Martin, Si Tajir yang Gemar Pamer Kemewahan di Instagram

Makelar real estate asal Kanada, Martin Lavoie menikmati yang terbaik dalam hidupnya. Hak dia memang, tapi kok kelewat pamer...

Diterbitkan 26 Mei 2013, 05:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Makelar real estate asal Kanada, Martin Lavoie menikmati yang terbaik dalam hidupnya. Tak salah memang jadi sukses, apalagi di usia relatif muda, 29 tahun. Masalahnya, ia gemar memamerkan apa yang ia punya di akun Instagram miliknya. Menggunakan nama MrWallStreet83, Martin membanjiri akunnya dengan gambar-gambar jam tangan mewah keluaran terbaru, pakaian yang didesain dan dijahit khusus pas dengan badan, dan tak ketinggalan, rumah tinggalnya yang berharga jutaan dolar. Pokoknya mahal! Bahkan hingga kini, Martin meluangkan waktunya yang disibukkan dengan penjualan properti, untuk berbagi dengan 483 follower-nya. Menyebar foto diri berpose mengenakan stelan jas yang tampak enak dipakai, sedang melirik ke jam tangan eksklusifnya, atau memegang sejumlah lembaran uang 100 dolar Kanada yang dibentuk kipas. Salah satu foto dipastikan bikin iri para pekerja biasa di negeri Barat, yang menunjukkan sekitar dua lusin sampanye magnum yang didinginkan. Ada lagi sejumlah dasi merek Hermes yang tentunya tak murah. Juga kartu nama bergasir emas, dengan hashtag #moneyneversleeps, #ARMANI, #wealth, #hedgefund, #fortune500 dan #goldmansachs.Akun Instagram, yang baru saja dihapus bersamaan dengan laman Facebook Lavoie, juga memuat sejumlah gambar griya tawang (penthouse) dengan pemandangan menakjubkan. Menurut New York Magazine, beberapa di antaranya diaku sebagai milik teman. Untuk meyakinkan para follower-nya, Martin juga memposing gambar tanda terima senilai 135.000 dolar Kanada atau Rp 1,27 miliar untuk pembelian minuman mahal dan eksklusif termasuk sampanye mahal "Armand de Brignac Nebuchadnezzar" -- yang harganya membuat mata melotot, 100 ribu dolar Kanada atau Rp 948 juta! Namun, belakangan Martin mengaku kuitansi itu milik temannya. Dan meskipun Lavoie bekerja jauh dari jantung sektor finansial New York City -- di mana pedagang saham berpakaian rapi berkeliaran bebas, ia memilih nama akun Instagram, Mr Wall Street, yang dianggap mewakili pandangan masa depanya. Lalu, apa maksudnya memamerkan barang-barang mewah ke orang lain?"Aku hanya ingin menunjukkan pada semua orang tentang hal-hal baik dalam hidup," kata dia kepada New York Magazine, seperti dimuat Daily Mail, Sabtu 25 Mei 2013. "Jika pergi ke suatu tempat aku akan menginap ke hotel terbaik. Kendaraan yang kukemudikan, pakaian yang melekat di tubuhku, aku tak akan memilih yang murah.""Aku mungkin tak seperti Trump (miliuner Donald Trump), tapi aku bahagia dengan apa yang kupunya sejauh ini." Martin Lavoie menekankan bahwa dia "tidak mencoba untuk sombong" dengan berbagi dengan foto Lamborghini dan sepatu kets beraksen emas pada dunia. Aku hanya ingin jadi contoh bagi orang lain dengan menunjukkan, ini lho gaya hidup yang sebenarnya."Dalam profilnya di dunia maya, Martin tinggal di Montreal dan bekerja sebagai makelar di Reality Group Inc.Ia adalah alumni Concordia University dengan gelar sarjana di bidang perdagangan. Juga sekolah di bidang properti di College de L'immobilier.Dan, ini mungkin informasi yang ditunggu-tunggu kaum hawa: dia masih lajang! (Ein)