sedang berlibur ke Skotlandia. Keduanya menikah 3 hari kemudian, dan setelah itu baru diketahui bahwa Lord Campbell terinfeksi oleh penyakit sipilis.

Gertrude pun mengadukan suaminya dan mengajukan gugatan cerai. Tetapi hal ini tidak diterima begitu saja oleh Lord Campbell yang kemudian mengatakan bahwa Gertrude juga bukanlah istri yang setia dan memiliki hubungan dengan pria lain. Pada akhirnya pengadilan memutuskan untuk tidak menerima petisi cerai kedua pihak, meskipun Gertrude kemudian tetap menjadi janda pada tahun 1895 setelah Lord Campbell meninggal akibat penyakitnya.

Baca Juga

  • Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Pemicu Perceraian Halle Berry
  • Retaknya Rumah Tangga Bukan Hanya karena Masalah Selingkuh
  • Seperti Apa Hubungan Sehat Dalam Rumah Tangga?

Pasangan Codrington

Seorang marinir bernama Henry Codrington yang menikah dengan Helen Jane Webb pada tahun 1849 merasa pernikahannya terganggu setelah kepergiannya ke Krimea untuk bertugas. Helen memilih untuk mengajak Emily Faithful yang menemaninya selama kepergian Henry tidur di ranjang yang sama dengan pasangan tersebut. Bahkan Helen lebih memilih tidur satu kamar dengan Emily dan terpisah dari suaminya. Henry kemudian mengajukan gugatan cerai dengan tuduhan bahwa Helen memiliki hubungan lain di luar pernikahannya. Pengadilan mengabulkan permintaan Henry setelah menyanggah pernyataan Helen yang mengatakan bahwa Henry memiliki niat buruk terhadap Emily.

William dan Katy O’Shea

Katharine Wood bertemu dengan suaminya, William O’Shea yang merupakan kenalan dari saudara laki-lakinya yang merupakan anggota tentara Inggris dan menikah pada tahun 1867. Ketika kondisi ekonomi pasangan ini memburuk, terdapat isu yang mengatakan bahwa William memiliki hubungan lain. Tetapi Katharine tetap setia hingga William terjun ke dunia politik dan bertemu dengan Charles Stewart Parnell. Katharine kemudian meninggalkan William dan menikah dengan Charles, mengakibatkan kemunduran karir Charles di bidang politik. Pernikahan ini pun tidak berlangsung lama karena Charles meninggal 4 bulan setelah mereka menikah.