Liputan6.com, London Seorang perempuan memiliki tumor seberat 39 kilogram (Kg) di ovariumnya. Selama satu tahun perempuan tersebut tak menyadari bahwa itu tumor. Ia hanya mengira badannya yang gemuk dan berat badannya naik begitu cepat.
Perempuan berusia 57 tahun yang tak disebutkan namanya itu berasal dari Brasil. Perempuan tersebut sudah mengalami kelebihan berat badan sebelum tumor mulai tumbuh. Selain itu ia tak mengalami efek samping yang mencurigakan selain sedikit kesulitan bernapas.
Perempuan tersebut baru mendatangi dokter setelah tumor berkembang 53 inchi (132 cm) di pinggangnya. Hasil temuan ini diterbitkan dalam Journal of Medical Case Reports seperti dilansir LiveScience, Minggu (16/3/2014).
Seorang Ahli Bedah Kebidanan di Long Island Jewish Medical Center di New York, Dr Jonathan Herman, menjelaskan, perempuan tersebut memiliki kista ovarium berlenidr. Ini dikenal dengan cystadenomas mucinous. Kondisi tersebut umum terjadi pada perempuan berusia 30 sampai 50 tahun. Sebagian besar kista tersebut jinak dan menghilang tanpa pengobatan.
Namun, pada beberapa kasus terus tumbuh. "Ketika Anda memotong untuk membukanya, lendur terus mengalir keluar. Lendir sangat banyak sehingga mereka tumbuh dalam ukuran besar," kata Dr Herman.
Menurut laporan, perempuan itu telah menjalani operasi pada 2003, ketika dokter menghilangkan bagian dari saluran tuba, uterus dan kelanjar getah bening. Perempuan tersebut juga menjalani kemoterapi karena tumor menunjukkan sifat kanker.
Sepuluh tahun kemudian, pasien dalam kondisi baik dan tumor tak menunjukkan lagi tanda-tanda pertumbuhan.
Berpikir Tubuhnya Gemuk, Perempuan Brasil Punya Tumor 39 Kg
Seorang perempuan memiliki tumor seberat 39 kilogram (Kg) di ovariumnya. Selama satu tahun perempuan tersebut berpikir badannya yang gemuk.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/651448/original/tumor-besar.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379757/original/085510100_1792646189-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4976748/original/009737400_1729605432-WISUDA_AKBAR_TAHFIDZ_QURAN_PELAJAR_TANGERANG_MENGAJI_-PJ_WALIKOTA_11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379636/original/087884800_1792642017-Screenshot_2026-10-22_104742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548136/original/050648000_1775527655-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T090530.071.jpg)