Drone Rusia Hantam Apartemen di Kyiv, Ukraina Balas Serang Infrastruktur Minyak Moskow

6 Orang warga Ukraina dilaporkan tewas akibat serangan drone.

Diterbitkan 15 November 2025, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kyiv - Sebuah pesawat nirawak Rusia menghantam blok apartemen di Kyiv timur, menewaskan enam orang dan melukai puluhan lainnya,

Di kawasan Lisovyi, petugas darurat menyisir puing-puing bangunan yang runtuh. Seorang warga setempat, Vita, mengatakan bahwa drone tersebut menembus gedung dan meledak di sisi lain.

“Saya melihat empat jenazah ditarik keluar dari apartemen itu,” ujarnya, dikutip dari laman BBC, Sabtu (15/11/2025).

Serangan ke Kyiv terjadi hampir di seluruh distrik, menurut Kepala Administrasi Militer Kota, Tymur Tkachenko.

Ia mengeluarkan peringatan serangan udara sesaat setelah tengah malam, menyebut adanya “suara bising di Kyiv”.

Layanan darurat melaporkan kerusakan pada beberapa gedung apartemen bertingkat, sebuah rumah sakit, sekolah, serta kantor administrasi.

Di Lisovyi, pihak pemadam kebakaran mengatakan drone menghantam lantai tujuh bangunan dan membuat lantai delapan hingga lantai empat runtuh beruntun.

Di tengah serangan tersebut, Ukraina meningkatkan operasi serangannya terhadap infrastruktur energi Rusia. Serangan drone Ukraina menghantam terminal ekspor minyak utama di Novorossiysk, kawasan pesisir Laut Hitam. Kebakaran terjadi di kilang minyak Sheskharis, sementara sebuah kapal dan satu blok apartemen turut terdampak.

Gubernur Krasnodar, Veniamin Kondratyev, mengatakan tiga awak kapal dan seorang pria lainnya terluka. Serangan itu merusak depo minyak dan terminal peti kemas, sementara Wali Kota Andrei Kravchenko menetapkan status darurat. Menurut Reuters, ekspor minyak di lokasi tersebut dihentikan sementara.

 

 

Respons Zelenskyy

Presiden Volodymyr Zelenskyy menyatakan Ukraina meluncurkan rudal jelajah jarak jauh “Long Neptune” dalam serangan balasan semalam, tanpa menjelaskan target pastinya. Ia mengecam serangan Rusia ke Kyiv sebagai tindakan “keji dan terencana”, menyebut sekitar 430 drone dan 18 rudal ditembakkan, merusak puluhan gedung tinggi.

“Ini serangan yang sengaja dirancang untuk menimbulkan kerugian maksimal bagi masyarakat dan infrastruktur sipil,” katanya.

Di Chornomorsk, Ukraina selatan, serangan drone di sebuah pasar menewaskan dua orang.

Gelombang serangan terbaru ini sekali lagi menyoroti eskalasi konflik antara Ukraina dan Rusia, yang kini kian menargetkan wilayah padat penduduk serta infrastruktur strategis kedua negara.