Ruben Onsu Minta Komnas Anak Hormati Proses Persidangan Hak Asuh Anak

Ruben Onsu berharap proses persidangan hak asuh anaknya dengan Sarwendah dihormati. Minola Sebayang menyebut perkara tersebut tinggal menunggu pembuktian.

Jadi intinya...
  • Ruben Onsu menilai Komnas Anak terlalu jauh campur urusan anaknya.
  • Perkara hak asuh sudah masuk tahap persidangan dan akan diputuskan.
  • Ruben ingin proses pengadilan dihormati, menolak panggilan Komnas Anak.

Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu menilai Komnas Anak sudah terlalu jauh ikut campur dalam urusan anaknya dengan Sarwendah. Penilaian itu disampaikan kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Menurutnya, perkara hak asuh sudah masuk tahap persidangan.

Minola menjelaskan, sikap Ruben sudah tertuang dalam unggahannya di Instagram. Dari komunikasi dengan kliennya, Ruben tidak setuju dengan langkah Komnas Anak.

"Cuma kalau kita lihat dari sikapnya si Ruben kan, dia juga sudah bikin sikap ya melalui postingannya dia itu. Dan dari situ tadi juga kita komunikasi dengan dia, dia tidak menyetujui dengan apa langkah-langkah yang diambil oleh Komnas Anak," ujar Minola Sebayang saat ditemui di kantornya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

"Karena menurut Ruben, ini Komnas Anak sudah terlalu jauh mencampuri apa yang menjadi persoalan yang sekarang ini sudah dalam proses persidangan," sambungnya.

Ruben Ingin Proses di Pengadilan Dihormati

Minola menyebut perkara ini tinggal menunggu pembuktian dan putusan. Ia juga mengungkap Ruben mempertanyakan mengapa Komnas Anak masih mengurusi masalah ini.

"Jadi kalau mengenai masalah hak asuh anak, Ruben bilang tuh masih banyak tuh anak-anak Indonesia yang perlu diurus gitu ya, yang kasus-kasusnya juga sekarang jadi lagi viral gitu ya. Kenapa kok masih mengurusi masalah ini yang sebenarnya prosesnya sudah berjalan jauh, sudah sampai di persidangan? Tinggal nunggu pembuktian dan putusan," katanya.

Rencana pemanggilan ketiga dari Komnas Anak dianggap tidak perlu. Pihak Ruben hanya ingin proses di pengadilan dihormati.

"Tapi maksudnya ya, janganlah artinya masalah ini harus ada presscon lagi khusus gitu ya, terus kemudian mengatakan akan memanggil surat ketiga gitu loh. Padahal sudah jelas sikapnya Ruben, dia tidak mau memenuhi undangan itu," katanya.

"Karena menurut dia itu tidak perlu, ya. Karena menurut dia semuanya sudah diserahkan kepada KPAI ya. Dan kemudian sekarang prosesnya sudah ada di persidangan, dia hanya ingin proses ini dihormati," sambungnya.

Minola juga membandingkan proses di persidangan dengan penilaian di luar pengadilan. Menurutnya, hanya persidangan yang memberi kesempatan setara bagi kedua pihak.

"Tapi kan berhak, Ruben juga berhak untuk meminta itu diuji ulang semuanya. Ya. Jadi jangan, jangan jadikan itu sebagai suatu landasan. Kan begitu. Beda dengan proses persidangan. Proses persidangan kedua belah pihak didengar. Kan begitu, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk membuktikan. Kalau ini kan tidak," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

GJLS: Berapi-Api Tayang 5 November, Trio Pemadam Gagal