Roket Komersial HANBIT-Nano Milik Korea Selatan Jatuh Usai Diluncurkan dari Brasil

Apa penyebab jatuhnya roket komersial HANBIT-Nano?

Diterbitkan 23 Desember 2025, 14:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Brasilia - Perusahaan peluncuran satelit asal Korea Selatan, Innospace, mengalami kegagalan dalam peluncuran roket komersial pertamanya dari Pusat Antariksa Alcantara, Brasil, pada Senin (22/12/2025) waktu setempat. Insiden ini menjadi pukulan bagi Innospace sekaligus ambisi kedirgantaraan Brasil.

Roket HANBIT-Nano diluncurkan pada pukul 22.13 waktu Brasil, lima hari lebih lambat dari jadwal awal. Namun, sekitar dua menit setelah lepas landas, siaran langsung resmi peluncuran menampilkan pemberitahuan adanya “anomali” selama penerbangan, sebelum tayangan dihentikan.

Angkatan Udara Brasil dalam pernyataannya menyebut roket sempat mengikuti lintasan vertikal sesuai rencana. Meski demikian, gangguan teknis menyebabkan kecelakaan yang berujung jatuhnya roket ke darat, dikutip dari laman CNA, Selasa (23/12).

Petugas dan tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area serta melakukan analisis terhadap puing-puing dan titik jatuh roket.

Hingga berita ini diturunkan, Innospace belum memberikan keterangan rinci mengenai penyebab kegagalan peluncuran tersebut dan belum menanggapi permintaan komentar dari media.

Kecelakaan ini langsung berdampak pada pasar. Saham Innospace yang tercatat di bursa Korea Selatan anjlok sekitar 24 persen pada perdagangan tengah hari, menjadi penurunan intraday terdalam sejak Agustus lalu.

Sebelumnya, peluncuran HANBIT-Nano sempat ditunda dari jadwal Rabu setelah ditemukan anomali pada komponen unit pendingin sistem suplai oksidator tahap pertama saat inspeksi akhir. Peluncuran kembali tertunda pada Jumat selama beberapa jam akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Dalam pernyataan terdahulu, Innospace menyatakan telah mengganti komponen bermasalah tersebut langsung di landasan peluncuran, sehingga misi bertajuk Spaceward dapat dilanjutkan dalam jendela peluncuran 16–22 Desember. Roket tersebut membawa delapan muatan terdaftar, termasuk lima satelit kecil, untuk pelanggan yang identitasnya tidak diungkapkan.

Peluncuran ini mendapat dukungan operasional dari Angkatan Udara dan Badan Antariksa Brasil, yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkait.

Pada Maret 2023, Innospace sebelumnya berhasil meluncurkan wahana uji HANBIT-TLV dari fasilitas yang sama di timur laut Brasil. Uji coba tersebut dilakukan untuk memverifikasi kinerja mesin roket hibrida berdaya dorong 150 kilonewton milik perusahaan.