Bayar BPJS Bisa Sekaligus 6 Bulan di Alfamart

Untuk memudahkan pembayaran iuran wajib BPJS Kesehatan, kini peserta bisa melakukannya di ritel Alfamart seluruh Indonesia.

Diterbitkan 14 Desember 2015, 13:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta ‎Untuk memudahkan pembayaran iuran wajib Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, kini peserta bisa melakukannya di ritel Alfamart di seluruh Indonesia. Selain itu, tak perlu repot datang setiap bulan, karena iuran bisa dibayarkan untuk enam bulan sekaligus.

Seperti disampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, pembayaran melalui Alfamart telah beroperasi sejak 29 Oktober 2015 lalu. Dan kini terdapat 10.666 gerai Alfamart, 977 gerai Alfamidi, 38 gerai Lawson serta 74 gerai Dan+Dan yang dapat menerima pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

"Sejak pembayaran bisa dilakukan di Afamart, terdapat 3.000 transaksi per hari. Atau dalam sebulan (25 hari) ada 750 ribu transaksi pembayaran iuran. Jadi sekarang, masalah akses bukan masalah lagi," kata Fachmi di Alfamart Mardani, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Menurut ‎Fahmi, dengan adanya alternatif pembayaran iuran seperti ini, masyarakat diharapkan bisa menghemat waktu dan akses transportasi. "Alfamart biasanya lebih dekat rumah, sehingga cara ini lebih memudahkan

Korporate affair Director Alfamart, Solihin‎ membenarkan, gerai ini lebih dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin belanja. "Pada hakekatnya, pembayaran ini lebih efisien dan memudahkan pembayaran meski tidak memiliki nomor rekening."

Fachmi menambahkan, hingga akhir tahun, BPJS Kesehatan menargetkan untuk menggandeng beberapa jaringan minimarket besar yang meliputi 183 gerai 7-eleven, 600 Circle K, 310 gerai Bright serta 200 gerai Super Indo. Kedepannya, iurannya juga diharapkan bisa dibayarkan melalui jaringan JNE di seluruh Indonesia.

‎Selain itu, total saat ini terdapat 15.374 kantor bank dan 53.763 ATM yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Masing-masing, pembayaran bisa dilakukan di 2.334 kantor Bank Mandiri, 17.032 ATMnya, 1.813 Bank BNI dan 14.025 ATMnya, 10.410 BNI dan 20.876 ATMnya serta 817 BTN dan 1.830 ATMnya.