Liputan6.com, Washington, D.C. - Salah satu pemakaman paling dihormati di Amerika Serikat, Arlington National Cemetery di Virginia, menjadi sorotan publik usai diperkirakan akan kehabisan lahan pada 2041.
Saat ini, pemakaman itu menampung sekitar 430 ribu anggota militer beserta keluarganya, berdiri sebagai penghormatan atas jasa mereka. Namun masalah serius kini muncul, lahan untuk penguburan semakin menipis.
Perhitungan sederhana menunjukkan betapa seriusnya masalah ini. Menurut penelitian tahun 2012 oleh profesor perencanaan kota, Chris Coutts dan Carlton Basmjian, sekitar 78 juta warga Amerika akan mencapai usia rata-rata 78 tahun antara 2024 hingga 2042. Jenazah mereka diperkirakan membutuhkan 130 juta mil persegi lahan pemakaman, luasnya setara dengan Kota Philadelphia, dilansir dari Mental Floss, Rabu (24/9/2025).
Advertisement
Masalahnya, tidak ada data resmi mengenai ketersediaan lahan makam. Namun laporan lapangan menunjukkan, area perkotaan akan lebih cepat kehabisan tempat dibanding pedesaan. Pada 2024, stasiun televisi WPTV di Boynton Beach, Florida, melaporkan dua pemakaman milik kota di wilayah itu sudah tidak lagi menjual lahan.
Wali Kota Boynton Beach, Ty Penserga, menegaskan bahwa tantangan ini tak terhindarkan.
"Semua kota pada akhirnya akan menghadapi masalah ini. Lahan terbatas, sementara kebutuhan lahan makam akan terus meningkat," ujarnya.
Selain keterbatasan lahan, penolakan warga juga sering muncul bila ada rencana membuka area pemakaman baru, terutama di kota besar yang padat penduduk.
Solusi dan Alternatif
Lalu, apa yang bisa dilakukan? Beberapa pemakaman memilih memaksimalkan lahan yang ada, misalnya dengan menebang pohon atau menghapus ornamen taman. Meski menambah ruang, hal ini bisa mengubah suasana pemakaman menjadi lebih kaku, mirip area parkir daripada tempat peristirahatan terakhir.
Alternatif lain adalah kremasi. Pada 2022, sekitar 59 persen jenazah di Amerika dipilih untuk dikremasi. Abu kremasi bisa dikubur, namun membutuhkan lahan jauh lebih sedikit. Tren pemakaman ramah lingkungan atau green burial juga mulai naik, di mana jenazah dikebumikan tanpa peti mati maupun pengawetan, sehingga dapat terurai alami di tanah.
Di Inggris, krisis lahan makam bahkan lebih parah. Perkiraan tahun 2013 menyebut setengah dari seluruh pemakaman di negara itu bisa penuh pada 2033. Beberapa pemakaman menerapkan metode "penguburan ganda", di mana jenazah lama yang sudah dikubur lebih dari 75 tahun diturunkan lebih dalam untuk memberi ruang bagi jenazah baru di atasnya. Meski begitu, jika ada penolakan keluarga, metode ini tidak bisa digunakan.
Kremasi Tanpa Api
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993726/original/002980200_1730894356-larutan-jenuh-adalah.jpg)
Pilihan lain yang mulai dikenal adalah kremasi tanpa api atau flameless cremation, juga disebut hidrolisis alkali. Proses ini menggunakan air panas dan larutan kimia untuk melarutkan tubuh menjadi cairan, sementara sisa tulang dihancurkan menjadi bubuk.
Metode ini sudah legal di sekitar 28 negara bagian Amerika.
Beberapa negara Eropa memilih pendekatan praktis: memberikan sewa lahan makam jangka pendek. Jika tidak diperpanjang, jenazah bisa dipindahkan, dikremasi, atau diletakkan di ruang yang lebih kecil.
Untuk Arlington National Cemetery sendiri, pemerintah tengah melakukan proyek perluasan 50 hektare yang dijadwalkan selesai pada 2028. Namun, bahkan dengan tambahan lahan itu, diperkirakan pemakaman akan kembali menghadapi krisis ruang pada 2060. Selama populasi manusia terus bertambah dan meninggal, masalah kapasitas pemakaman akan tetap menjadi tantangan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547119/original/085428000_1775445943-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-06T101438.375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5361116/original/013557700_1758776921-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3292251/original/029444400_1604992520-quick-ps-Hj2uAJwBH-Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297065/original/007044100_1784070064-Spain_goalkeeper_Unai_Simon_and_defender_Pau_Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297060/original/000844200_1784067788-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297031/original/089698500_1784066707-Spain_s_Borja_Iglesias__26__celebrates_with_Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297028/original/097743500_1784066595-000_C27T8XW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297073/original/011151300_1784072415-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297014/original/010130900_1784050599-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/692969/original/twitter-aji--140617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4850873/original/023752100_1717379179-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3658301/original/097193300_1639070600-AP21343481184910.jpg)