Liputan6.com, New Delhi Suami bisa jadi merasa terabaikan saat sang buah hati hadir. Cinta dan perhatian sang istri sepenuhnya bakal tercurah untuk si kecil yang baru saja lahir. Terkadang, ini bisa mengganggu keharmonisan karena salah satu merasa terabaikan.
Agar percikan romantisme selalu terjaga di dalam kehidupan, Anda berdua perlu bekerja sama. Berikut beberapa tips  dari Psikoterapis Rachel Hercman yang bisa dilakukan pasangan suami istri (Pasutri) agar cintanya tetap membara seperti dilansir Health.India, Senin (9/6/2014).
1. Habiskan waktu berduaan
Ini sangat penting karena Anda perlu merasakan cinta lagi. Cobalah meminta bantuan kerabat atau teman untuk mengasuh anak. Ketika Anda berdua, lakukan yang hal-hal yang disukai berdua dan nikmatilah.
2. Berhenti hidup di masa lalu
Anda mungkin telah memiliki waktu yang menakjubkan sebelum memiliki bayi, tapi itu merupakan bagian dari fase kehidupan dan jangan fokus pada kenangan lama. Coba buat sesuatu yang baru yang akan membuat Anda tetap bahagia,
Bayi akan membantu membuat ikatan Anda lebih baik daripada Anda berkelahi. Ingatlah, lingkungan yang bahagia akan lebih baik untuk bayi dan pertumbuhannya.
3. Jangan stop bercinta
Tak ada alasan untuk berhenti bercinta hanya karena sudah ada bayi. Anda mungkin tak memiliki waktu lagi, tapi Anda masih bisa berhubungan intim di pagi hari, bukan di malam hari. Atur waktu sesuai dengan jam tidur bayi sehingga Anda berdua bisa berduaan ketika bayi tidur.
4. Manfaat teknologi
Anda bisa tetap berhubungan dengan teknologi seperti SMS atau menelepon di siang hari. Ini akan membantu memperkuat ikatan. Beritahu betapa Anda mencintai pasangan atau tak sabar melihatnya.
4 Kiat Tetap Romantis Usai Punya Anak
Agar percikan romantisme selalu terjaga di dalam kehidupan, Anda berdua perlu bekerja sama.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/688442/original/pasutri2.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis23 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339870/original/093361500_1788432663-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_5.47.40_PM.jpeg)