Gempa M 7,4 Guncang Chile dan Argentina, Picu Peringatan Tsunami

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Diperbarui 03 Mei 2025, 00:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Santiago - Gempa magnitudo 7,4 mengguncang wilayah lepas pantai selatan Chile dan Argentina pada Jumat (2/5/2025) waktu setempat, memicu peringatan tsunami serta evakuasi besar-besaran di wilayah pesisir. Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi di bawah laut, sekitar 219 kilometer di selatan Kota Ushuaia, Argentina.

Pemerintah Chile segera mengeluarkan perintah evakuasi untuk seluruh garis pantai di wilayah Magallanes, termasuk wilayah pesisir Selat Magellan dan daerah Antarktika Chile. Warga diminta untuk segera menuju zona aman guna mengantisipasi potensi gelombang tsunami.

Layanan Nasional Pencegahan dan Respons Bencana Chile (SENAPRED) seperti dilansir AP menyampaikan pesan publik, "Karena adanya peringatan tsunami, evakuasi ke zona aman diperintahkan bagi seluruh sektor pesisir wilayah Magallanes."

Selain itu, semua aktivitas di wilayah pantai Antarktika Chile juga diperintahkan untuk dihentikan.

Presiden Chile Gabriel Boric menyatakan melalui akun X bahwa semua sumber daya telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat.

"Kami menyerukan evakuasi seluruh garis pantai di wilayah Magallanes. Saat ini, tugas kita adalah untuk siap siaga dan mematuhi arahan otoritas," tulisnya.

Di Kota Punta Arenas—yang terletak di wilayah Patagonia Chile dan berada di sepanjang Selat Magellan—warga segera memenuhi jalanan untuk mencari tempat perlindungan. Tayangan televisi lokal menunjukkan banyak orang membawa tas dan berjalan menuju area aman. Meski begitu, evakuasi berlangsung tertib dan tanpa kepanikan.

"Kami menerima peringatan dan harus segera meninggalkan tempat kerja, tapi masyarakat tenang dan sudah siap," ujar seorang warga bernama Roberto Ramirez kepada kanal berita 24 jam.

Di Argentina, otoritas setempat di Kota Ushuaia—kota paling selatan di dunia—menghentikan semua kegiatan air dan pelayaran di Kanal Beagle selama sedikitnya tiga jam. Tidak ada laporan kerusakan atau evakuasi di kota tersebut. Pemerintah provinsi menyatakan bahwa gempa paling terasa di Ushuaia, meski juga dirasakan ringan di kota-kota lain di wilayah sekitarnya.

"Dalam situasi seperti ini, penting untuk tetap tenang," demikian imbauan pemerintah setempat.