Staf Badan Pariwisata Australia (Tourism Australia) mem-posting foto seekor kanguru di laman Facebook lembaga tersebut. Hewan berkantung itu sedang berbaring santai, terlentang, di atas rerumputan Taman Margasatwa Featherdale.
Tak ada masalah dengan pose kanguru itu, yang membikin heboh justru tanda sensor pada alat kelamin kanguru. Sensor tersebut menuai lebih dari 1.500 komentar sejak foto itu diunggah Jumat lalu.
Kebanyakan komentator justru marah karena foto itu telah disensor, meski faktanya, tanda sensor dibubuhkan sebagai bentuk lelucon.
"Menikmati sore yang santai di Taman Margasatwa Featherdale *Disensor untuk Facebook," demikian keterangan yang dibubuhkan dalam gambar.
Namun, tak semua orang melihat sisi lucunya.
Salah satunya Natasha Duncan. "Konyol organ reproduksi hewan dikaburkan. Berapa banyak 'orang sakit' di luar sana yang berpikir itu menarik secara seksual," tulis dia, seperti dimuat Daily Mail, 19 Agustus 2013.
Demikian juga dengan Wendy Jacobs. "Mengapa Anda menyensor seekor kanguru? OMG, gila benar! Aku memposting banyak gambar anjingku di Facebook, tak satupun yang disensor," kata dia.
Dalam 3 hari, gambar tersebut dibubuhi tanda 'Likes' sebanyak lebih dari 30 ribu kali, dan disebarkluaskan lebih dari 5.000 kali.
Sementara, juru bicara Tourism Australia, kepada The Australian mengatakan, sensor itu hanya lelucon.
"Siapapun yang familiar dengan laman Facebook kali pasti tahu terkadang kami sedikit ingin bercanda dengan postingan kami. Dan ketika Taman Nasional Featherdale mengirim foto tersebut, kami tak bisa menahan diri membaginya dengan para penggemar kami."
Masih soal kanguru, sebelumnya Tourism Australia pernah memposting foto hewan itu yang memukau dunia.
Dalam foto itu terlihat gadis cilik berusia 4 tahun asal Tasmania, Olivia Rayner yang memakai kostum kanguru, 'meluluhkan hati' hewan yang asli. Kanguru di depannya nampak tenang menatapnya, tanpa ada tanda-tanda menjadi agresif. Mungkin bingung, "Kok manusia bisa mirip kanguru?" (Ein/Mut)
Baca juga: Foto Imut Gadis Cilik Bersahabat dengan Kanguru Memukau Dunia
Tak ada masalah dengan pose kanguru itu, yang membikin heboh justru tanda sensor pada alat kelamin kanguru. Sensor tersebut menuai lebih dari 1.500 komentar sejak foto itu diunggah Jumat lalu.
Kebanyakan komentator justru marah karena foto itu telah disensor, meski faktanya, tanda sensor dibubuhkan sebagai bentuk lelucon.
"Menikmati sore yang santai di Taman Margasatwa Featherdale *Disensor untuk Facebook," demikian keterangan yang dibubuhkan dalam gambar.
Namun, tak semua orang melihat sisi lucunya.
Salah satunya Natasha Duncan. "Konyol organ reproduksi hewan dikaburkan. Berapa banyak 'orang sakit' di luar sana yang berpikir itu menarik secara seksual," tulis dia, seperti dimuat Daily Mail, 19 Agustus 2013.
Demikian juga dengan Wendy Jacobs. "Mengapa Anda menyensor seekor kanguru? OMG, gila benar! Aku memposting banyak gambar anjingku di Facebook, tak satupun yang disensor," kata dia.
Dalam 3 hari, gambar tersebut dibubuhi tanda 'Likes' sebanyak lebih dari 30 ribu kali, dan disebarkluaskan lebih dari 5.000 kali.
Sementara, juru bicara Tourism Australia, kepada The Australian mengatakan, sensor itu hanya lelucon.
"Siapapun yang familiar dengan laman Facebook kali pasti tahu terkadang kami sedikit ingin bercanda dengan postingan kami. Dan ketika Taman Nasional Featherdale mengirim foto tersebut, kami tak bisa menahan diri membaginya dengan para penggemar kami."
Masih soal kanguru, sebelumnya Tourism Australia pernah memposting foto hewan itu yang memukau dunia.
Dalam foto itu terlihat gadis cilik berusia 4 tahun asal Tasmania, Olivia Rayner yang memakai kostum kanguru, 'meluluhkan hati' hewan yang asli. Kanguru di depannya nampak tenang menatapnya, tanpa ada tanda-tanda menjadi agresif. Mungkin bingung, "Kok manusia bisa mirip kanguru?" (Ein/Mut)
Baca juga: Foto Imut Gadis Cilik Bersahabat dengan Kanguru Memukau Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335137/original/038803100_1787912353-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572964/original/041797700_1777876963-cek_fakta_-_cpns_kejaksaan_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/32002/original/kelamin-kanguru-130820b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333304/original/076530600_1787741735-000258531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330776/original/005101700_1787444537-1001588871.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607803/original/051021800_1496043642-Foto_Liputan6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495065/original/030051900_1770353124-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326080/original/045062200_1786955461-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258861/original/054581500_1781419911-nestory_irankunda_selebrasi_australia_turki_Darryl_Dyck_The_Canadian_Press_via_AP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3282048/original/090636400_1604028058-20201030-Menyapa_Lumba-lumba_Liar_di_Pantai_Lovina-AFP_4.jpg)