Liputan6.com, New York Mantan bintang Baywatch Pamela Anderson (46) memiliki masa kecil yang kelam. Ia pernah menjadi korban penganiaayan dan perkosaan geng yang direncanakan pacarnya sendiri. Tapi, ia bisa bangkit karena binatang.
Anderson yang muncul di Cannes meluncurkan amal untuk hewan. Saat itu, ia menceritakan kenangan yang paling menyakitkan saat masih kecil. Ia menggambarkan serangkaian seksual yang terjadi sewaktu masih kecil. Semua dimulai ketika ia dianiaya di rumah teman wanita keluargnya.
"Saya tak memiliki masa kecil yang mudah, saya dianiaya sejak usia 6 tahun oleh babysitter perempuan," kata Anderson seperti dikutip Mirror, Senin (19/5/2014).
Belum lagi kisahnya dengan kekasih pertamanya di sekolah. Pacarnya itu yang merencanakan pemerkosaan geng terhadap dirinya.
"Dia melihat hal yang lucu jika geng memerkosa saya dengan enam teman-temannya. Saya ingin pergi dari bumi ini," katanya.
Pengalaman pahit di dalam hidupnya membuat Anderson sulit mempercayai orang. Sebenarnya, orangtuanya mencoba membuatnya merasa aman, tapi baginya dunia ini bukanlah tempat yang aman.
"Ayah saya adalah seorang pecandu alkohol, ibuku melakukan dua pekerjaan, ibuku selalu menangis, ayah tidak selalu pulang," katanya lagi.
Kisah serangan seksual yang dialami Anderson diceritakan di Cannes itu karena ia ingin menyampaikan bahwa rasa cintanya kepada hewan yang menyelamatkannya dari rasa depresi. "Hewan-hewan yang menyelamatkan saya. Ini datang ke saya secara alami.... Saya tak yakin mengapa saya masih hidup," katanya.
Anderson bersumpah ingin melindungi hewan-hewan di bumi ini karena hwan tersebut yang selama ini membantunya mengobati trauma sehingga ia tergerak untuk meluncurkan amal untuk binatang.
Pamela Anderson Pernah Diperkosa Geng, Diobati Binatang
Mantan bintang Baywatch Pamela Anderson (46) memiliki masa kecil yang kelam. Ia pernah menjadi korban penganiaayan dan perkosaan geng.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/653801/original/Pamela-Anderson140320.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4475259/original/069032500_1687331408-cek_fakta_bohir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502785/original/075044200_1771042664-alat_pertanian_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383132/original/088044500_1793074246-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)