Menlu Sugiono Curhat ke Retno Marsudi dan Alwi Shihab: Sejujurnya 3 Wamenlu Masih Kurang

Siapa saja tiga Wamenlu yang mendampingi Sugiono mengawal diplomasi Indonesia?

Diterbitkan 14 Januari 2026, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memiliki tiga wakil menteri luar negeri. Hal ini terjadi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang mulai menjabat pada Oktober 2024.

Meski demikian, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan bahwa tiga Wamenlu belum cukup. Hal itu disampaikannya di hadapan para tamu undangan yang menghadiri Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (14/1/2026).Hadir di antara para undangan adalah mantan Menlu Alwi Shihab dan Retno Marsudi. Alwi adalah Menlu RI periode 1999-2001, sementara Retno periode 2014-2024.

"Ibu Retno, Pak Alwi, saya melaporkan, saya punya tiga wakil menteri. Terus terang saja, momen-momen seperti ini kita baru bisa ketemu. Masing-masing beliau ada di mana-mana dengan urusan dan tanggung jawabnya masing-masing," ujar Menlu Sugiono.

"Dan sejujurnya saya merasa masih kurang tiga ini. Saya nggak tahu apakah kalau saya minta nambah diizinkan oleh Pak Presiden."

Pernyataan Menlu Sugiono sontak mengundang tawa.

Sosok 3 Wamenlu RI

Adapun tiga Wamenlu yang dimaksud adalah Arif Havas Oegroseno yang akrab disapa Havas, Arrmanatha Nasir yang akrab dipanggil Tata, dan Anis Matta. Havas dan Tata memiliki latar belakang diplomat karier, sementara Anis Matta dikenal sebagai seorang politikus.

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono turut menyampaikan apresiasi kepada ketiga Wamenlu.

"Untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno yang terus secara aktif memonitor perkembangan, khusus untuk isu ini," ujarnya merujuk pada penyelesaian Code of Conduct di Laut China Selatan yang sejalan dengan UNCLOS dan juga isu Myanmar, di mana Indonesia selalu konsisten mendorong penyelesaian yang berkelanjutan dan legitimate.

Ketika mengapresiasi Tata, Menlu Sugiono menyatakan, "Saya mengucapkan terima kasih saya khususnya kepada Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir yang telah menggawangi, membina dan membimbing upaya-upaya diplomasi Indonesia di panggung multilateral."

Sementara itu, saat tiba gilirannya Anis Matta, Menlu RI menuturkan, "Saya juga mengucapkan terima kasih, kepada Wakil Menteri saya Bapak Doktor Anis Matta, yang secara khusus mengawaki diplomasi Indonesia dengan dunia Islam."

 

Â