Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH meminta agar orangtua dan guru mewaspadai komunitas anak. Jangan terlalu senang menitipkan anak di dalam komunitas tertentu, karena disinyalir ada pedofilia `tersembunyi` yang siap menerkam anak Anda dan menjadikannya korban.
Seorang pria dengan kondisi pedofilia memang terlihat begitu sopan dan ramah. Mereka yang hidup dengan kondisi memprihatinkan ini, memiliki rasa senang karena dapat memangku, mencium, dan memeluk seorang anak yang ada di sekitarnya. Padahal, di saat yang bersamaan, pria tersebut tengah berfantasi secara seksual.
"Seperti Emon gitu. Dan memang, kebanyakan di antara mereka bekerja di komunitas anak," kata Menkes dalam acara bertema `Peran Media Menuju Indonesia Bebas Kejahatan Seksual Terhadap Anak` di Hotel Mandarin Oriental, Thamrin, Jakarta, ditulis Health Liputan6.com pada Selasa (8/7/2014)
Menkes menyontohkan, dalam sejumlah kasus, pihaknya menemukan adanya korban yang berasal dari komunitas perkumpulan anak jalanan. Komunitas tersebut mengatasnamakan diri sebagai organisator anak jalanan, tapi mereka sendirilah yang melakukan tindak pelecehan terhadap anak-anak jalanan itu.
"Cara yang digunakan beragam. Mulai dari membujuk, menipu, sampai memberikan hadiah. Bahkan, mereka kerap mengatakan bahwa mereka adalah sahabat dari anak jalanan itu. Ada juga yang memakai kata-kata 'Orang lain tidak peduli sama kamu, tapi saya peduli sama kamu. Kamu bisa datang kapan saja pada saya'. Inilah yang sebenarnya terjadi," kata Menkes.
Bahkan yang mengejutkan, seorang pedofilia yang kerap melakukan tindak pelecehan seksual terhadap korban anak laki-laki adalah mereka yang sudah menikah dan memiliki anak.
"Meski sudah menikah, di samping itu dia melakukan sodomi terhadap anak laki-laki. Dan ada juga yang berhubungan seksual dengan anak perempuan," kata Menkes menekankan.
Banyak Pedofil Sembunyi di Komunitas Anak
Jangan terlalu senang menitipkan anak di komunitas tertentu, karena disinyalir ada pedofilia `tersembunyi` yang siap menerkam anak Anda.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/675052/original/Awas-Pedofil-140510-a.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548136/original/050648000_1775527655-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T090530.071.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366712/original/012753800_1759284886-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__79_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511150/original/031336900_1771895236-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-24T080652.405.jpg)