Liputan6.com, Washington D.C - Makanan ringan yang disajikan dalam bungkusan kantong kertas cokelat yaitu ulat tepung menjadi salah satu serangga kesukaan pria asal Chicago, Amerika Serikat, yang berakhir menjadi perhatian di dunia maya akibat kebiasaannya mengonsumsi serangga hidup setiap hari.
Pria bernama Carlos (26) itu mengklaim bahwa rasa dari serangga yang dikonsumsi hingga 100 ekor ini seperti popcorn, bahkan banyak yang diolah dengan diselimuti tepung sehingga teksturnya menyerupai camilan renyah, seperti ulat, jangkrik, hingga kecoa yang memberikan sensasi unik saat dikunyah di mulut, dilansir dari New York Post, Senin (19/1/2026).
Kebiasaan makan esktrem ini ditampilkan dalam acara televisi "My Strange Addiction" di saluran TLC. Dalam cuplikan dari tayangan itu, Carlos mengungkap bahwa ia juga menyukai bagaimana serangga-serangga yang masih hidup bergerak di dalam mulutnya. Ia menggambarkannya seperti "mengerumuni atau memijat" lidah dan memberikan rasa geli di tenggorokan.
Advertisement
"Ketika serangga itu menggeliat di sekitar mulutmu, (ini) sangat luar biasa. Sensasinya (tekstur)Â tidak akan bisa kamu dapatkan dari jenis makanan lain, aku jamin," ucap Carlos.
Pada dasarnya, ia memang menyukai serangga sejak usia sangat muda yang mengunyahnya seakan menjadi camilan di kala waktu bosan, di mana ia mulai mengonsumsinya dari usia sekitar empat tahun. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan tersebut perlahan menjadi rutin hingga ia dewasa.
Dalam sehari, ia mampu mengunyah 100 ekor serangga hidup, terutama bagian kesukaannya yang mulai mengunyah dari kepala serangga tersebut karena terasa lebih renyah dengan rasa yang lebih kuat. Produser dari acara televisi itu pun mencatat bahwa ia telah mengonsumsi serangga selama setahun yang mencapai sekitar 30.000 ekor.
Â
Â
Peringatan Dampak Berbahaya bagi Kesehatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4804291/original/056321900_1713347799-pexels-cdc-3992943.jpg)
Â
Meski banyak orang yang menganggap serangga-serangga ini dapat dikonsumsi, dibalik itu terdapat respon salah satu tenaga medis yang mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi serangga ini berdampak negatif bagi kesehatan.
Carlos yang penasaran terhadap kesehatannya jika secara rutin mengonsumsi hewan dalam kondisi masih hidup dan mencoba mengunjungi salah satu klinik di Wisconsin.
Seorang perawat, Nanette Cambronero, menjelaskan bahwa kecanduannya terhadap arthropoda tidak menjadi masalah karena lebih dari 70 persen negara di dunia juga mengonsumsi serangga. Tetapi serangga yang ingin dimakan ini harus dibersihkan perutnya terlebih dahulu.
Menurutnya, mengonsumsi serangga hidup berisiko membawa parasit dan bakteri aktif ke dalam tubuh. Selain itu, ia mengingatkan racun yang meresap ke dalam aliran darah dapat menyebabkan kegagalan multi-organ hingga gangguan kesehatan jangka panjang.
"Ada penelitian yang menunjukkan bahwa infeksi parasit dapat menyebar ke otak dan pada dasarnya akan memakan jaringan otak Anda dan berkontribusi pada penyakit kronis yang menyerupai demensia dini," jelas Cambronero.
Setelah mengetahui risikonya, Carlos mengakui pernah mengalami gejala seperti jantung berdebar-debar. Hal inilah yang membuatnya tersadar terhadap bahaya pada kesehatan tubuh, meskipun ia masih berusaha menghentikan kebiasaan ini dengan tidak mengonsumsinya secara berlebihan.
Ia menyebut usahanya ini menjadi yang tersulit demi menjaga kesehatan dari parasit berbahaya. Namun, dari pernyataan yang disampaikan kepada New York Post, kebiasaan mengonsumsi serangga hidupnya telah menurun sejak proses syuting tentangnya beberapa waktu lalu.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3814673/original/027137700_1640699383-erik-karits-F7SRtQGa2nw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929500/original/046322400_1782959691-bos1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782674/original/016797500_1782894223-message-editor-1612216095818-ussgraybackregulusiimissile.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2771675/original/012393800_1554627541-Bendera_Iran__Atta_Kenare_AFP_PHOTO_.jpg)