Liputan6.com, Kolombo - Sri Lanka mengumumkan kebijakan pekan kerja empat hari untuk menghemat cadangan bahan bakar yang semakin menipis, ketika negara tersebut bersiap menghadapi dampak berkepanjangan dari perang Iran. Pengumuman itu disampaikan para pejabat pemerintah pada Senin (16/3).Â
Ketegangan di kawasan meningkat setelah Selat Hormuz—jalur pelayaran strategis yang pada masa damai dilalui sekitar 20 persen ekspor global—secara efektif ditutup oleh Iran. Penutupan itu disebut sebagai tindakan balasan Iran atas serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap negara tersebut, yang kini telah memasuki pekan ketiga.
Komisioner Jenderal Layanan Esensial Sri Lanka Prabath Chandrakeerthi mengatakan lembaga-lembaga pemerintah akan beroperasi hanya empat hari dalam sepekan mulai Rabu (18/3).
Advertisement
Kebijakan baru tersebut juga berlaku bagi sekolah dan universitas serta akan diterapkan tanpa batas waktu.
"Kami juga meminta sektor swasta untuk mengikuti langkah ini dan menetapkan setiap hari Rabu sebagai hari libur mulai sekarang," kata Chandrakeerthi kepada wartawan setelah rapat darurat yang dipimpin Presiden Anura Kumara Dissanayake.
Menurut seorang pejabat yang menghadiri rapat tersebut, Presiden Dissanayake mengingatkan para pejabat senior agar bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
"Kita harus bersiap untuk yang terburuk, tetapi tetap berharap yang terbaik," ujar Dissanayake dalam pertemuan itu.
Pemerintah menegaskan bahwa layanan penting seperti rumah sakit, pelabuhan, dan layanan darurat akan tetap beroperasi seperti biasa.
Sebagai bagian dari langkah penghematan energi, pemerintah juga menangguhkan seluruh upacara publik serta meminta pegawai negeri untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan guna mengurangi penggunaan bahan bakar.
Sri Lanka diketahui mengimpor seluruh kebutuhan minyaknya dan juga membeli batu bara untuk pembangkit listrik.
Â
Dampak Perang Iran terhadap Pasokan Energi
Sejak Minggu (15/3), pemerintah mulai memberlakukan sistem pembatasan bahan bakar yang membatasi setiap pengendara hanya boleh membeli 15 liter bensin atau solar per minggu. Sementara itu, transportasi umum dialokasikan hingga 200 liter bahan bakar.
Para pejabat menyatakan cadangan bensin dan solar di negara tersebut diperkirakan cukup untuk hampir enam minggu. Namun mereka memperingatkan bahwa gangguan terhadap pasokan baru dapat berdampak serius terhadap kondisi di negara kepulauan tersebut.
Sri Lanka selama ini membeli produk minyak olahan dari Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Sementara minyak mentah untuk kilang yang dibangun oleh Iran diperoleh dari kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Sri Lanka memperingatkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah serta perang yang berkepanjangan dapat menggagalkan upaya negara itu untuk pulih dari krisis ekonomi besar yang terjadi pada 2022.
Pada tahun tersebut, Sri Lanka gagal membayar utang luar negeri sebesar USD 46 miliar setelah negara itu kehabisan cadangan devisa.
Sejak saat itu, pemerintah Sri Lanka berhasil memperoleh paket bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) senilai USD 2,9 miliar.
Sejumlah negara lain juga mulai menerapkan langkah penghematan sebagai dampak dari perang tersebut.
Pakistan mengumumkan berbagai kebijakan untuk meredakan ancaman krisis energi yang semakin dekat. Sekolah-sekolah ditutup dan perkuliahan di universitas dialihkan secara daring.
Para pekerja kantor juga diminta bekerja dari rumah guna mengurangi konsumsi bahan bakar.
Selain itu, pemerintah Pakistan juga memangkas tunjangan bahan bakar untuk kendaraan pemerintah selama dua bulan. Anggota kabinet, para penasihat, dan asisten khusus bahkan secara sukarela melepaskan gaji mereka untuk periode yang sama.
Filipina mengumumkan kebijakan serupa dengan mengubah sistem kerja menjadi empat hari dalam sepekan.
Presiden Ferdinand Marcos mengatakan langkah tersebut diambil untuk mengurangi dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah.
"Kami adalah korban dari perang yang bukan kami pilih," kata Marcos.
Sementara itu, di Laos, antrean panjang terlihat di berbagai stasiun pengisian bahan bakar di ibu kota negara tersebut ketika kekurangan BBM semakin parah.
Negara Asia Tenggara itu sangat bergantung pada pasokan bahan bakar dari Thailand.
Sebelumnya Thailand sempat mengumumkan penghentian ekspor bahan bakar untuk menjaga persediaan dalam negeri, namun kemudian memastikan kepada pemerintah Laos bahwa pasokan bahan bakar sedang dalam perjalanan menuju Vientiane.
Data pemerintah terbaru menunjukkan lebih dari 40 persen dari total 2.538 stasiun pengisian bahan bakar di Laos telah tutup pada pekan lalu akibat kelangkaan pasokan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532834/original/050958700_1773709253-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4721214/original/094318300_1705710833-fotor-ai-202401207334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)